Ekonomi Jateng Tumbuh 5,37 Persen, Lampaui Rata-Rata Nasional

- Reporter

Jumat, 6 Februari 2026 - 19:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SEMARANG –Jawa Tengah mencatatkan performa ekonomi gemilang pada selama 2025. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), pertumbuhan ekonomi Jateng mencapai 5,37% (y-on-y) pada triwulan IV-2025. Capaian itu memosisikan provinsi ini di atas rata-rata pertumbuhan nasional yang berada di angka 5,11%.

Capaian ini menempatkan Jawa Tengah sebagai provinsi dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi kedua di Pulau Jawa. Tidak hanya sekadar angka makro, pertumbuhan ini terbukti berimplikasi positif terhadap kesejahteraan masyarakat dengan turunnya angka kemiskinan secara signifikan.

“Angka kemiskinan kita bisa turunkan, kita semakin baik, maka ini harus perlu kita tingkatkan,” kata Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen, saat memberikan pengarahan dalam Pembukaan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) 2026 dan Konsultasi Publik Rancangan Awal Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) 2027 di Gedung Gradhika Bhakti Praja, Kota Semarang, pada Jumat, 6 Februari 2026.

Tokoh yang akrab disapa Gus Yasin ini menyatakan, momentum pertumbuhan yang berada di atas nasional ini harus terus dijaga dan diarahkan untuk program-program yang menyentuh masyarakat bawah.

Baca Juga :  Ahmad Luthfi Rangkul Zheng He Society, Buka Jalur Investasi, Pedagangan dan Pariwisata

“Penurunan angka kemiskinan harus kita masifkan lagi. Anggaran harus mengarah kepada penurunan kemiskinan secara bersama-sama, termasuk memberikan akses pendidikan yang lebih baik bagi kelompok disabilitas, agar kualitas hidup mereka meningkat,” tegasnya.

Sementara itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jateng, Sumarno mengungkapkan, bahwa angka kemiskinan di Jawa Tengah berhasil ditekan dari 9,48% pada Maret 2025 menjadi 9,39% pada September 2025.

Jumlah penduduk miskin Jawa Tengah pada September 2025 sebanyak 3,34 juta orang, turun 21,87 ribu orang dibanding Maret 2025 dan turun 51,52 ribu orang dibanding September 2024 yang sebanyak 3,40 juta orang

“Pertumbuhan kita inklusif, didukung oleh gini ratio di angka 0,350. Hal ini mengindikasikan ketimpangan pendapatan antar penduduk semakin menyempit,” ujar Sumarno.

Peningkatan ekonomi juga tercermin dari Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) per kapita masyarakat Jateng yang kini mencapai Rp50,82 juta, naik 5,9% dibandingkan tahun sebelumnya. Di sisi lain, tingkat pengangguran terbuka berhasil dijaga pada angka 4,32% per November 2025.

Baca Juga :  Naik Bus, Motor Diangkut Truk, Balik Bareng Honda 2026 Banjir Antusiasme

Meski demikian, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menyadari masih ada pekerjaan rumah pada sektor Indeks Pembangunan Manusia (IPM) yang saat ini berada di angka 74,77.

“IPM kita masih berada di rata-rata nasional yang tentu saja harus kita upayakan untuk peningkatannya,” kata Sumarno.

Dikatakan dia, berbagai upaya dilakukan oleh Pemprov Jateng untuk meningkatkan ekonomi dan meningkatkan indeks pembangunan manusia. Pemprov Jateng telah menetapkan arah kebijakan strategis untuk tahun 2027. Sektor pariwisata berkelanjutan dan ekonomi syariah akan dijadikan tulang punggung baru pertumbuhan ekonomi.

Selain itu, revitalisasi alat praktik SMK dan peningkatan kompetensi guru berbasis industri, menjadi prioritas utama untuk memastikan sumber daya manusia di Jawa Tengah memiliki daya saing tinggi di pasar kerja global.

“Kami di Provinsi Jawa Tengah tentu saja tidak akan bisa mencapai kinerja-kinerja yang sudah ditetapkan, tanpa dukungan dan kolaborasi dari seluruh masyarakat Jawa Tengah,” pungkasnya.*

Berita Terkait

Polytron Bekali UMKM Strategi Bisnis, dari Pengelolaan Pelanggan hingga Teknologi CRM
Tembus Rp72,54 Triliun, Investasi Jateng Terus Tumbuh di Tengah Ketidakpastian Ekonomi Global
Ahmad Luthfi Raih Penghargaan Figur Akselerator Kemajuan, Investasi Jateng Terus Melaju
Ahmad Luthfi Genjot Investasi Jateng, Target Rp 110 Triliun hingga Akhir Tahun
Immoderma Skin Clinic Raih ICON OF VITARAN 3 Stars, Bukti Komitmen Layanan Berkualitas
Petani Tak Lagi Waswas Harga Panen Anjlok, Program Petani Gajian Jadi Harapan
Jateng Kantongi Investasi Rp 72,54 Triliun, Ahmad Luthfi Bidik Ekspansi Perusahaan Vietnam
Harga Sembako Lebih Murah, Warga Minta GPM Jateng Lebih Sering Digelar

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 20:23 WIB

Polytron Bekali UMKM Strategi Bisnis, dari Pengelolaan Pelanggan hingga Teknologi CRM

Selasa, 27 Oktober 2026 - 06:45 WIB

Tembus Rp72,54 Triliun, Investasi Jateng Terus Tumbuh di Tengah Ketidakpastian Ekonomi Global

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 08:07 WIB

Ahmad Luthfi Raih Penghargaan Figur Akselerator Kemajuan, Investasi Jateng Terus Melaju

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 07:59 WIB

Ahmad Luthfi Genjot Investasi Jateng, Target Rp 110 Triliun hingga Akhir Tahun

Kamis, 22 Oktober 2026 - 11:58 WIB

Immoderma Skin Clinic Raih ICON OF VITARAN 3 Stars, Bukti Komitmen Layanan Berkualitas

Berita Terbaru