Gus Yasin Sebut Pesantren Punya Potensi Besar di Industri Halal Jateng

- Reporter

Senin, 18 Mei 2026 - 13:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DEMAK – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mengkaji pengembangan kawasan industri halal sebagai bagian dari penguatan ekonomi syariah di daerah.

Dalam rencana tersebut, Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen, ingin dunia pesantren ikut terlibat dalam membangun ekosistem industri halal di Jateng.

“Kami sedang mengkaji kawasan industri halal di Jawa Tengah yang insyaallah akan kami segerakan,” kata Taj Yasin, saat memberikan sambutan dalam acara peletakan batu pertama pembangunan Gedung Pesantren Tahfidz Sulaimaniyah Ukhuwah Islamiyah di Batusari, Kecamatan Mranggen, Kabupaten Demak, Senin, 18 Mei 2026.

Menurutnya, pengembangan kawasan industri halal tidak hanya berorientasi pada pertumbuhan ekonomi. Tetapi juga menjadi bagian dari upaya menghadirkan kenyamanan bagi masyarakat muslim dalam menjalankan aktivitas konsumsi dan produksi yang sesuai prinsip syariah.

Baca Juga :  Produksi Daging di Jateng Tertinggi Kedua Nasional, Sekda Ajak Peternak dan Stakeholder Tingkatan Produksi

Rencana tersebut selaras dengan arah pembangunan Jawa Tengah tahun 2027 yang menempatkan pariwisata berkelanjutan dan ekonomi syariah sebagai motor pertumbuhan baru.

Dalam kesempatan itu, tokoh yang akrab disapa Gus Yasin ini menilai pondok pesantren memiliki potensi besar untuk ikut mengambil peran dalam pengembangan kawasan industri halal.

Pesantren dinilai tidak hanya menjadi pusat pendidikan agama, tetapi juga dapat menjadi bagian dari penguatan sumber daya manusia dan pengembangan ekonomi berbasis syariah.

Ia bahkan berharap Pondok Pesantren Sulaimaniyah dapat ikut berkontribusi dalam pengembangan kawasan industri halal di Jawa Tengah.

“Saya berharap juga nanti Pondok Pesantren Sulaimaniyah bisa ikut andil membesarkan kawasan industri halalnya kita. Nanti bareng-bareng, ini baru kita bahas,” ujar Gus Yasin.

Baca Juga :  Pangan Jawa Tengah Menguat, Kontribusi Nasional Kian Signifikan

Sementara itu, Ketua Yayasan Tahfidz Sulaimaniyah Jawa Tengah, Ustaz Dede Sarif Hidayatullah, mengatakan, pembangunan pesantren di Mranggen akan menjadi cabang ke-12 Sulaimaniyah di Jawa Tengah.

“Insyaallah di lokasi ini akan dibangun pondok pesantren putri dua lantai dengan kapasitas 80 santri dan juga TK Sulaimaniyah,” katanya.

Saat ini, lanjut Dede, jumlah santri Sulaimaniyah di Jawa Tengah mencapai sekitar 800 orang. Pada 2025 lalu, sebanyak 88 santri dari Jawa Tengah juga memperoleh beasiswa pendidikan ke Turki.

Ia berharap keberadaan pesantren tersebut dapat melahirkan generasi penghafal Al-Qur’an sekaligus memberikan kontribusi positif bagi masyarakat dan pembangunan daerah.

“Mudah-mudahan ini semuanya menjadi kebarokahan untuk negeri tercinta kita Indonesia,” pungkasnya.***

Berita Terkait

Indomaret Fun Run 2026 Ramaikan Semarang, Peserta Berpeluang Bawa Pulang Honda Stylo
BRI x REI Expo 2026 Hadirkan Promo KPR Menarik di Queen City Mall Semarang
Ahmad Luthfi Dorong Pelajar Kuasai Industri Hijau, Jateng Perkuat Daya Saing Dunia
Pemprov Jateng Genjot Industri Hijau, Bidik Ekspor dan Investasi Berkualitas
Lebih dari 60 Brand Ramaikan IMPACT+ Semarang 2026, Antusiasme Peserta Pecahkan Rekor
Jawa Tengah Bidik Investasi Iran untuk Perkuat Industri, Pertanian, dan Pariwisata
AMDATARA Tanam Bibit Mangrove untuk Lestarikan Pesisir Jawa Tengah
KEK Kendal Moncer, Ahmad Luthfi Bidik Investor Singapura untuk Kawasan Industri Baru di Jateng

Berita Terkait

Jumat, 24 Juli 2026 - 19:07 WIB

Indomaret Fun Run 2026 Ramaikan Semarang, Peserta Berpeluang Bawa Pulang Honda Stylo

Jumat, 24 Juli 2026 - 17:55 WIB

BRI x REI Expo 2026 Hadirkan Promo KPR Menarik di Queen City Mall Semarang

Jumat, 24 Juli 2026 - 15:53 WIB

Pemprov Jateng Genjot Industri Hijau, Bidik Ekspor dan Investasi Berkualitas

Kamis, 23 Juli 2026 - 15:08 WIB

Lebih dari 60 Brand Ramaikan IMPACT+ Semarang 2026, Antusiasme Peserta Pecahkan Rekor

Rabu, 22 Juli 2026 - 19:31 WIB

Jawa Tengah Bidik Investasi Iran untuk Perkuat Industri, Pertanian, dan Pariwisata

Berita Terbaru