FAJAR 2026 Perluas Pasar UMKM, Jateng Siapkan Pariwisata Ramah Muslim Berkelas Dunia

- Reporter

Kamis, 6 Agustus 2026 - 19:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SEMARANG – Festival Jawa Tengah Syariah (Fajar) 2026 kembali menjadi etalase pengembangan ekosistem halal di Jawa Tengah.

Tak sekadar menghadirkan produk halal, ajang yang digelar di Queen City Mall Semarang pada 6–9 Agustus 2026 itu juga membuka peluang pasar lebih luas bagi pelaku UMKM.

Sejumlah peserta bahkan mengaku mampu mendongkrak omzet hingga berkali-kali lipat selama mengikuti festival.

Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen mengatakan, Festival Jateng Syariah merupakan hasil sinergi panjang antara Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dengan Bank Indonesia dalam mengembangkan ekonomi dan keuangan syariah.

Menurutnya, arah pembangunan tersebut akan semakin diperkuat pada 2027, bersamaan dengan pengembangan ekonomi berkelanjutan dan pariwisata ramah muslim.

“Kita bekerja sama dengan Bank Indonesia sudah lama untuk menumbuhkan ekonomi syariah,” kata Taj Yasin usai mewakili Gubernur Ahmad Luthfi membuka Fajar 2026, Kamis, 6 Agustus 2026.

Tokoh yang akrab disapa Gus Yasin itu menjelaskan, pengembangan ekosistem halal dilakukan dari hulu hingga hilir. Di antaranya melalui pembangunan rumah potong hewan halal di Kabupaten Magelang, rumah potong ayam di Kabupaten Jepara yang bekerja sama dengan pondok pesantren, hingga pengembangan kawasan Kuliner Halal, Aman, dan Sehat (KHAS).

Menurutnya, keberadaan kawasan kuliner bersertifikat halal, fasilitas ibadah yang memadai, serta layanan yang ramah muslim akan menjadi daya tarik bagi wisatawan mancanegara, khususnya dari negara-negara Timur Tengah.

“Kalau kita bicara pariwisata yang ramah muslim, ya salah satunya tadi kawasan food court-nya ini ada sertifikat halalnya, ada keterjaminannya, lalu tempat ibadahnya bagus,” ujarnya.

Baca Juga :  KAI Daop 4 Semarang Sukses Layani 823 Ribu Penumpang Selama Nataru

Gus Yasin menambahkan, tujuan utama pengembangan ekonomi syariah bukan semata meningkatkan transaksi. Tetapi juga meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pemberdayaan pelaku usaha.

“Fajar 2026 juga merangkul UMKM. Saya senang karena tumbuhnya bersama-sama,” katanya.

Sementara itu, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Jawa Tengah M. Noor Nugroho mengatakan, Fajar 2026 mengusung tema Akselerasi Pertumbuhan Ekonomi dan Keuangan Syariah yang Inklusif dan Berkelanjutan melalui Sinergi Penguatan Literasi dan Halal Value Chain.

Tema tersebut menekankan pentingnya memperkuat literasi masyarakat sekaligus membangun rantai nilai halal dari sisi produksi hingga konsumsi.

Menurut Noor, pengembangan halal value chain dilakukan mulai dari sertifikasi rumah potong hewan dan unggas, penggilingan, hingga sertifikasi halal bagi UMKM.

Harapannya, ketika sisi permintaan dan penawaran sama-sama tumbuh, ekonomi syariah dapat menjadi sumber pertumbuhan baru bagi Jawa Tengah sekaligus mendukung program pariwisata ramah muslim yang tengah disiapkan pemerintah provinsi.

“Kalau sisi supply dan demand ini bertemu, mudah-mudahan bisa menjadi sumber pertumbuhan ekonomi baru di Jawa Tengah,” katanya.

Dampak penyelenggaraan Fajar juga dirasakan langsung oleh pelaku UMKM. Roni Abdul Ghoni dari Toros Farm Sulaimaniyah Magelang mengaku rutin mengikuti festival tersebut selama empat tahun terakhir karena efektif memperluas pasar.

Ia mengatakan, pada hari biasa penjualan produknya berkisar Rp1 juta hingga Rp2 juta per hari. Namun dengan melihat ramainnya pengunjung, omzet hariannya bisa mencapai Rp5 juta hingga Rp10 juta.

Baca Juga :  Kunjungi SPKLU di Banten, Menteri ESDM Apresiasi Kesiapan PLN Sambut Mudik Lebaran 2025

“Festival seperti ini sangat membantu UMKM karena produk kami semakin dikenal masyarakat,” ujarnya.

Pengalaman serupa disampaikan Aris Agung Nugroho, pelaku usaha Dawet Ayu Durian Pak Sarjohadi asal Banjarnegara. Ia mengaku telah empat kali mengikuti FAJAR untuk memperkenalkan minuman khas daerahnya kepada masyarakat yang lebih luas.

“Kami berharap event seperti ini terus berlanjut,” katanya.

Pada penyelenggaraan tahun kedelapan ini, FAJAR menghadirkan sejumlah program baru. Salah satunya adalah Inspirational Talk yang menghadirkan pelaku usaha dan organisasi perangkat daerah untuk berbagi praktik terbaik dalam pengembangan pariwisata ramah muslim di Jawa Tengah.

Selain itu, masyarakat juga dapat mengunjungi area Halal Experience yang menampilkan 18 tenant kuliner dan sembilan stan edukasi. Di dalamnya terdapat Halal Value Chain Hub yang menyediakan layanan konsultasi hingga pendampingan pengurusan sertifikasi halal bagi pelaku usaha.

Pengunjung juga dapat memanfaatkan Financial Hub yang menyediakan berbagai layanan konsultasi keuangan, mulai dari perlindungan konsumen, layanan jasa keuangan, aplikasi pembukuan SIAPIK, layanan Sistem Layanan Informasi Keuangan (SLIK) OJK, hingga edukasi dari Bank Indonesia. Festival turut dilengkapi Sustainable Hub yang mengangkat tema fesyen berkelanjutan.

Festival Jawa Tengah Syariah 2026 berlangsung hingga 9 Agustus 2026 dan menjadi puncak rangkaian Road to Festival Jawa sebelum berlanjut ke Indonesia Sharia Economic Festival (ISEF) pada Oktober mendatang.***

Berita Terkait

Polytron Bekali UMKM Strategi Bisnis, dari Pengelolaan Pelanggan hingga Teknologi CRM
Tembus Rp72,54 Triliun, Investasi Jateng Terus Tumbuh di Tengah Ketidakpastian Ekonomi Global
Ahmad Luthfi Raih Penghargaan Figur Akselerator Kemajuan, Investasi Jateng Terus Melaju
Ahmad Luthfi Genjot Investasi Jateng, Target Rp 110 Triliun hingga Akhir Tahun
Immoderma Skin Clinic Raih ICON OF VITARAN 3 Stars, Bukti Komitmen Layanan Berkualitas
Petani Tak Lagi Waswas Harga Panen Anjlok, Program Petani Gajian Jadi Harapan
Jateng Kantongi Investasi Rp 72,54 Triliun, Ahmad Luthfi Bidik Ekspansi Perusahaan Vietnam
Harga Sembako Lebih Murah, Warga Minta GPM Jateng Lebih Sering Digelar

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 20:23 WIB

Polytron Bekali UMKM Strategi Bisnis, dari Pengelolaan Pelanggan hingga Teknologi CRM

Selasa, 27 Oktober 2026 - 06:45 WIB

Tembus Rp72,54 Triliun, Investasi Jateng Terus Tumbuh di Tengah Ketidakpastian Ekonomi Global

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 08:07 WIB

Ahmad Luthfi Raih Penghargaan Figur Akselerator Kemajuan, Investasi Jateng Terus Melaju

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 07:59 WIB

Ahmad Luthfi Genjot Investasi Jateng, Target Rp 110 Triliun hingga Akhir Tahun

Kamis, 22 Oktober 2026 - 11:58 WIB

Immoderma Skin Clinic Raih ICON OF VITARAN 3 Stars, Bukti Komitmen Layanan Berkualitas

Berita Terbaru