Pasca Kebakaran Kantor Pemkot, Layanan Publik Pekalongan Dialihkan ke Beberapa Lokasi

- Reporter

Selasa, 2 September 2025 - 19:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi saat meninjau langsung kondisi terkini di kantor Pemerintah Kota Pekalongan, Selasa, 2 September 2025.

Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi saat meninjau langsung kondisi terkini di kantor Pemerintah Kota Pekalongan, Selasa, 2 September 2025.

PEKALONGAN – Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi meninjau langsung kondisi terkini di kantor Pemerintah Kota Pekalongan, Selasa, 2 September 2025.

Kunjungan itu untuk memberikan semangat kepada seluruh pegawai Pemkot Pekalongan dan Forkopimda setempat, juga memastikan pelayanan publik tetap berjalan tanpa gangguan.

“Hari ini kita lakukan pengecekan, kita pastikan pelayanan masyarakat berjalan normal sebagaimana biasa,” kata Ahmad Luthfi saat berkunjung di Kantor Pemkot Pekalongan.

Dikatakan, kondisi terkini di Kota Pekalongan sudah kondusif. Pelayanan publik dan aktivitas pegawai Pemkot Pekalongan saat ini dialihkan ke beberapa tempat. Percepatan pemulihan juga terus dilakukan, termasuk perbaikan bangunan-bangunan yang rusak.

Saat ini Gubernur memastikan bahwa masyarakat tidak ada yang tidak terlayani, walaupun ada kantor pelayanan yang sebagian masih rusak.

Baca Juga :  Dukung Instruksi Gubernur, Pemkab Kudus Awasi MBG Lewat CCTV dan Satgas Pendamping

Dalam kesempatan itu, Ahmad Luthfi mengimbau seluruh warga Jawa Tengah untuk sama-sama membangun ikatan sosial dan mengamankan wilayah, supaya senantiasa tercipta iklim demokrasi yang sejuk di provinsi ini.

“Saya imbau kepada masyarakat, tidak hanya Pekalongan tetapi seluruh wilayah Jawa Tengah. Bahwa Jawa Tengah merupakan rumah kita bersama. Tidak ada rasa kekhwatiran, tidak ada rasa was-was, semuanya berjalan normal, sehingga pembangunan di wilayah kita bisa dilakukan eksplorasi secara bersama-sama,” katanya.

Selain meninjau Kota Pekalongan, Gubernur Ahmad Luthfi juga berkunjung ke Kantor Bupati Pekalongan di Kajen dan Polres Batang. Ia sempat menggelar rapat terbatas bersama forkopimda setempat guna memastikan pelayanan publik di dua lokasi tersebut berjalan aman dan lancar.

Baca Juga :  Sosialisasi Program MBG di Magelang Perkuat Edukasi Gizi dan Dukung Pembangunan SDM

Ia menambahkan, kerugian materi di Jawa Tengah secara keseluruhan masih dihitung. Setidaknya dari 35 kabupaten/kota, ada 14 daerah yang harus dilakukan pemulihan (recovery).

Sementara itu, Wali Kota Pekalongan Achmad Afzan Arslan Djunaid, memastikan, pelayanan publik tidak terganggu meskipun kantor Setda dan kantor DPRD Kota Pekalongan sempat terbakar pada 30 Agustus 2025 lalu.

Dikatakan dia, proses pemulihan juga terus dilakukan dengan menjalin komunikasi dengan berbagai pihak termasuk kepada tokoh agama dan masyarakat. Aktivitas lain sesuai instruksi Menteri dalam Negeri juga sudah dilakukan seperti Gerakan Pangan Murah (GPM), dan sebagainya.***

Berita Terkait

JQH Jateng Dukung Penuh Sukses Prestasi dan Pelaksanaan MTQ Nasional XXXI Jateng
Ning Nawal Ingin Organisasi Perempuan Jadi Motor Pemberdayaan
Ning Nawal Ungkap Tren Positif Penanganan Stunting di Jawa Tengah
Atur Jarak Aman Bangunan, Jateng Dorong Raperda Garis Sempadan Lebih Komprehensif dan Adaptif
Kecamatan Berdaya Digeber, 576 Camat di Jateng Teken Komitmen
Gubernur Luthfi Ajak DPRD dan Pemda Satu Langkah Percepat Pembangunan
Banjir Meluas di Solo Raya, BPBD Jateng Intensifkan Evakuasi dan Logistik
Ahmad Luthfi Pastikan Kesehatan Hewan Kurban Lewat Program Healing

Berita Terkait

Sabtu, 18 April 2026 - 18:24 WIB

JQH Jateng Dukung Penuh Sukses Prestasi dan Pelaksanaan MTQ Nasional XXXI Jateng

Sabtu, 18 April 2026 - 06:47 WIB

Ning Nawal Ingin Organisasi Perempuan Jadi Motor Pemberdayaan

Sabtu, 18 April 2026 - 06:39 WIB

Ning Nawal Ungkap Tren Positif Penanganan Stunting di Jawa Tengah

Kamis, 16 April 2026 - 16:35 WIB

Atur Jarak Aman Bangunan, Jateng Dorong Raperda Garis Sempadan Lebih Komprehensif dan Adaptif

Kamis, 16 April 2026 - 16:28 WIB

Kecamatan Berdaya Digeber, 576 Camat di Jateng Teken Komitmen

Berita Terbaru