Berdayakan ABK, Waka DPRD Jateng Dorong Penguatan Sarana Pendidikan Khusus

- Reporter

Senin, 9 Februari 2026 - 11:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Zonajateng.id – Penguatan fasilitas pendidikan khusus bagi anak berkebutuhan khusus (ABK) menjadi salah satu prioritas dalam meningkatkan akses pendidikan yang inklusif di Jawa Tengah.

Wakil Ketua DPRD Provinsi Jawa Tengah, Heri Pudyatmoko, menyatakan dukungan penuh terhadap upaya ini sebagai bagian dari urusan wajib pelayanan dasar bidang pendidikan.

Data terkini menunjukkan bahwa di Jateng terdapat sekitar 27.800 peserta didik dengan disabilitas pada 2025, menjadikannya salah satu provinsi dengan jumlah signifikan setelah Jawa Barat dan Jawa Timur.

“Angka ini menuntut kita untuk terus memperkuat fasilitas pendidikan khusus, baik di Sekolah Luar Biasa (SLB) maupun sekolah inklusi,” kata Heri Londo, sapaan akrabnya.

Baca Juga :  Gubernur Ahmad Luthfi Ajak GP Ansor Jadi Mitra Pemberdayaan Masyarakat Desa

Selain itu, Heri menyoroti peran Dinas Pendidikan dan Kebudayaan sebagai OPD pelaksana utama dalam mengelola pendidikan khusus. Termasuk penyediaan guru pembimbing khusus, sarana prasarana ramah ABK dan program asesmen yang tepat.

“Fasilitas yang memadai akan membantu ABK mengembangkan potensi mereka secara optimal, mulai dari PAUD hingga jenjang menengah,” ujarnya.

Menurut Heri, penguatan ini tidak hanya tentang penambahan ruang kelas atau alat bantu, tapi juga pelatihan guru dan koordinasi dengan orang tua.

Ia mencontohkan bahwa banyak ABK masih menghadapi hambatan akses karena distribusi fasilitas yang belum merata di wilayah pedesaan.

Baca Juga :  Ahmad Luthfi Pimpin Gowes ASN, Hemat Energi Didorong Jadi Budaya Baru Jateng

Ia juga mendorong pemanfaatan anggaran daerah untuk rehabilitasi SLB dan pengembangan sekolah inklusi, agar lebih banyak anak yang bisa belajar bersama teman sebaya tanpa diskriminasi.

“Ini sejalan dengan target peningkatan kualitas SDM di RPJMD Jateng, di mana setiap anak berhak atas pendidikan yang layak,” tambahnya.

Heri Londo mengajak semua stakeholder, termasuk pemerintah kabupaten/kota, untuk berkolaborasi dalam identifikasi dan pendampingan ABK sejak dini.

“Dengan fasilitas yang kuat, kita bisa wujudkan masyarakat inklusif di mana ABK tidak tertinggal,” tegasnya.*

Berita Terkait

JQH Jateng Dukung Penuh Sukses Prestasi dan Pelaksanaan MTQ Nasional XXXI Jateng
Ning Nawal Ingin Organisasi Perempuan Jadi Motor Pemberdayaan
Ning Nawal Ungkap Tren Positif Penanganan Stunting di Jawa Tengah
Atur Jarak Aman Bangunan, Jateng Dorong Raperda Garis Sempadan Lebih Komprehensif dan Adaptif
Kecamatan Berdaya Digeber, 576 Camat di Jateng Teken Komitmen
Gubernur Luthfi Ajak DPRD dan Pemda Satu Langkah Percepat Pembangunan
Banjir Meluas di Solo Raya, BPBD Jateng Intensifkan Evakuasi dan Logistik
Ahmad Luthfi Pastikan Kesehatan Hewan Kurban Lewat Program Healing

Berita Terkait

Sabtu, 18 April 2026 - 18:24 WIB

JQH Jateng Dukung Penuh Sukses Prestasi dan Pelaksanaan MTQ Nasional XXXI Jateng

Sabtu, 18 April 2026 - 06:47 WIB

Ning Nawal Ingin Organisasi Perempuan Jadi Motor Pemberdayaan

Sabtu, 18 April 2026 - 06:39 WIB

Ning Nawal Ungkap Tren Positif Penanganan Stunting di Jawa Tengah

Kamis, 16 April 2026 - 16:35 WIB

Atur Jarak Aman Bangunan, Jateng Dorong Raperda Garis Sempadan Lebih Komprehensif dan Adaptif

Kamis, 16 April 2026 - 16:28 WIB

Kecamatan Berdaya Digeber, 576 Camat di Jateng Teken Komitmen

Berita Terbaru