Pemprov Jateng Gelar 1.565 Gerakan Pangan Murah, Omzet Rp37 Miliar

- Reporter

Jumat, 19 September 2025 - 19:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SEMARANG – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah telah menggelar kegiatan Gerakan Pangan Murah (GPM) sebanyak 1.565 kali, sejak Januari sampai 19 September 2025. Omzet dari kegiatan tersebut mencapai Rp37 miliar.

Ribuan kegiatan GPM tersebut terselenggara melalui kolaborasi antara Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dengan Pemerintah Kabupaten/Kota, Bank Indonesia, BUMD seperti PT Jateng Agro Berdikari (JTAB) dan Bank Jateng, serta Bulog. Sebaran kegiatan itu sudah menjangkau di semua daerah di Jawa Tengah.

“Ini adalah upaya kami dalam menjaga stabilisasi pasokan dan harga pangan,” kata Kepala Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Jawa Tengah Dyah Lukisari di Semarang pada Jumat, 19 September 2025.

Komiditas yang dijual pada kegiatan tersebut di antaranya beras, jagung, minyak, daging, dan bahan pokok lainnya yang harganya di atas harga acuan pembelian (HAP).

Baca Juga :  Jagung Jadi Kekuatan Baru Jateng, Produksi Capai 3,7 Juta Ton Setahun

Plt Sekretaris Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Jawa Tengah, Sri Brotorini menambahkan, GPM dilaksanakan di sejumlah tempat, termasuk dilaksanakan di pabrik-pabrik dengan sasaran para pekerja.

Selain GPM, lanjut dia, upaya Pemprov Jateng untuk menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan adalah fasilitasi distribusi pangan. Program ini untuk mendukung kios pangan murah serta intervensi terhadap bahan pokok penting yang defisit di Jawa Tengah.

“Untuk kios pangan murah ada 428 unit, terdiri atas kios pangan masyarakat dan usulan dari Koperasi Desa/kelurahan (Kopdes) Merah Putih,” jelasnya.

Khusus Kopdes Merah Putih, dari total 8.523 koperasi yang ada di Jawa Tengah, baru sekitar 64 koperasi yang sudah mengusulkan. Dari jumlah itu yang sudah terealisasi menggunakan dana fasilitasi distribusi pangan ada 46 koperasi.

“Kopdes masih sangat sedikit. Kami akan terus dorong agar Koperasi Merah Putih bisa eksis, nantinya didukung dana fasilitasi distribusi yang ada di Dinas Ketahanan Pangan,” lanjutnya.

Baca Juga :  Pastikan Mutu dan Layanan BBM ke Konsumen, Polrestabes dan Metrologi Sidak SPBU Semarang

Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi mengatakan gerakan pangan murah dan fasilitasi distribusi pangan merupakan bentuk kehadiran negara dalam rangka mendukung keterjangkauan daya beli masyarakat. Ke depan, ia menyiapkan langkah jangka panjang untuk menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan.

Langkah tersebut ia sampaikan saat rapat koordinasi bidang pertanian, peternakan, dan ketahanan pangan pada Kamis, 18 September 2025. Di antaranya adalah menciptakan konektivitas produk-produk unggulan kabupaten/kota di Jawa Tengah. Ia ingin sebisa mungkin Jawa Tengah memenuhi kebutuhan bahan pokok penting dari hasil produksi sendiri.

“Terima kasih kepada dinas ketahanan pangan dan lainnya yang sudah membuat terobosan gerakan pangan murah,” kata dia.

Berita Terkait

Polytron Bekali UMKM Strategi Bisnis, dari Pengelolaan Pelanggan hingga Teknologi CRM
Tembus Rp72,54 Triliun, Investasi Jateng Terus Tumbuh di Tengah Ketidakpastian Ekonomi Global
Ahmad Luthfi Raih Penghargaan Figur Akselerator Kemajuan, Investasi Jateng Terus Melaju
Ahmad Luthfi Genjot Investasi Jateng, Target Rp 110 Triliun hingga Akhir Tahun
Immoderma Skin Clinic Raih ICON OF VITARAN 3 Stars, Bukti Komitmen Layanan Berkualitas
Petani Tak Lagi Waswas Harga Panen Anjlok, Program Petani Gajian Jadi Harapan
Jateng Kantongi Investasi Rp 72,54 Triliun, Ahmad Luthfi Bidik Ekspansi Perusahaan Vietnam
Harga Sembako Lebih Murah, Warga Minta GPM Jateng Lebih Sering Digelar

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 20:23 WIB

Polytron Bekali UMKM Strategi Bisnis, dari Pengelolaan Pelanggan hingga Teknologi CRM

Selasa, 27 Oktober 2026 - 06:45 WIB

Tembus Rp72,54 Triliun, Investasi Jateng Terus Tumbuh di Tengah Ketidakpastian Ekonomi Global

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 08:07 WIB

Ahmad Luthfi Raih Penghargaan Figur Akselerator Kemajuan, Investasi Jateng Terus Melaju

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 07:59 WIB

Ahmad Luthfi Genjot Investasi Jateng, Target Rp 110 Triliun hingga Akhir Tahun

Kamis, 22 Oktober 2026 - 11:58 WIB

Immoderma Skin Clinic Raih ICON OF VITARAN 3 Stars, Bukti Komitmen Layanan Berkualitas

Berita Terbaru