Perkuat Pasar Gaming, LG Luncurkan Monitor OLED hingga 480Hz di Semarang

- Reporter

Rabu, 11 Februari 2026 - 21:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Semarang – PT LG Electronics Indonesia (LG) memperkenalkan jajaran monitor terbarunya di awal tahun 2026 melalui kegiatan Dealer Gathering yang digelar di Semarang, Rabu (11/2). Kegiatan tahunan ini diikuti sekitar 50 mitra dealer dan toko, sekaligus menjadi ajang pelatihan produk serta pemaparan strategi penguatan bisnis monitor di wilayah Jawa Tengah.

Product Manager Business Solution Department (IT&ID) LG Electronics Indonesia, I Gede Prema Dipta Adi Sanjaya mengatakan kegiatan ini bukan sekadar pertemuan rutin, tetapi bagian dari upaya memperkuat pemahaman mitra terhadap perkembangan produk terbaru LG.

“Kami rutin menggelar dealer gathering setiap tahun. Selain mempererat hubungan dengan partner, ini juga menjadi momen untuk memperkenalkan produk terbaru di kuartal pertama agar mereka lebih siap menawarkan solusi yang tepat kepada konsumen,” ujar Prema.

Dalam forum tersebut, LG menegaskan fokus penguatan pada lini gaming melalui seri UltraGear, terutama monitor berbasis panel OLED. Salah satu model yang menjadi sorotan adalah 32GX850A dengan resolusi 4K, refresh rate hingga 330Hz (mode) dan 165Hz, serta response time 0,03ms (GtG). LG juga menghadirkan pilihan OLED dalam ukuran 27 inci, 32 inci, 34 inci hingga 45 inci.

Prema menjelaskan, teknologi OLED menjadi pembeda utama dibanding panel konvensional. “Keunggulan OLED ada pada kualitas warna dan hitam yang benar-benar pekat. Karena tidak menggunakan backlight, setiap piksel bisa menyala dan mati sendiri. Jadi saat menampilkan warna hitam, hasilnya benar-benar hitam, bukan abu-abu seperti pada panel biasa,” jelasnya.

Baca Juga :  KAI Daop 4 Semarang Catat Lebih Dari 25 Ribu Penumpang Berangkat pada 8 Juni 2025

Menurut dia, performa OLED juga unggul dari sisi kecepatan respons. “Response time OLED bisa 0,03 milidetik. Untuk gamer kompetitif, ini memberikan pengalaman bermain yang jauh lebih responsif. Bahkan pada model tertentu refresh rate-nya bisa mencapai 480Hz,” katanya.

LG juga menghadirkan pembaruan dari sisi harga agar teknologi OLED semakin terjangkau. Untuk model OLED 27 inci resolusi 2K, kini dipasarkan mulai Rp8 jutaan.

“Sebelumnya OLED 27 inci ada di kisaran Rp10 sampai Rp11 juta. Sekarang dengan Rp8 jutaan sudah bisa mendapatkan teknologi OLED tanpa ada pengurangan fitur,” ungkap Prema.

Sementara model tertinggi berukuran 45 inci dengan resolusi di atas 5K dibanderol sekitar Rp27–28 juta.

Selain OLED, LG melengkapi lini gaming dengan berbagai pilihan IPS seperti 27GX704A (QHD, 240Hz), 27G810A (4K, 180Hz), 27G610A (QHD, 200Hz), hingga 24G411A (120Hz) untuk segmen lebih terjangkau.

“Kami melihat kebutuhan gaming terus meningkat dari tahun ke tahun. Karena itu kami menyediakan opsi lengkap, dari entry level sampai premium, agar konsumen bisa memilih sesuai kebutuhan dan anggaran,” tambahnya.

Baca Juga :  Dukung Suksesnya Perayaan HUT RI ke-80, Tim Elit PLN UPT Salatiga Ganti Peralatan Isolator SUTET Tanpa Padam

Untuk profesional dan kreator konten, LG menghadirkan model 27US500A dengan resolusi 4K UHD dan cakupan warna 90% DCI-P3 yang mendukung akurasi warna tinggi, serta 27U421A dengan panel VA Curved 1500R untuk kenyamanan kerja harian. Seluruhnya dilengkapi fitur perlindungan mata seperti Reader Mode dan Flicker Safe.

“Pada model OLED, teknologi low blue light mampu menurunkan paparan cahaya biru hingga sekitar 30 persen dibanding panel konvensional. Pengguna juga bisa mengaktifkan Reader Mode agar tampilan lebih hangat seperti night mode sehingga mata lebih nyaman saat digunakan lama,” jelas Prema.

LG turut menampilkan inovasi LG Smart Monitor Swing (32U889SA) yang meraih CES 2025 Innovation Award. Monitor IPS 32 inci 4K touchscreen ini dapat digunakan tanpa koneksi PC berkat dukungan platform webOS.

“Monitor ini bisa langsung digunakan untuk produktivitas maupun hiburan tanpa harus terhubung ke komputer. Stand-nya fleksibel, bisa diatur tinggi dan orientasinya, bahkan mendukung auto pivot,” ujarnya.

Menurut Prema, Semarang dan Jawa Tengah menjadi wilayah dengan potensi pasar yang kuat.

“Potensi Jawa Tengah sangat baik, apalagi dengan banyaknya universitas dan komunitas gaming. Kami optimistis dengan lini produk terbaru ini, kontribusi pasar akan terus meningkat,” pungkasnya.*

Berita Terkait

Dari Borobudur, Jateng Satukan Destinasi Wisata Lima Kabupaten/Kota
Perkuat Ekonomi Daerah, BPD Diminta Permudah Pembiayaan UMKM
Pelantikan Apindo, Gus Yasin Pesan Chemistry Pengusaha dan Serikat Kerja Kunci Utama Hadapi Tekanan Geopolitik
Pernah Ditolak di Pintu Kantor, Moko Garment Kini Tembus Pasar Global
Jateng Perkuat Branding Wisata Ramah Muslim untuk Gaet Wisatawan Mancanegara
Jateng dan Kedungsepur Satukan Langkah Wujudkan Pariwisata Berkelanjutan
Jateng Optimistis Pariwisata dan Ekonomi Syariah Pacu Pertumbuhan Ekonomi
Penurunan TKD Tak Goyahkan Pembangunan Jateng, Ini Strategi Luthfi

Berita Terkait

Kamis, 4 Juni 2026 - 09:28 WIB

Dari Borobudur, Jateng Satukan Destinasi Wisata Lima Kabupaten/Kota

Rabu, 3 Juni 2026 - 17:53 WIB

Perkuat Ekonomi Daerah, BPD Diminta Permudah Pembiayaan UMKM

Rabu, 3 Juni 2026 - 14:38 WIB

Pelantikan Apindo, Gus Yasin Pesan Chemistry Pengusaha dan Serikat Kerja Kunci Utama Hadapi Tekanan Geopolitik

Rabu, 3 Juni 2026 - 06:45 WIB

Pernah Ditolak di Pintu Kantor, Moko Garment Kini Tembus Pasar Global

Rabu, 3 Juni 2026 - 06:23 WIB

Jateng Perkuat Branding Wisata Ramah Muslim untuk Gaet Wisatawan Mancanegara

Berita Terbaru