Wagub Jateng: Riset Perguruan Tinggi Harus Dihilirisasi Jadi Produk Bermanfaat

- Reporter

Kamis, 18 September 2025 - 14:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SEMARANG – Wakil Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Taj Yasin Maimoen (Gus Yasin), mendukung upaya hilirisasi dari hasil riset/karya universitas yang sudah dipatenkan, supaya bisa dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Selain itu juga bisa membantu program-program pemerintah.

Hal itu dikatakan Taj Yasin, mewakili gubernur Jateng Ahmad Luthfi, saat menghadiri kegiatan bertema ‘Hilirisasi Paten Kolaborasi LPPM dengan Mitra (Industri) Kerja Sama LPPM Universitas Wahid Hasyim (Unwahas) dengan Forum Komunikasi (Forkom) LPPM Jawa Tengah’, di Kampus 2, Unwahas, Kota Semarang, Kamis, 18 September 2025.

Dikatakan Taj Yasin, hasil riset dari perguruan tinggi yang sudah dipatenkan perlu kerjasama dengan industri untuk bisa menjadi produksi lebih besar. Selain juga payung hukum dari kebijakan pemerintah.

Baca Juga :  Pimpin Upacara HAB ke-80, Gus Yasin Dorong Penguatan Kerukunan dan Toleransi

“Tantangannya, pemerintah mendorong supaya produksi-produksi itu dari dalam negeri. Artinya ini ditangkap dan perlu dilakukan hilirisasi,” katanya.

Gus Yasin sapaan akrab Wakil Gubernur Jateng, meminta kalangan perguruan tinggi menyampaikan data produk hasil riset yang sudah dipatenkan. Supaya hal itu bisa disinkronisasikan dengan katalog elektronik (e-katalog) milik Pemerintah Provinsi Jateng, untuk menjadi produk yang bisa diserap manfaatnya.

Sebagai contoh, Taj Yasin mengajak forkom LPPM Universitas se-Jateng itu supaya produk patennya bisa berperan pada program zero TBC (Tuberkolosis). Terlebih, banyak produk paten dari kampus itu pada sektor kesehatan.

“Nah, ini kita cari khususnya untuk penanganan TBC,” ucapnya.

Program penanganan TBC, kata Taj Yasin, dirasa penting sesuai arahan dari Kementerian Dalam Negeri. Pengobatan masyarakat yang terpapar TBC perlu dipercepat.

Baca Juga :  Pj Gubernur Jateng Ajak Perempuan Lebih Berani Bicara dan Tunjukkan Potensi

Rektor Unwahas, Helmy Purwanto, mengatakan, contoh produk-produk paten pada sektor kesehatan di antaranya obat-obat herbal. Selain juga teknologi-teknologi alat kesehatan.

“Contoh di Unwahas patennya berfokus pada hal-hal yang bersifat dari bahan alam. Ada obat-obat herbal, hingga bahan kosmetik herbal. Jadi kami mempunyai produk unggulan di kedokteran dan farmasi yang fokus pada pengobatan herbal, berbasis bahan alam,” katanya.

Terkait kolaborasi penanganan TBC, Helmy menjelaskan, perguruan tinggi mempunyai sumber daya yang selalu mendukung program-program pemerintah. Hal itu menjadi bagian dan kewajiban untuk bersama-sama pemerintah dalam program menyejahterakan dan menyehatkan masyarakat khususnya di Jawa Tengah.**

Berita Terkait

JQH Jateng Dukung Penuh Sukses Prestasi dan Pelaksanaan MTQ Nasional XXXI Jateng
Ning Nawal Ingin Organisasi Perempuan Jadi Motor Pemberdayaan
Ning Nawal Ungkap Tren Positif Penanganan Stunting di Jawa Tengah
Atur Jarak Aman Bangunan, Jateng Dorong Raperda Garis Sempadan Lebih Komprehensif dan Adaptif
Kecamatan Berdaya Digeber, 576 Camat di Jateng Teken Komitmen
Gubernur Luthfi Ajak DPRD dan Pemda Satu Langkah Percepat Pembangunan
Banjir Meluas di Solo Raya, BPBD Jateng Intensifkan Evakuasi dan Logistik
Ahmad Luthfi Pastikan Kesehatan Hewan Kurban Lewat Program Healing

Berita Terkait

Sabtu, 18 April 2026 - 18:24 WIB

JQH Jateng Dukung Penuh Sukses Prestasi dan Pelaksanaan MTQ Nasional XXXI Jateng

Sabtu, 18 April 2026 - 06:47 WIB

Ning Nawal Ingin Organisasi Perempuan Jadi Motor Pemberdayaan

Sabtu, 18 April 2026 - 06:39 WIB

Ning Nawal Ungkap Tren Positif Penanganan Stunting di Jawa Tengah

Kamis, 16 April 2026 - 16:35 WIB

Atur Jarak Aman Bangunan, Jateng Dorong Raperda Garis Sempadan Lebih Komprehensif dan Adaptif

Kamis, 16 April 2026 - 16:28 WIB

Kecamatan Berdaya Digeber, 576 Camat di Jateng Teken Komitmen

Berita Terbaru