Akses Karimunjawa Kian Terbuka, Gubernur Jateng Luncurkan Bus DAMRI Perintis

- Reporter

Selasa, 13 Januari 2026 - 14:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JEPARA – Guna memperkuat konektivitas dan aksesibilitas wilayah kepulauan, Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi meresmikan operasional layanan angkutan perintis Bus DAMRI Karimunjawa.

Operasional itu ditandai dengan Launching Angkutan Perintis Karimunjawa yang berlangsung di Pelabuhan Pantai Kartini, Kabupaten Jepara pada Selasa, 13 Januari 2026.

Angkutan perintis ini melayani trayek Pelabuhan Karimunjawa–Bandara Dewadaru–Desa Kemujan–Pelabuhan Legon Bajak (PP) dengan panjang rute sekitar 55 kilometer dan waktu tempuh kurang lebih 90 menit. Rute tersebut melewati sejumlah titik permukiman dan pusat aktivitas warga di Pulau Karimunjawa.

Total bus DAMRI yang dioperasikan empat unit minibus tipe elf dengan satu unit cadangan, masing-masing berkapasitas 15–19 penumpang. Trayek tersebut melayani hingga delapan perjalanan per hari dengan jadwal operasional pukul 05.00–16.30 WIB. Tarif ditetapkan sebesar Rp7.000 per penumpang. Rencanannya, operasional trayek tersebut selama 1 Januari–31 Desember 2026.

Luthfi mengatakan, operasional trayek tersebut untuk memperkuat konektivitas dan pemerataan layanan transportasi bagi masyarakat wilayah kepulauan. Sebab, konektivitas menjadi faktor kunci dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, terutama di wilayah terluar seperti Karimunjawa.

Baca Juga :  Nama CPI Dicatut Untuk Menipu, Masyarakat Diminta Waspada

“Konektivitas masyarakat itu sangat kita perlukan. Bergeraknya orang dan barang menentukan pertumbuhan ekonomi. Hari ini kendaraan darat masuk ke wilayah terluar kita, khususnya Karimunjawa, bahkan sampai ke pelabuhan ini,” katanya.

Ia menyatakan, layanan ini merupakan hasil kolaborasi pemerintah pusat, pemerintah provinsi, dan pemerintah kabupaten/kota yang harus benar-benar dirasakan masyarakat.

Ia juga meminta agar layanan tersebut dirawat, dievaluasi secara berkala, dan dimanfaatkan secara optimal oleh masyarakat.

“Dengan konektivitas ini, Karimunjawa akan semakin kuat posisinya sebagai ikon nasional, bahkan internasional, dan menjadi penggerak ekonomi Jawa Tengah,” ujar Luthfi.

Area Manager 2 DAMRI, Sumali mengatakan, layanan ini komitmen DAMRI dalam menghadirkan transportasi yang aman dan terjangkau bagi masyarakat kepulauan.

“DAMRI senantiasa berkomitmen memberikan layanan transportasi yang aman, nyaman, dan mengutamakan keselamatan. Angkutan perintis Karimunjawa ini merupakan bentuk upaya kami meningkatkan konektivitas antarwilayah,” ujar Sumali.

Baca Juga :  Satu Tahun Kepemimpinan Luthfi–Yasin, Investasi Melonjak dan Kemiskinan Berhasil Ditekan

Menurut dia, sebaran titik layanan dari pelabuhan, bandara, hingga desa-desa diharapkan memudahkan mobilitas masyarakat maupun wisatawan.

“Dengan akses yang semakin baik, pertukaran mobilitas orang dan barang bisa meningkat dan berdampak langsung pada pertumbuhan ekonomi Karimunjawa,” katanya.

Bupati Jepara Witiarso Utomo menyebut kehadiran Bus DAMRI Karimunjawa sebagai jawaban atas persoalan mahalnya biaya transportasi yang selama ini dirasakan warga setempat.

“Sebelumnya, masyarakat harus menyewa kendaraan dengan biaya hingga ratusan ribu rupiah. Dengan tarif Rp7.000, layanan ini tentu sangat meringankan beban masyarakat,” ujar Witiarso.

Ia menambahkan, pada tahap awal layanan tersebut diprioritaskan untuk warga Karimunjawa. Pemanfaatan bagi sektor pariwisata akan dievaluasi lebih lanjut agar tidak terjadi benturan kepentingan.

Sebagai informasi, layanan Bus DAMRI Karimunjawa merupakan angkutan perintis yang dirancang untuk menghubungkan wilayah-wilayah yang selama ini belum terlayani angkutan umum secara memadai.*

Berita Terkait

Dari Borobudur, Jateng Satukan Destinasi Wisata Lima Kabupaten/Kota
Perkuat Ekonomi Daerah, BPD Diminta Permudah Pembiayaan UMKM
Pelantikan Apindo, Gus Yasin Pesan Chemistry Pengusaha dan Serikat Kerja Kunci Utama Hadapi Tekanan Geopolitik
Pernah Ditolak di Pintu Kantor, Moko Garment Kini Tembus Pasar Global
Jateng Perkuat Branding Wisata Ramah Muslim untuk Gaet Wisatawan Mancanegara
Jateng dan Kedungsepur Satukan Langkah Wujudkan Pariwisata Berkelanjutan
Jateng Optimistis Pariwisata dan Ekonomi Syariah Pacu Pertumbuhan Ekonomi
Penurunan TKD Tak Goyahkan Pembangunan Jateng, Ini Strategi Luthfi

Berita Terkait

Kamis, 4 Juni 2026 - 09:28 WIB

Dari Borobudur, Jateng Satukan Destinasi Wisata Lima Kabupaten/Kota

Rabu, 3 Juni 2026 - 17:53 WIB

Perkuat Ekonomi Daerah, BPD Diminta Permudah Pembiayaan UMKM

Rabu, 3 Juni 2026 - 14:38 WIB

Pelantikan Apindo, Gus Yasin Pesan Chemistry Pengusaha dan Serikat Kerja Kunci Utama Hadapi Tekanan Geopolitik

Rabu, 3 Juni 2026 - 06:45 WIB

Pernah Ditolak di Pintu Kantor, Moko Garment Kini Tembus Pasar Global

Rabu, 3 Juni 2026 - 06:23 WIB

Jateng Perkuat Branding Wisata Ramah Muslim untuk Gaet Wisatawan Mancanegara

Berita Terbaru