DPR RI dan BGN Sosialisasi MBG di Grobogan, Libatkan Petani dan UMKM Dukung Anak Sehat

- Reporter

Kamis, 30 Oktober 2025 - 15:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Grobogan – DPR RI bersama mitra kerja Badan Gizi Nasional (BGN) teurs menguatkan komitmennya dalam upaya mencetak generasi sehat dan cerdas melalui Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Anak-anak dengan rentang usia 6-12 tahun merupakan aset masa depan bangsa, dengan adanya MBG mereka semua memiliki potensi besar dalam melanjutkan pembangunan Indonesia dimasa depan.

Sosialisasi program MBG kali ini digelar di Aula Pondok Pesantren Miftahus Sa’adah, Desa Tambakselo, Kecamatan Wirosari, Kabupaten Grobogan, pada Minggu, (27/10). Kegiatan ini dihadiri oleh Anggota Komisi IX DPR RI, Edy Wuryanto, Direktur Promosi dan Edukasi Gizi Badan Gizi Nasional, Gunalan, serta Pimpinan Ponpes Miftahus Sa’adah, Muh. Nurcholis.

Dalam sambutannya, Anggota Komisi IX DPR RI, Edy Wuryanto menegaskan bahwa MBG adalah langkah strategis pemerintah untuk membangun generasi sehat dan produktif menuju Indonesia Emas 2045.

Baca Juga :  Momentum HUT Korpri, Ahmad Luthfi: ASN Harus Jadi Garda Terdepan Membangun Jateng

“Program ini bukan sekadar makan gratis, tetapi investasi jangka panjang bagi masa depan bangsa. Dengan gizi seimbang, anak-anak kita akan tumbuh sehat, cerdas, dan berdaya saing,” ucap Edy Wuryanto.

Ia menambahkan, DPR RI melalui Komisi IX berkomitmen untuk terus mengawal pelaksanaan MBG agar berjalan transparan dan efektif hingga ke daerah.

“Keterlibatan lintas sektor, termasuk petani dan UMKM, menjadi kunci keberhasilan program ini,” tambahnya.

Kemudian, Direktur Promosi dan Edukasi Gizi Badan Gizi Nasional, Gunalan, menjelaskan bahwa di Kabupaten Grobogan program MBG telah berjalan dengan baik melalui puluhan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang melibatkan ribuan penerima manfaat.

“MBG tidak hanya memenuhi kebutuhan gizi anak, tetapi juga memperkuat ekonomi lokal karena bahan pangan berasal dari petani dan produsen daerah,” ujarnya.

Baca Juga :  Pertama Kali Diundang Gubernur Luthfi, Anak Panti dan Difabel Rasakan Lebaran Berbeda

Sementara itu, Pimpinan Ponpes Miftahus Sa’adah, Nurcholis menyampaikan apresiasi terhadap program MBG yang menurutnya sangat relevan dengan nilai-nilai Islam.

“Menjaga kesehatan tubuh adalah bagian dari ibadah. Melalui program ini, santri tidak hanya memperoleh gizi seimbang, tetapi juga belajar tentang tanggung jawab sosial dan gotong royong,” jelasnya.

Ia juga mengajak pesantren dan masyarakat Grobogan untuk mendukung keberlanjutan program agar manfaatnya dirasakan secara luas.

“Program ini adalah bentuk nyata kepedulian pemerintah dalam membentuk generasi yang kuat secara jasmani dan rohani,” tegasnya.

Melalui sinergi antara DPR, pemerintah daerah, dunia pendidikan, pesantren, dan masyarakat, Program Makan Bergizi Gratis diharapkan menjadi tonggak penting dalam mewujudkan generasi emas Indonesia yang sehat, berdaya saing, dan berkarakter.*

Berita Terkait

JQH Jateng Dukung Penuh Sukses Prestasi dan Pelaksanaan MTQ Nasional XXXI Jateng
Ning Nawal Ingin Organisasi Perempuan Jadi Motor Pemberdayaan
Ning Nawal Ungkap Tren Positif Penanganan Stunting di Jawa Tengah
Atur Jarak Aman Bangunan, Jateng Dorong Raperda Garis Sempadan Lebih Komprehensif dan Adaptif
Kecamatan Berdaya Digeber, 576 Camat di Jateng Teken Komitmen
Gubernur Luthfi Ajak DPRD dan Pemda Satu Langkah Percepat Pembangunan
Banjir Meluas di Solo Raya, BPBD Jateng Intensifkan Evakuasi dan Logistik
Ahmad Luthfi Pastikan Kesehatan Hewan Kurban Lewat Program Healing

Berita Terkait

Sabtu, 18 April 2026 - 18:24 WIB

JQH Jateng Dukung Penuh Sukses Prestasi dan Pelaksanaan MTQ Nasional XXXI Jateng

Sabtu, 18 April 2026 - 06:47 WIB

Ning Nawal Ingin Organisasi Perempuan Jadi Motor Pemberdayaan

Sabtu, 18 April 2026 - 06:39 WIB

Ning Nawal Ungkap Tren Positif Penanganan Stunting di Jawa Tengah

Kamis, 16 April 2026 - 16:35 WIB

Atur Jarak Aman Bangunan, Jateng Dorong Raperda Garis Sempadan Lebih Komprehensif dan Adaptif

Kamis, 16 April 2026 - 16:28 WIB

Kecamatan Berdaya Digeber, 576 Camat di Jateng Teken Komitmen

Berita Terbaru