Menteri Komdigi Meutya Tegaskan tak Takut Berantas Judol

- Reporter

Minggu, 1 Desember 2024 - 07:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta – Menteri Komunikasi dan Digital (Komdigi) Meutya Hafid hadir dalam Wisuda Akbar Standardisasi Dai MUI di Hotel Mercure, Ancol, Jakarta, Sabtu (30/11/2024).

Meutya berpesan kepada para dai agar tidak ketinggalan dalam menguasai teknologi digital. Sebab, penguasaan teknologi digital dapat menjangkau wilayah yang lebih luas bagi para dai dalam menyampaikan dakwahnya.

Selain itu, Meutya menilai, penguasaan digital bagi para dai juga dapat meramaikan dunia digital dengan hal-hal positif. Bukan hal-hal yang negatif.

Meski begitu, Meutya mengakui bahwa berkembangnya teknologi digital lebih cepat dibanding dengan upaya pendidikan digital sehingga, perlu penguatan literasi digital.

Dalam kesempatan ini, Menteri Meutya juga menyampaikan soal upaya pemberantasan judi online di Indonesia. Meutya menegaskan tidak akan takut untuk memberantas judi online.

Baca Juga :  KPK Tetapkan Satu Tersangka Baru Kasus Suap DJKA Kemenhub

Namun, Meutya menilai, upaya pemberantasan dengan menutup situs judi online tidak cukup. Perlu adanya literasi digital kepada masyarakat agar mau menjaga dirinya dan keluarganya dari judi online.

Meutya mengajak para dai untuk menyampaikan dakwah agar setiap keluarga mampu saling menjaga agar tidak ada yang terpapar judi online. “Ini kejahatan luar biasa, kita harus bersinergi jangan sampai kejahatan ini berkembang,” paparnya.

Menurutnya, dai memiliki peran untuk bisa memberikan solusi terhadap masalah ini dengan memberikan contoh dan teladan. Melalui kajian agama dari para dai, Meutya berharap, kesadaran agama dan kesehatan mental masyarakat bisa meningkat serta menjauhi hiburan sesaat melalui judi online.

Baca Juga :  BPS: IPM Kabupaten Kendal Meningkat pada 2024

Kegiatan ini bertajuk “Optimalisasi Peran Dai dalam Pengembangan Ekonomi Syariah di Indonesia”. Menteri Meutya dalam kesempatan ini ikut meluncurkan buku Materi Dakwah Ekonomi Syariah Panduan bagi dai dan daiyah. Hasil kerja sama Bank Indonesia bersama Komisi Dakwah MUI.

Selain itu, Menteri Meutya juga ikut mewisuda daiyah dengan mengalungkan sorban putih berlogo dan bertuliskan Komisi Dakwah MUI. Hadir dalam kegiatan ini Ketua Umum MUI KH Anwar Iskandar, Ketua MUI Bidang Dakwah dan Ukhuwah KH Cholil Nafis, Kepala Departemen Ekonomi dan Keuangan Syariah Bank Indonesia Imam Hartono, dan Ketua BPH DSN MUI Prof Hasanudin.

 

Berita Terkait

Jateng Raih Penghargaan Pengendalian Inflasi Terbaik Nasional
Djamari Chaniago Ajak Pemda Perkuat Persaingan Positif demi Indonesia Maju
Menguatkan Literasi dari Timur Indonesia, PNM Hadir di Pulau Rinca NTT
Serapan BULOG Nasional Tembus 3 Juta Ton, Semarang Realisasikan 51.702 Ton Setara Beras
2.570 Lentera Waisak Menghias Langit Borobudur, Simbol Perdamaian dan Toleransi
Menko Polkam ke Forkopimda Sulawesi: Bangun Daerah dengan Soliditas dan Sinergi
Menko Polkam Ingatkan Praja IPDN Jangan Takut Menyampaikan Kebenaran kepada Pimpinan
Djamari Chaniago Minta Insan Kejaksaan Jaga Integritas dan Profesionalisme

Berita Terkait

Jumat, 5 Juni 2026 - 15:28 WIB

Jateng Raih Penghargaan Pengendalian Inflasi Terbaik Nasional

Jumat, 5 Juni 2026 - 15:03 WIB

Djamari Chaniago Ajak Pemda Perkuat Persaingan Positif demi Indonesia Maju

Rabu, 3 Juni 2026 - 16:47 WIB

Menguatkan Literasi dari Timur Indonesia, PNM Hadir di Pulau Rinca NTT

Rabu, 3 Juni 2026 - 11:03 WIB

Serapan BULOG Nasional Tembus 3 Juta Ton, Semarang Realisasikan 51.702 Ton Setara Beras

Senin, 1 Juni 2026 - 08:58 WIB

2.570 Lentera Waisak Menghias Langit Borobudur, Simbol Perdamaian dan Toleransi

Berita Terbaru