LPG Subsidi Masih Bocor, Gubernur Jateng Minta Pertamina Intensif Awasi Distribusi

- Reporter

Selasa, 20 Mei 2025 - 19:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SEMARANG – Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menyoroti distribusi LPG dan BBM subsidi yang dinilai masih rawan penyelewengan. Saat menerima audiensi Pertamina Patra Niaga, Luthfi meminta distribusi energi bersubsidi diawasi lebih ketat agar tepat sasaran.

“Kasus LPG subsidi yang disuntik-suntik itu masih ada, di Temanggung, di Semarang juga ada. Kalau bisa (Pertamina) lebih intensif (kerja sama) dengan Polda. Jangan pasif. Harus diawasi,” tegas Gubernur saat pertemuan dengan jajaran Pertamina Patra Niaga di ruang kerjanya, Senin, 19 Mei 2025.

Luthfi juga mendorong distribusi LPG subsidi dipetakan ulang hingga level desa. Hal ini terkait dengan program Koperasi Desa Merah Putih yang tengah digencarkan. Menurutnya, itu penting agar bantuan dari pemerintah benar-benar sampai ke yang berhak.

Baca Juga :  Ahmad Luthfi Sebut Banser Berperan Penting Jaga Kondusivitas Jateng

“Di Jateng ini ada 8.560 desa. Petakan lagi LPG di desa-desa, supaya tepat sasaran. Pemerintah ini sudah babak belur ngasih subsidi, jangan sampai malah nggak pas,” lanjutnya.

Pertemuan ini dihadiri General Manager Pertamina Patra Niaga Jawa Bagian Tengah, Aribawa, dan jajarannya. Terkait instruksi gubernur, Pertamina siap berkoordinasi dengan dinas dan instansi terkait untuk memastikan pendistribusian LPG-BBM Subsidi tepat sasaran.

“Pak Gubernur memberikan atensi yang serius terhadap penyaluran BBM bersubsidi harus benar-benar tepat sasaran. Sehingga kami berkoordinasi dengan dinas-dinas terkait di Pemprov Jateng juga akan meningkatkan pengawasan untuk elpiji dan BBM bersubsidi ke depannya,” ujar Area Manager Communication Relation and CSR Pertamina Patra Niaga, Taufiq Kurniawan.

Baca Juga :  Sekda Jateng Ajak Warga Tak Mager demi Cegah Risiko Kanker

Sementara itu dalam audiensi disampaikan bahwa pasokan energi di Jawa Tengah dalam kondisi aman dan siap menghadapi lonjakan konsumsi jelang Iduladha.

“Biasanya permintaan LPG naik 5–10 persen saat Iduladha. Kami pastikan siap. Terminal BBM dan LPG kami beroperasi 24 jam,” ungkapnya.

Pertamina juga melaporkan dukungan terhadap sejumlah program Pemprov Jateng, mulai dari Koperasi Desa Merah Putih, pengelolaan sampah, pangan, pengentasan kemiskinan ekstrem, sampai pemberdayaan difabel.

“Ada sekitar 50 anggota kelompok difabel yang kami bina di Boyolali dan Semarang. Sudah ada yang sharing sampai ke PBB di Amerika,” kata Taufiq.

Tak hanya itu, Pertamina juga mengungkap rencana peluncuran Pertamax Green 95 bulan depan, yang mengandung bioetanol. (*)

Berita Terkait

Jateng Berhasil Tekan Angka Perkawinan Anak, Sinergi Lintas Lembaga Jadi Kunci
Sinergi TNI AL dan Instansi Terkait, 15.000 Liter Air Bersih Disalurkan di Pati
Taj Yasin Tinjau Hybrid Seawall Demak, Warga Mulai Rasakan Manfaatnya
Jaga Cadangan Air Tanah, Taj Yasin Gaungkan Gerakan Sak Omah Sak Sumur Resapan
Pemprov Jateng Evaluasi Keamanan Porprov Usai Atlet Selam Jepara Meninggal Dunia
Cegah Api Meluas, Ahmad Luthfi Perintahkan Penyisiran di Kawasan Gunung Lawu
Taj Yasin: Perubahan Perda Pajak dan Retribusi Disesuaikan dengan Kebutuhan Daerah
Ahmad Luthfi Kenang Prestasi Syabilla, Atlet Selam Jepara yang Berpulang saat Porprov

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 07:53 WIB

Jateng Berhasil Tekan Angka Perkawinan Anak, Sinergi Lintas Lembaga Jadi Kunci

Selasa, 27 Oktober 2026 - 20:02 WIB

Sinergi TNI AL dan Instansi Terkait, 15.000 Liter Air Bersih Disalurkan di Pati

Selasa, 27 Oktober 2026 - 18:41 WIB

Taj Yasin Tinjau Hybrid Seawall Demak, Warga Mulai Rasakan Manfaatnya

Senin, 26 Oktober 2026 - 18:40 WIB

Pemprov Jateng Evaluasi Keamanan Porprov Usai Atlet Selam Jepara Meninggal Dunia

Senin, 26 Oktober 2026 - 16:33 WIB

Cegah Api Meluas, Ahmad Luthfi Perintahkan Penyisiran di Kawasan Gunung Lawu

Berita Terbaru