Buntut Kecelakaan Bus di Semarang, Pemprov Jateng Perketat Imbauan Keselamatan Transportasi Nataru

- Reporter

Senin, 22 Desember 2025 - 15:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SEMARANG – Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi dan wakilnya Taj Yasin Maimoen (Gus Yasin) mengingatkan seluruh penyedia jasa transportasi, khususnya angkutan umum dan perjalanan jarak jauh, untuk mengutamakan keselamatan selama arus Natal dan Tahun Baru (Nataru) dengan memastikan pengemudi dan kendaraan dalam kondisi laik jalan.

Imbauan tersebut disampaikan menyusul kecelakaan tunggal bus PO Cahaya Trans di simpang susun exit Tol Krapyak, Kota Semarang, Senin (22/12/2025) dini hari, yang menyebabkan 16 penumpang meninggal dunia dan 18 lainnya mengalami luka-luka.

Gubernur menegaskan, kelelahan pengemudi masih menjadi salah satu faktor utama penyebab kecelakaan lalu lintas. Karena itu, pengemudi tidak boleh dipaksakan untuk terus melaju apabila kondisi fisik tidak memungkinkan.

Baca Juga :  MBG Tak Hanya Soal Gizi, Juga Dorong Ekonomi Lokal dan Lapangan Kerja

“Kalau memang lelah atau sudah di titik jenuh, istirahat. Jangan dipaksakan, baik itu angkutan umum maupun kendaraan pribadi,” tegasnya.

Ia menyampaikan, Jawa Tengah sebagai jalur lintasan nasional telah menyiapkan berbagai fasilitas istirahat yang dapat dimanfaatkan pengemudi selama perjalanan.

“Jawa Tengah ini jalur nasional. Titik lelah dan titik jenuh sudah kami siapkan. Silakan mampir di rest area, hotel, UMKM, atau warung-warung,” ujarnya.

Menurut Luthfi, kecelakaan lalu lintas umumnya berawal dari pelanggaran, seperti mengemudi dalam kondisi mengantuk atau kendaraan yang tidak dalam kondisi prima.

Baca Juga :  Ahmad Luthfi Minta Tambahan Pesawat Modifikasi Cuaca Atasi Banjir Jateng

“Timbulnya kecelakaan lalu lintas itu pasti ada pelanggaran, di antaranya mengemudi dalam kondisi ngantuk atau kendaraan kurang fit,” katanya.

Untuk mendukung keselamatan selama arus Nataru, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah juga menyiagakan posko terpadu di terminal-terminal.

“Melalui dinas perhubungan provinsi, di seluruh terminal sudah ada posko terpadu yang bisa dimanfaatkan untuk konsultasi pengemudi maupun pengecekan kendaraan,” ujar Luthfi.

Ia berharap seluruh penyedia jasa transportasi dapat lebih disiplin menerapkan standar keselamatan guna melindungi penumpang dan menekan angka kecelakaan selama periode libur akhir tahun.*

Berita Terkait

Simpang Lima Jadi Panggung MTQ Nasional XXXI, Warga Dipersilakan Hadir
BRI Ungaran Gelar Pengajian Rutin, Perkuat Pembinaan Spiritual Pekerja
YBM BRILiaN BRI Ungaran Hadirkan Kepedulian Lewat Berbagi Sembako
Antusiasme Warga Tinggi, Pemprov Jateng Siapkan Videotron Pembukaan MTQ
Taj Yasin Sambut Kafilah MTQ, 13 Venue di Jateng Siap Digunakan
Kafilah Papua Barat Daya Terkesan Sambutan Pemprov Jateng di MTQ Nasional
Taj Yasin Dorong Penguatan NIK, Warga Tak Perlu Berulang Kali Serahkan Fotokopi KTP
Bangkai Ikan Sapu-Sapu Ganggu Warga Pati, Gubernur Luthfi Perintahkan Segera Dikubur

Berita Terkait

Jumat, 11 September 2026 - 18:30 WIB

Simpang Lima Jadi Panggung MTQ Nasional XXXI, Warga Dipersilakan Hadir

Jumat, 11 September 2026 - 15:42 WIB

BRI Ungaran Gelar Pengajian Rutin, Perkuat Pembinaan Spiritual Pekerja

Jumat, 11 September 2026 - 15:19 WIB

YBM BRILiaN BRI Ungaran Hadirkan Kepedulian Lewat Berbagi Sembako

Jumat, 11 September 2026 - 07:15 WIB

Taj Yasin Sambut Kafilah MTQ, 13 Venue di Jateng Siap Digunakan

Kamis, 10 September 2026 - 07:30 WIB

Kafilah Papua Barat Daya Terkesan Sambutan Pemprov Jateng di MTQ Nasional

Berita Terbaru