Pemprov Jateng Siapkan 1.257 Lahan untuk Pergudangan Koperasi Desa dan Kelurahan Marah Putih

- Reporter

Jumat, 21 November 2025 - 16:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SEMARANG – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menyiapkan 1.257 lahan siap bangun untuk pergudangan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP).

“Pada 17 Oktober tahun 2025 sudah peletakan batu pertama. Saat ini progresnya berjalan terus, ada 1257 lahan yang sudah siap bangun,” kata Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Mikro Menengah (UMKM), Provinsi Jateng, Eddy Sulistiyo Bramiyanto, usai menghadiri Musyawarah Wilayah Dewan Koperasi Indonesia Wilayah Jawa Tengah 2025,
di Gedung Gradhika Bhakti Praja, Kota Semarang, Jumat, 21 November 2025.

Untuk perkembangan KDMP di Jawa Tengah saat ini, tercatat 8.523 unit telah terbentuk badan hukumnya. Hingga Oktober 2025 sebanyak 3.891 diantaranya sudah beroperasi dengan total 136.112 anggota aktif serta modal bersama mencapai Rp 25,2 miliar.

Baca Juga :  Kereta Tegal Bahari dan Gumarang Gunakan Sarana Baru Ekonomi New Generation

Menteri Koperasi Ferry Juliantono, yang hadir mengatakan, jumlah lahan siap bangun pergudangan KDMP di Jawa Tengah termasuk sebanyak 32.000-an secara nasional. Kemudian untuk data bangunan fisik yang sedang dilakukan mencapai 16.000-an.

“Datanya terus di-update setiap hari. Mudah-mudahan tahun depan bisa selesai,” katanya.

Secara bentuk bangunan fisik, kata Ferry, pergudangan KDMP akan seperti minimarket modern yang nisa mengakomodasi ekonomi kerakyatan di desa-desa. Keberadaan KDMP diharapkan mampu bersinergi dengan koperasi yang sudah existing berdiri, Badan Usaha milik Desa (Bumdes), warung, hingga pasar tradisional.

“Itu kita akan bangun sinergi bersama. Bangun ekonomi rakyat secara bersama-sama. Musuh yang kita lawan itu yang serakahnomics,” ucapnya.

Lebih lanjut dia mengatakan, Jawa Tengah merupakan provinsi yang memiliki sejarah tersendiri bagi gerakan koperasi. Di mana untuk pertama kalinya koperasi dibangun di Banyumas. Kemudian juga banyak koperasi-koperasi yang tumbuh berkembang di Jateng.

Baca Juga :  KAI Daop 4 Semarang Sediakan 97 Ribu Tiket dan 99 Perjalanan KA per Hari Selama Libur Panjang Iduladha

“Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih kemarin juga diluncurkan di Kabupaten Klaten. Jadi saya harapkan Provinsi Jawa Tengah menjadi provinsinya koperasi modern Indonesia,” ucapnya.

Di tempat yang sama, Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin, menambahkan, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mengharapkan peran Dewan Koperasi Indonesia Wilayah Jawa Tengah untuk menguatkan koperasi yang ada. Baik itu koperasi unit desa (KUD) yang terus eksis hingga KDMP kedepannya.

“Dewan Koperasi Wilayah Jawa Tengah ini agar bisa mengatur, dan membimbing. Khususnya KUD-KUD dan KDMP agar bisa bersinergi, bertumbuh dengan baik di Jawa Tengah,” katanya.*

Berita Terkait

Ahmad Luthfi Andalkan Kepastian Hukum untuk Dongkrak Investasi Jawa Tengah
17.500 Pedagang Bakso Jateng Didorong Naik Kelas, Sertifikasi Halal Dipercepat
BPD Harus Bertransformasi, Luthfi Tekankan Peran Strategis Lewat KUR Mikro
Ahmad Luthfi Dorong Kadin Perkuat Peran Tangani Kemiskinan Ekstrem Jateng
Jateng Siapkan Mega Farm Sapi Perah Terbesar, Dorong Swasembada Susu Nasional
Gubernur Luthfi Sinkronkan HGB KITB untuk Pastikan Kepastian Hukum dan Kelancaran Investasi
Menteri Ferry Juliantono Apresiasi Langkah Cepat Jateng Kembangkan Koperasi
Jateng Jadi Model Nasional Penguatan Kemitraan MBG dan Ekonomi Pangan Lokal

Berita Terkait

Sabtu, 18 April 2026 - 13:49 WIB

Ahmad Luthfi Andalkan Kepastian Hukum untuk Dongkrak Investasi Jawa Tengah

Jumat, 17 April 2026 - 14:08 WIB

BPD Harus Bertransformasi, Luthfi Tekankan Peran Strategis Lewat KUR Mikro

Jumat, 17 April 2026 - 11:00 WIB

Ahmad Luthfi Dorong Kadin Perkuat Peran Tangani Kemiskinan Ekstrem Jateng

Kamis, 16 April 2026 - 20:03 WIB

Jateng Siapkan Mega Farm Sapi Perah Terbesar, Dorong Swasembada Susu Nasional

Rabu, 15 April 2026 - 12:21 WIB

Gubernur Luthfi Sinkronkan HGB KITB untuk Pastikan Kepastian Hukum dan Kelancaran Investasi

Berita Terbaru