Korlantas Harap Sertifikasi Petugas Dakgar Lantas Turunkan Angka Kecelakaan

- Reporter

Sabtu, 7 Desember 2024 - 06:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta – Dirgakkum Korlantas Polri, Brigjen Pol Raden Slamet Santoso menghadiri kegiatan pelatihan dan sertifikasi petugas penindak pelanggaran (dakgar) lalu lintas gelombang III TA 2024 di Bogor, Jawa Barat.

Slamet mengatakan, pelatihan dan sertifikasi ini merupakan tindak lanjut dari 16 program prioritas Kapolri, salah satunya untuk meningkatkan kualitas SDM petugas penindak pelanggaran lalu lintas. Kegiatan ini diikuti oleh 100 personel dari seluruh Indonesia.

“Ini adalah upaya untuk meningkatkan kualitas penegakan hukum di lapangan. Saat ini, dari sekitar 20.000 petugas Polantas yang bertugas di seluruh Indonesia, hanya sekitar 2.600-an yang sudah tersertifikasi. Kami berharap jumlah ini terus meningkat,” jelas Slamet dikutip pada Jumat (6/12/2024).

Slamet menyebut dengan penindakan pelanggaran lalu lintas yang lebih baik, angka kecelakaan dapat dikurangi. Dari data tahun 2023, tercatat 152.000 kecelakaan di seluruh Indonesia, dan sekitar 95 persen dari kecelakaan tersebut diawali dengan pelanggaran lalu lintas.

Baca Juga :  Tangani Rob dan Abrasi, Pantura Jateng Masuk Tahap Awal Pembangunan

“Oleh karena itu, peningkatan kualitas petugas penindak pelanggaran diharapkan dapat menurunkan angka kecelakaan secara signifikan,” ucapnya.

Selain penindakan manual atau teguran, Polri juga terus mengembangkan teknologi yakni sistem tilang elektronik (ETLE) yang kini telah terpasang di hampir 1.751 titik di Indonesia.

Sistem ETLE ini meliputi kamera statis, portable, hand-held, dan on-board, termasuk kamera speed untuk mendeteksi kecepatan kendaraan. Dengan adanya sistem ini, diharapkan penindakan pelanggaran dapat dilakukan dengan lebih efisien dan profesional.

“Diharapkan dengan melakukan penindakan pelanggaran, kecelakaan bisa menurun dan pelanggaran lalu lintas juga dapat berkurang. Dengan demikian, budaya tertib hukum di masyarakat dapat meningkat, karena cermin budaya tertib lalu lintas adalah cermin budaya bangsa yang harus kita pegang,” jelasnya.

Baca Juga :  UNESCO Tetapkan Kebaya Sebagai Warisan Budaya Dunia

Slamet juga menyoroti bahwa sebagian besar korban kecelakaan lalu lintas berasal dari kalangan masyarakat ekonomi menengah ke bawah, yang menjadi perhatian serius Polri.

“Hampir 85 persen orang yang terlibat dalam kecelakaan lalu lintas adalah golongan masyarakat ekonomi menengah ke bawah. Tentunya ini sangat memprihatinkan bagi kita semua. Ini sudah merupakan masalah luar biasa yang harus kita atasi.

Oleh karena itu, lanjut Slamet, Kapolri dan Kakorlantas Polri menekankan pentingnya peningkatan kualitas sumber daya manusia petugas penindak pelanggaran, termasuk sertifikasi penyidik laka.

“Kami berharap hal ini dapat memperbaiki keadaan, dan angka kecelakaan pada tahun 2024 ini, Alhamdulillah, berdasarkan pendataan IRSMS, sudah menunjukkan penurunan. Semoga ke depan angka kecelakaan terus menurun,” tukasnya.

 

Berita Terkait

Kunjungi Cilacap, Wapres Gibran dan Sekda Jateng Tampung Beragam Keluhan Masyarakat
INTI Jateng Apresiasi Tindak Lanjut Pengaduan Hukum melalui Program Pasti Ada Solusi
Dugaan Penyelewengan BBM Subsidi di Perairan Semarang, TNI AL Gandeng ESDM
Gibran Minta Maaf kepada Pendeta soal Intoleransi, Tegaskan Negara Harus Hadir
Cetak Rekor Sepanjang Sejarah, BULOG Berhasil Serap 4 Juta Ton Beras
Karhutla Meluas, Menko Polkam Dorong Pemadaman Dipercepat dan Layanan Kesehatan Diperkuat
Usai Lepas Djamari, Dudung Abdurachman Langsung Fokus Perkuat Stabilitas Politik dan Keamanan
Oktober Masih Rawan Karhutla, Pemerintah Optimalkan Pemadaman dan Pencegahan

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 18:02 WIB

Kunjungi Cilacap, Wapres Gibran dan Sekda Jateng Tampung Beragam Keluhan Masyarakat

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 19:04 WIB

INTI Jateng Apresiasi Tindak Lanjut Pengaduan Hukum melalui Program Pasti Ada Solusi

Jumat, 23 Oktober 2026 - 06:07 WIB

Dugaan Penyelewengan BBM Subsidi di Perairan Semarang, TNI AL Gandeng ESDM

Jumat, 9 Oktober 2026 - 18:06 WIB

Gibran Minta Maaf kepada Pendeta soal Intoleransi, Tegaskan Negara Harus Hadir

Jumat, 9 Oktober 2026 - 14:24 WIB

Cetak Rekor Sepanjang Sejarah, BULOG Berhasil Serap 4 Juta Ton Beras

Berita Terbaru