Gubernur Ahmad Luthfi Minta BPKP Awasi dan Evaluasi Pembangunan di Jawa Tengah

- Reporter

Kamis, 10 April 2025 - 09:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SEMARANG – Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi meminta kegiatan atau program pemerintah provinsi harus mendapatkan pengawasan bersama dan evaluasi dari seluruh stakeholder agar sesuai dengan perencanaan. Salah satunya dari Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Provinsi Jawa Tengah.

“BPKP telah melakukan pengawasan dan investigasi selama lima tahun, (hasilnya) diberikan kepada kami. Ini evaluasi yang kami harapkan,” kata Ahmad Luthfi saat menerima Kepala Perwakilan BPKP Jawa Tengah, Tri Handoyo, di ruang kerjanya, Rabu, 9 April 2025.

Luthfi meminta agar BPKP Jawa Tengah tetap melakukan pengawasan seluruh kegiatan dan program Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, terutama proses pembangunan yang akan dilakukan selama lima tahun ke depan.

Baca Juga :  Produksi Daging di Jateng Tertinggi Kedua Nasional, Sekda Ajak Peternak dan Stakeholder Tingkatan Produksi

“Ke depan roadmap kita minimal memiliki landasan pijak. Mana yang perlu dilakukan peningkatan dan bagaimana distribusi prosesnya di wilayah kita,” katanya.

Dijelaskan, perencanaan pembangunan di Jawa Tengah selama lima tahun ke depan sudah dirancang. Pada 2025 ini, fokus pembangunan diarahkan pada layanan dasar dan infrastruktur. Desa menjadi basis dalam pembangunan daerah di Jawa Tengah.

“Penting sekali untuk BPKP melakukan audit dan investigasi, sehingga ke depan tidak ada lagi penyelewengan roadmap yang akan datang, termasuk perencanaan yang kita lakukan,” jelas Luthfi.

Kepala Perwakilan BPKP Jawa Tengah Tri Handoyo mengatakan, hasil pengawasan selama lima tahun terakhir sudah diserahkan kepada Gubernur Ahmad Luthfi. Di dalamnya terdapat resume terkait evaluasi aktivitas pembangunan di Jawa Tengah. Termasuk program-program prioritas pemerintah terkait kemiskinan, pemerataan tenaga kesehatan, pengangguran, dan infrastruktur.

Baca Juga :  Gubernur Ahmad Luthfi: Desa Tersono Jadi Role Model Pengelolaan Sampah Mandiri di Jawa Tengah

“Kalau rekomendasinya hampir sama dengan yang disampaikan Pak Gubernur. Sudah disiapkan langkah-langkah yang akan ditempuh untuk mengatasi permasalahan yang ada di dalam sektor pengawasan,” katanya.

BPKP menyatakan, siap membantu pelaksanaan pembangunan di Jawa Tengah sesuai dengan kompetensinya. Di antaranya pengawasan terhadap aktivitas pembangunan di Jawa Tengah selama lima tahun mendatang.

“Program apa pun kami siap melakukan pengawasan untuk membantu Gubernur mencapai visi misinya untuk provinsi Jawa Tengah,” ungkapnya.*

Berita Terkait

Pelari dari 14 Negara Ikut Merbabu Skyrace 2026, Sekda Jateng: Penopang Sport Tourism dan Kesadaran Mencintai Alam
Sekda Jateng Dorong Kesadaran Pelestarian Alam dan Budaya di Boyolali
Menko Polkam ke Taruna Akmil: Jaga Kekompakan, Tingkatkan Kompetensi, dan Dekat dengan Prajurit
Pemprov Jateng Perbaiki Puluhan Ruas Jalan dan Jembatan pada 2026, Ini Daftarnya
Ahmad Luthfi Luncurkan Pendidikan Koperasi di Sekolah, Bekali 6,38 Juta Pelajar Jateng
Bank Mandiri Taspen Serahkan Penindakan Pelaku Penipuan Kepada Aparat Penegak Hukum
Menko Polkam: Presiden Prabowo Tak Lindungi Koruptor, Siapa Pun Akan Ditindak
PMI Jateng Pastikan Ketersediaan Kantong Darah di Jateng Aman

Berita Terkait

Sabtu, 6 Juni 2026 - 10:19 WIB

Pelari dari 14 Negara Ikut Merbabu Skyrace 2026, Sekda Jateng: Penopang Sport Tourism dan Kesadaran Mencintai Alam

Sabtu, 6 Juni 2026 - 10:08 WIB

Sekda Jateng Dorong Kesadaran Pelestarian Alam dan Budaya di Boyolali

Sabtu, 6 Juni 2026 - 08:31 WIB

Menko Polkam ke Taruna Akmil: Jaga Kekompakan, Tingkatkan Kompetensi, dan Dekat dengan Prajurit

Jumat, 5 Juni 2026 - 15:49 WIB

Pemprov Jateng Perbaiki Puluhan Ruas Jalan dan Jembatan pada 2026, Ini Daftarnya

Jumat, 5 Juni 2026 - 10:40 WIB

Bank Mandiri Taspen Serahkan Penindakan Pelaku Penipuan Kepada Aparat Penegak Hukum

Berita Terbaru