Lebih dari 100 Siswa di Kudus Diduga Keracunan MBG, Wagub Jateng Turun Tangan

- Reporter

Kamis, 29 Januari 2026 - 20:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SEMARANG – Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin merespons isu dugaan keracunan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Kudus.

Ia menegaskan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah akan melakukan pengecekan dan evaluasi untuk memastikan kondisi sebenarnya di lapangan.

“Ya nanti kita cek ya. Kita lihat, nanti kita evaluasi MBG-nya, sehingga bisa kita tentukan permasalahannya di mana, apakah dari makanannya atau dari distribusinya,” ujar Taj Yasin, usai menghadiri acara di Po Hotel Semarang, Kamis 29 Januari 2026.

Baca Juga :  PLN UPDL Semarang Upgrade Pemahaman Kelistrikan Guru SMK

Ia menyampaikan, pemerintah tidak ingin berspekulasi sebelum hasil pengecekan di lapangan diperoleh. Menurutnya, penanganan akan dilakukan secara bertahap sesuai prosedur yang berlaku.

“Nanti kita lihat seperti apa, dan kelanjutannya bagaimana. Ada tahapan-tahapannya,” imbuhnya.

Isu keracunan MBG ini mencuat setelah beredar laporan jumlah siswa SMA Negeri 2 Kudus yang diduga mengalami gejala keracunan usai mengonsumsi MBG mencapai lebih dari 100 orang.

Baca Juga :  Udinus Ciptakan Mesin Daur Ulang Ban Bekas jadi Crumb Rubber Bernilai Ekonomi Tinggi

Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menyatakan akan berkoordinasi dengan pemerintah kabupaten Kudus, serta instansi terkait untuk memastikan penyebab kejadian, dan langkah penanganan yang diperlukan, sekaligus menjaga pelaksanaan program MBG tetap berjalan sesuai standar keamanan pangan.*

Berita Terkait

Ahmad Luthfi-Taj Yasin Buka Beasiswa untuk Guru Madin, Simak Cara Daftarnya
Penghargaan Bergengsi Diraih Zharev Education Center, Ini Keunggulan Programnya
Di Era Digital, Nawal Yasin Tekankan Pentingnya Bonding Ayah dan Anak
Ahmad Luthfi dan Mendikdasmen Apresiasi 10 Ribu Guru TK, Tetap Mendidik dengan Hati
Peringati Hari Santri 2026, Pemprov Jateng Siapkan Enam Program Pemberdayaan Pesantren
Kisah Santri Jateng Kuliah di China dan Mesir Berkat Beasiswa Pesantren Obah
Ahmad Luthfi: 555 Ribu Santri Jateng Punya Peran Strategis Bangun Ekonomi
Jelang Hari Santri, Gerakan Roan Digelar Serentak di 117 Ponpes Jateng

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 17:10 WIB

Ahmad Luthfi-Taj Yasin Buka Beasiswa untuk Guru Madin, Simak Cara Daftarnya

Senin, 26 Oktober 2026 - 16:23 WIB

Di Era Digital, Nawal Yasin Tekankan Pentingnya Bonding Ayah dan Anak

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 16:22 WIB

Ahmad Luthfi dan Mendikdasmen Apresiasi 10 Ribu Guru TK, Tetap Mendidik dengan Hati

Jumat, 23 Oktober 2026 - 06:59 WIB

Peringati Hari Santri 2026, Pemprov Jateng Siapkan Enam Program Pemberdayaan Pesantren

Kamis, 22 Oktober 2026 - 19:57 WIB

Kisah Santri Jateng Kuliah di China dan Mesir Berkat Beasiswa Pesantren Obah

Berita Terbaru