Pemerintah Luncurkan Liga Desa 2025 di Jawa Tengah sebagai Penguatan Ekosistem Desa

- Reporter

Kamis, 20 November 2025 - 17:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SEMARANG – Jawa Tengah kembali menegaskan posisinya sebagai provinsi dengan ekosistem desa paling kuat di Indonesia. Hal ini terlihat dari penunjukan provinsi yang dipimpin Gubernur Ahmad Luthfi tersebut sebagai lokasi utama Soft Launching dan Kick Off Liga Desa 2025, sekaligus tuan rumah rangkaian besar Hari Desa Nasional 2026.

Acara yang digelar di Pendopo Pemerintah Kabupaten Semarang, Kamis 20 November 2025, dihadiri Menteri Desa, PDT, dan Transmigrasi Yandri Susanto. Ia menyampaikan penyelenggaraan tahun ini jauh lebih besar dan lebih lengkap dibanding tahun sebelumnya.

“Kegiatan di Jawa Tengah ini skalanya nasional. Ada 13 kategori Festival Bangun Desa, dan itu belum pernah terjadi sebelumnya,” ujar Yandri.

Ia menjelaskan rangkaian menuju Hari Desa Nasional 2026 mencakup liga desa, festival ekspor desa, desa wisata, festival film desa, e-sport desa, hingga pelibatan berbagai pihak termasuk Staf Khusus Presiden bidang pemuda dan pekerja seni.

Seluruh desa berprestasi dari berbagai daerah akan diundang pada acara puncak 15 Januari 2026.

Baca Juga :  Ekonom Bank Mandiri: Sinyal Pemulihan Makin Jelas, Ekonomi 2026 Berpeluang Tumbuh Lebih Cepat

“Nanti akan ada tim dari Raffi Ahmad untuk ikut memberikan semangat kepada desa. Ini dimulai tanggal 13, 14, dan 15,” katanya.

Budaya lokal juga menjadi bagian penting dalam rangkaian tersebut. Yandri menyebut adanya pagelaran wayang kulit pada 15–18 Januari.

“Ini jauh lebih besar dari Hari Desa di Subang (Jawa Barat) waktu itu. Lebih banyak pihak terlibat dan skalanya lebih luas,” jelasnya.

Menteri Desa membeberkan alasan kuat penunjukan Jawa Tengah sebagai tuan rumah.

“Jumlah desanya terbesar, 7.810 desa. Jawa Tengah akan menjadi role model ke depan,” ujarnya.

Tahun ini, liga desa digelar untuk 7.800 desa di Jawa Tengah. Bila sukses, format ini akan diadopsi secara nasional.

“Tahun depan ada 75.000 desa ikut tim desa. Itu memecahkan rekor dunia, belum ada event melibatkan 75 ribu tim,” tegas Yandri.

Ia optimistis penyelenggaraan di Jawa Tengah akan berhasil.

Baca Juga :  Libur Panjang Wafat Isa Almasih dan Paskah, KAI Daop 4 Semarang Berangkatkan Hampir 88 Ribu Penumpang

“Kami yakin dengan kekompakan Pak Gubernur, Pak Wagub, seluruh unsur provinsi, bupati-wali kota, dan asosiasi desa. Dengan desain sporty ini, kita ingin potensi desa semakin terlihat—baik ekspor desa, desa wisata, maupun film desa,” tambahnya.

Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen (Gus Yasin), memastikan seluruh persiapan dilakukan menyeluruh.

“Kita sudah koordinasi dengan kabupaten, terutama yang paling urgent di Kabupaten Semarang dan Boyolali, karena akan jadi titik berkumpulnya banyak orang,” ujarnya.

Ia menegaskan dukungan penuh aparat keamanan untuk kelancaran acara nasional ini.

“Kita harus komitmen membangun Indonesia dimulai dari Jawa Tengah, dari desanya. Kami punya banyak desa binaan yang kita dampingi dan kami targetkan meningkat (naik kelas) tahun ini,” tegasnya.

Usai soft launching digelar di Pendopo Kabupaten Semarang, acara dilanjutkan dengan Kick Off Liga Desa 2025 di Lapangan Desa Banyubiru, Kabupaten Semarang yang spesial dihadiri oleh artis nasional, Charli Van Houtten.***

Berita Terkait

Polytron Bekali UMKM Strategi Bisnis, dari Pengelolaan Pelanggan hingga Teknologi CRM
Tembus Rp72,54 Triliun, Investasi Jateng Terus Tumbuh di Tengah Ketidakpastian Ekonomi Global
Ahmad Luthfi Raih Penghargaan Figur Akselerator Kemajuan, Investasi Jateng Terus Melaju
Ahmad Luthfi Genjot Investasi Jateng, Target Rp 110 Triliun hingga Akhir Tahun
Immoderma Skin Clinic Raih ICON OF VITARAN 3 Stars, Bukti Komitmen Layanan Berkualitas
Petani Tak Lagi Waswas Harga Panen Anjlok, Program Petani Gajian Jadi Harapan
Jateng Kantongi Investasi Rp 72,54 Triliun, Ahmad Luthfi Bidik Ekspansi Perusahaan Vietnam
Harga Sembako Lebih Murah, Warga Minta GPM Jateng Lebih Sering Digelar

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 06:45 WIB

Tembus Rp72,54 Triliun, Investasi Jateng Terus Tumbuh di Tengah Ketidakpastian Ekonomi Global

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 08:07 WIB

Ahmad Luthfi Raih Penghargaan Figur Akselerator Kemajuan, Investasi Jateng Terus Melaju

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 07:59 WIB

Ahmad Luthfi Genjot Investasi Jateng, Target Rp 110 Triliun hingga Akhir Tahun

Kamis, 22 Oktober 2026 - 11:58 WIB

Immoderma Skin Clinic Raih ICON OF VITARAN 3 Stars, Bukti Komitmen Layanan Berkualitas

Kamis, 22 Oktober 2026 - 06:39 WIB

Petani Tak Lagi Waswas Harga Panen Anjlok, Program Petani Gajian Jadi Harapan

Berita Terbaru