Kontes Sapi di Boyolali Jadi “Tetenger” Jateng Lumbung Ternak Nasional

- Reporter

Senin, 19 Mei 2025 - 12:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

BOYOLALI – Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi mengatakan even kontes dan expo sapi di Kabupaten Boyolali menjadi penanda bahwa Jawa Tengah sebagai salah satu lumbung ternak nasional. Ia berharap even ini lebih sering diselenggarakan untuk trigger bagi peternak di Jawa Tengah.

“Ini kebanggaan bahwa hari ini Boyolali jadi ‘tetenger’ (penanda), saksi sejarah adanya kontes sapi. Ini akan menjadi trigger kepada para peternak kita agar lebih dalam berkontribusi bagi masyarakat, bangsa, dan negara,” kata Ahmad Luthfi saat menghadiri Kontes dan Expo Sapi Piala MPR di Pasar Hewan Terpadu, Jelok, Cepogo, Kabupaten Boyolali, Minggu, 18 Mei 2025.

Ahmad Luthfi menjelaskan, potensi swasembada ternak di Jawa Tengah sangat besar. Provinsi dengan jumlah penduduk sekitar 37 juta jiwa tersebut bahkan menjadi salah satu lumbung ternak nasional.

Produksi hasil ternak Jawa Tengah telah memberikan sumbangsih yang cukup besar bagi nasional. Rinciannya antara lain 930 ribu ton daging atau 18,83% dari total nasional, susu 76 ribu ton atau 9,4% total nasional, dan telur 902 ribu ton atau 13,1% total nasional. Sementara sekitar 60% produksi hasil ternak Jawa Tengah dipenuhi oleh Kabupaten Boyolali.

“Adanya even ini akan memperkuat posisi Jawa Tengah sebagai penyumbang hewan ternak nasional sebanyak 18,83 persen dengan jumlah daging 930 ribu ton. Ini yang menjanjikan sehingga even-even seperti ini harus lebih sering diadakan di wilayah kita,” katanya.

Baca Juga :  Hari Ibu ke-96, Begini Upaya Pemprov Jateng Berdayakan Kaum Perempuan

Dijelaskan, kontribusi sektor peternakan sangat penting untuk penyediaan protein hewani dalam rangka membangun kualitas dan daya saing Sumber Daya Manusia (SDM). Untuk itu, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah berkomitmen mendorong pertumbuhan sektor peternakan melalui program-program strategis. Di antaranya penyediaan bibit unggul, pelatihan teknis, penguatan rantai pasok serta sosialisasi melalui kegiatan inovatif.

“Ada di Wonosobo, Tegal, ada lagi di Slawi kemudian Blado Batang. Itu bisa untuk mengembangkan potensi sapi,” kata Ahmad Luthfi.

Kontribusi Jawa Tengah dalam memenuhi kebutuhan hasil ternak nasional juga diakui oleh Ketua MPR RI Ahmad Muzani. Hal itu sangat penting di tengah upaya pemerintah pusat untuk swasembada daging dan susu pada beberapa tahun ke depan.

Ahmad Muzani mengatakan, kebutuhan daging dan susu nasional maish didominasi oleh impor sebesar 75%. Sektor ternak dan menjadi peternak akan sangat menjanjikan di masa depan.

“Berpikirlah menjadi peternak karena beternak itu menggembirakan dan menyenangkan. Beternak juga menguntungkan. Kontes sapi akan bermanfaat dan memberikan faedah besar. Mudah-mudahan ini menjadi proses pertemuan antara peternak penggemuk dengan orang-orang yang akan berkurban pada iduladha (pembeli),” katanya.

Baca Juga :  Sosialisasi Program MBG di Grobogan, Masyarakat Dikenalkan Pentingnya Pola Makan Sehat Anak

Kontes dan Expo Sapi di Boyolali ini diselenggarakan oleh Asosiasi Penggemuk dan Peternak Sapi Indonesia (APPSI). Ini adalah kontes sapi dalam rangka menyambut hari raya Iduladha yang jatuh awal Juni.

“Kami harapkan ini bagian dari upaya kami mempersembahkan hewan ternak kepada orang-orang yang akan melaksanakan kurban, terbaik terunggul, sehingga bisa memenuhi kualitas syariah,” kata Muzani.

Ia menambahkan, even tersebut berharap dapat digelar secara berkelanjutan. Apalagi dari setiap even yang digelar, baik di Kemayoran, Lampung, maupun di Boyolali hari ini, selalu mendapatkan respons dan antusiasme yang besar dari masyarakat.

“Mudah-mudahan tahun depan atau akhir tahun ini bisa dilakukan dengan piala presiden. Ini adalah kebanggaan bagi para peternak, tentu saja kebijakan presiden yang memberikan keberpihakan yang jelas melalui Kementerian Pertanian, kita rasakan dengan baik,” jelasnya.

Acara tersebut juga dihadiri oleh Wakil Menteri Pertanian Sudaryono, Bupati Boyolali, serta seluruh perwakilan Muspida Jawa Tengah. Dalam even itu juga dilakukan lelang beberapa ekor sapi dengan harga beragam masing-masing di atas Rp 100 juta. (*)

Berita Terkait

Kasus Keracunan MBG Demak, Wagub Minta Penguatan Pengawasan Distribusi Makanan Bergizi
Talkshow Hari Kartini, Ning Nawal Serukan Perempuan Jateng Berdaya dan Berintegritas
MTQ Nasional 2026 Siap Digelar di Jateng, Ini Agenda Lengkapnya
Ngumpulke Balung Pisah, Momentum Konsolidasi Nahdliyin Bangun Jawa Tengah
Nawal Yasin: Peran Fatayat NU Krusial Cegah Kekerasan Perempuan dan Anak
Dua Embarkasi Disiapkan, Jemaah Haji Jateng Mulai Berangkat 22 April
Dari Mijen ke Genuk, Gus Yasin Naik Motor Hadiri Halalbihalal Warga
Wakil Ketua DPRD Jateng Dorong Sekolah Jadi Ruang Pengembangan Kreativitas Siswa

Berita Terkait

Selasa, 21 April 2026 - 15:51 WIB

Kasus Keracunan MBG Demak, Wagub Minta Penguatan Pengawasan Distribusi Makanan Bergizi

Senin, 20 April 2026 - 19:50 WIB

Talkshow Hari Kartini, Ning Nawal Serukan Perempuan Jateng Berdaya dan Berintegritas

Senin, 20 April 2026 - 12:10 WIB

Ngumpulke Balung Pisah, Momentum Konsolidasi Nahdliyin Bangun Jawa Tengah

Senin, 20 April 2026 - 06:54 WIB

Nawal Yasin: Peran Fatayat NU Krusial Cegah Kekerasan Perempuan dan Anak

Senin, 20 April 2026 - 06:43 WIB

Dua Embarkasi Disiapkan, Jemaah Haji Jateng Mulai Berangkat 22 April

Berita Terbaru