Gubernur Jateng Ahmad Luthfi Pesan Puluhan Bus Listrik, Prabowo Subianto: Contoh untuk Daerah Lain

- Reporter

Kamis, 9 April 2026 - 16:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAGELANG – Presiden Prabowo Subianto meresmikan pabrik perakitan kendaraan listrik komersial PT VKTR Sakti Industries (VKTS) di Kabupaten Magelang, Kamis (9/4/2026). Dalam kesempatan tersebut, Prabowo memuji langkah Pemerintah Provinsi Jawa Tengah yang dipimpin gubernur Ahmad Luthfi dan wakilnya Taj Yasin Maimoen (Gus Yasin), yang telah memesan puluhan bus listrik sebagai dorongan nyata transisi energi bersih.

Peresmian fasilitas tersebut menjadi tonggak penting penguatan industri kendaraan listrik nasional, sekaligus mempercepat upaya kemandirian energi dan pengurangan ketergantungan pada bahan bakar fosil.

Dalam acara itu, Presiden didampingi Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia, serta Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi bersama jajaran Forkopimda.

Prabowo menilai, kehadiran industri seperti VKTR merupakan bagian strategis dari agenda industrialisasi nasional, khususnya di sektor energi dan transportasi.

Ia juga secara khusus mengapresiasi langkah progresif Pemerintah Provinsi Jawa Tengah yang telah melakukan pemesanan bus listrik produksi dalam negeri.

“Saya terima kasih kepada Gubernur Jawa Tengah. Katanya Pemerintah Daerah di Jawa Tengah sudah pesan beberapa puluh bus. Kita harapkan dari pemprov lain juga akan bersikap dan membeli produk bangsa kita sendiri, produk Tanah Air,” ujar Prabowo.

Baca Juga :  Gaya Hidup Halal Kian Populer, Taj Yasin Pacu Sertifikasi Produk di Jateng

Presiden berharap kebijakan belanja produk dalam negeri tersebut dapat diikuti pemerintah daerah lain, guna memperkuat industri nasional sekaligus mempercepat adopsi kendaraan listrik.

Sementara itu, Komisaris Utama PT VKTR Teknologi Mobilitas Tbk, Anindya Bakrie, mengungkapkan, fasilitas di Magelang memiliki kapasitas produksi awal hingga 3.000 unit bus dan truk listrik per tahun, dengan potensi ekspansi mencapai 10.000 unit per tahun.

Menurutnya, pasar kendaraan komersial di Indonesia masih sangat besar, dengan populasi sekitar 280 ribu unit bus dan 6,5 juta unit truk.

Anindya menegaskan, elektrifikasi kendaraan komersial berpotensi memberikan dampak ekonomi signifikan bagi negara.

“Kalau seluruh bus dan truk itu terelektrifikasi, Indonesia bisa menghemat sekitar 5 miliar dolar AS per tahun dari subsidi BBM,” jelasnya.

Baca Juga :  Ahmad Luthfi: KEK Kendal Sukses Tekan Kemiskinan dan Buka Lapangan Kerja

Selain itu, VKTR juga terus mendorong peningkatan penggunaan komponen dalam negeri. Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) tercatat mencapai 40 persen pada tahun lalu dan ditargetkan mendekati 60 persen pada tahun ini.

Kehadiran fasilitas perakitan di Magelang diharapkan menjadi pengungkit ekosistem kendaraan listrik di Jawa Tengah. Industri ini berpotensi menjadi anchor industry yang mendorong tumbuhnya sektor pendukung serta menarik investasi baru di bidang manufaktur.

Di sisi lain, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah telah menyiapkan berbagai dukungan untuk percepatan program Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai (KBLBB).

Langkah tersebut meliputi penyediaan 283 unit Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) di 179 lokasi di Jawa Tengah dan DIY, pemberian insentif Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB), hingga penyiapan tenaga kerja terampil melalui politeknik, sekolah vokasi, dan SMK.

Dengan sinergi antara pemerintah dan industri, Jawa Tengah diproyeksikan menjadi salah satu pusat pertumbuhan kendaraan listrik nasional di masa mendatang.*

Berita Terkait

Dari Borobudur, Jateng Satukan Destinasi Wisata Lima Kabupaten/Kota
Perkuat Ekonomi Daerah, BPD Diminta Permudah Pembiayaan UMKM
Pelantikan Apindo, Gus Yasin Pesan Chemistry Pengusaha dan Serikat Kerja Kunci Utama Hadapi Tekanan Geopolitik
Pernah Ditolak di Pintu Kantor, Moko Garment Kini Tembus Pasar Global
Jateng Perkuat Branding Wisata Ramah Muslim untuk Gaet Wisatawan Mancanegara
Jateng dan Kedungsepur Satukan Langkah Wujudkan Pariwisata Berkelanjutan
Jateng Optimistis Pariwisata dan Ekonomi Syariah Pacu Pertumbuhan Ekonomi
Penurunan TKD Tak Goyahkan Pembangunan Jateng, Ini Strategi Luthfi

Berita Terkait

Kamis, 4 Juni 2026 - 09:28 WIB

Dari Borobudur, Jateng Satukan Destinasi Wisata Lima Kabupaten/Kota

Rabu, 3 Juni 2026 - 17:53 WIB

Perkuat Ekonomi Daerah, BPD Diminta Permudah Pembiayaan UMKM

Rabu, 3 Juni 2026 - 14:38 WIB

Pelantikan Apindo, Gus Yasin Pesan Chemistry Pengusaha dan Serikat Kerja Kunci Utama Hadapi Tekanan Geopolitik

Rabu, 3 Juni 2026 - 06:45 WIB

Pernah Ditolak di Pintu Kantor, Moko Garment Kini Tembus Pasar Global

Rabu, 3 Juni 2026 - 06:23 WIB

Jateng Perkuat Branding Wisata Ramah Muslim untuk Gaet Wisatawan Mancanegara

Berita Terbaru