Pengunjung Pasar Imlek Semawis Semarang Diminta Berkebaya

- Reporter

Jumat, 24 Januari 2025 - 19:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SEMARANG – Kali ini, masyarakat yang akan berkunjung ke Pasar Imlek Semawis (PIS), diminta memakai baju yang telah ditentukan oleh panitia. Bagi pengunjung wanita diminta untuk berkebaya, sedangkan untuk pengunjung pria dianjurkan mengenakan surjan atau kain sarung batik.

Ketua Komunitas Pecinan Semarang untuk Pariwisata (Kopi Semawis), Harjanto Halim mengungkapkan, kebaya merupakan simbol kearifan lokal perempuan Tionghoa, sekaligus simbol ke-Indonesiaan.

“Mangga dipakai, supaya nanti terlihat ribuan orang, puluhan ribu orang yang berkunjung ke Pasar Imlek Semawis terlihat berbondong, memakai kebaya dari berbagai daerah, berbagai budaya, bermacam etnis, karena kebaya maupun sarung batik merupakan simbol wujud keberagaman di tanah air,” terangnya, saat dihubungi, Kamis (23/1/2025).

Baca Juga :  Bus Manchester United Ikut Mudik Gratis Jateng, Ahmad Luthfi: Jangan-jangan Mudiknya ke Inggris?

Berlokasi di sepanjang Jalan Wot Gandul, lanjut Harjanto, pihaknya akan menghadirkan beragam atraksi budaya, kuliner khas, hingga pernak-pernik khas Imlek.

“Pasar Imlek Semawis akan kami selenggarakan selama tiga hari, mulai Sabtu (25/1/2025) hingga Senin (27/1/2025). Pengunjung bisa menikmati atraksi budaya, jamuan Tuk Panjang, hingga pembagian Kantong Imlek Hoki,” ujarnya.

Dijelaskan, Kantong Imlek Hoki menjadi salah satu daya tarik utama acara ini.

“Di dalam kantong ini, ada abu hio yang kami kumpulkan dari sembilan klenteng di Semarang, seperti Klenteng Pecinan, Bugangan, Tanah Mas, hingga Welahan. Abunya telah didoakan di Klenteng Tay Kak Sie, agar membawa berkah dan hoki bagi penerimanya,” jelasnya.

Selain abu hio, imbuhnya, kantong tersebut juga berisi koin hoki dan ciamsi dari sembilan klenteng.

Baca Juga :  Harmony of Java 2026, Saat KLa Project Menghidupkan Kembali Kenangan

“Kami berharap, apa yang ada di dalam Kantong Imlek Hoki ini bisa menjadi simbol harapan dan keberuntungan bagi masyarakat di tahun baru,” tambahnya.

Sebagai informasi, Pasar Imlek Semawis telah menjadi tradisi tahunan yang tidak hanya memperkuat identitas budaya Tionghoa di Kota Semarang, tetapi juga mendorong peningkatan kunjungan wisata. Dengan suasana yang meriah, acara ini diharapkan dapat menjadi ruang bagi masyarakat untuk menikmati kekayaan budaya, mempererat hubungan antarsesama, serta menyambut tahun baru dengan penuh sukacita.

Bagi masyarakat yang ingin menghadiri Pasar Imlek Semawis 2025, acara ini terbuka untuk umum tanpa tiket masuk alias gratis.

Berita Terkait

Film PIYE TO KIH? Tawarkan Humor Segar, Kisah Cinta Mukidi Punya Pesan Mendalam
GJLS: Berapi-api Racik Komedi dan Drama, Gelak Tawa Warnai Bioskop Semarang
Toys Kingdom Hadirkan ON THE WHEELS, Ajak Ayah dan Anak Ciptakan Petualangan Seru
Fazzio Youth Festival 2026 Jadi Pesta Pelajar, GOR Sritex Arena Penuh Sesak
Harmony of Java 2026, Saat KLa Project Menghidupkan Kembali Kenangan
25 Menit Menyusuri Kenangan dalam Tari Musikal Jejak Peradaban SMAN 1 Semarang
AZKO Edukasi Masyarakat Pentingnya Bijak Menggunakan Baterai
Baby Udon Hadir di Semarang, Kisah Perjuangan dan Kehilangan Mengundang Haru

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 17:37 WIB

Film PIYE TO KIH? Tawarkan Humor Segar, Kisah Cinta Mukidi Punya Pesan Mendalam

Minggu, 18 Oktober 2026 - 19:43 WIB

GJLS: Berapi-api Racik Komedi dan Drama, Gelak Tawa Warnai Bioskop Semarang

Kamis, 17 September 2026 - 15:03 WIB

Toys Kingdom Hadirkan ON THE WHEELS, Ajak Ayah dan Anak Ciptakan Petualangan Seru

Jumat, 28 Agustus 2026 - 17:31 WIB

Fazzio Youth Festival 2026 Jadi Pesta Pelajar, GOR Sritex Arena Penuh Sesak

Minggu, 23 Agustus 2026 - 12:28 WIB

Harmony of Java 2026, Saat KLa Project Menghidupkan Kembali Kenangan

Berita Terbaru