Petani Diminta Waspadai Cuaca Ekstrem pada Musim Tanam I

- Reporter

Rabu, 18 Desember 2024 - 16:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Zonajateng.id – Para petani diimbau untuk meningkatkan kewaspadaannya, terhadap cuaca ekstrem yang diprediksi akan terjadi pada musim ini.

Hal itu disampaikan Bupati Rembang Abdul Hafidz, pada tanam perdana padi di lahan sawah Desa Weton, Kecamatan Rembang, Rabu (18/12/2024). Menurutnya, cuaca ekstrem tahun ini diperkirakan masih terjadi seperti tahun sebelumnya. Hal itu berdasarkan rilis Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), yang disampaikan saat rapat koordinasi dengan Penjabat (Pj) Gubernur Jawa Tengah beberapa waktu lalu.

“Cuaca ekstrem ini tentu berisiko, tidak hanya bagi masyarakat umum, tetapi juga bagi nelayan dan sektor pertanian. Oleh karena itu, Dinas Pertanian dan Pangan (Dintanpan) harus selalu memperbarui informasi terkait kondisi cuaca,” ujar bupati.

Disampaikan, cuaca ekstrem biasanya disertai curah hujan tinggi, berpotensi menyebabkan banjir yang dapat merendam lahan pertanian hingga beberapa hari, dan merusak tanaman padi.

Baca Juga :  Pj Gubernur Jateng Undang BPK untuk Kuatkan Tata Kelola dan Akuntabilitas Keuangan Daerah

“Jadi, cuaca ekstrem yang diperkirakan BMKG empat kali lipat dari tahun sebelumnya harus diantisipasi oleh kelompok tani. Kita tidak boleh meremehkan, tetapi perlu langkah ekstra untuk menghadapinya, terutama di Kabupaten Rembang, bahkan di seluruh Jawa Tengah,” tegasnya.

Kepala Dintanpan Kabupaten Rembang, Agus Iwan Haswanto menjelaskan, petani perlu memastikan kondisi drainase tetap baik, agar lahan tidak terendam banjir akibat curah hujan tinggi.

“Pada musim ini, sebenarnya pasokan air cukup tersedia. Namun, yang terpenting adalah pengelolaan drainase, agar lahan tidak kebanjiran,” katanya.

Agus menyampaikan, total luas lahan pertanian yang akan ditanami padi pada MT I mencapai 26.634 hektare. Hingga saat ini, sekitar 53 persen atau 14.161 hektare lahan telah ditanami.

Baca Juga :  Polisi Tes Urine Anak Bunuh Ayah-Neneknya di Jaksel, Hasilnya Negatif

“Kami targetkan semua lahan sudah tertanami pada Januari mendatang. Dengan demikian, akan ada waktu yang cukup untuk proses walik dami. Semakin cepat padi ditanam, semakin besar peluang untuk memulai musim tanam II,” jelasnya.

Ditambahkan, jika seluruh lahan seluas 26 ribuan hektare tertanami dan walik dami mencapai 60 persen, pihaknya optimistis luas tanam dapat mencapai 40 ribuan hektare.

“Ini sudah cukup bagus untuk Kabupaten Rembang,” imbuhnya.

Pada kesempatan itu, juga diserahkan berbagai jenis bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) kepada kelompok tani. Bantuan tersebut diberikan kepada petani sebagai bagian dari komitmen pemerintah, dalam mendorong modernisasi pertanian, meningkatkan kesejahteraan petani, dan mendukung program swasembada pangan.

Berita Terkait

Pemprov Jateng Bergerak, Dampingi Keluarga Korban Tawuran dan Perundungan di Sragen dan Brebes
Ahmad Luthfi Pastikan Penanganan Banjir Solo Raya, Bantuan Terus Disalurkan
Retakan Tanggul Sungai Tuntang Picu Kewaspadaan, Pemprov Minta BBWS Gerak Cepat
11 Tokoh Inspiratif dari Berbagai Bidang Terima Anugerah Prestasi Indonesia 2026
Kejagung Tangkap Gus Yazid Terkait Dugaan Pencucian Uang
Tinjau Longsor Situkung Banjarnegara, Ahmad Luthfi Pastikan Hunian Sementara Siap 3 Hari
Kasus Atap Gedung Pemkab Brebes Ambruk, Ahmad Luthfi Awasi Penyelidikan Kepolisian
DPW dan 13 DPC PPP Kalimantan Selatan Deklarasi Dukung Agus Suparmanto

Berita Terkait

Minggu, 19 April 2026 - 12:31 WIB

Pemprov Jateng Bergerak, Dampingi Keluarga Korban Tawuran dan Perundungan di Sragen dan Brebes

Rabu, 15 April 2026 - 15:30 WIB

Ahmad Luthfi Pastikan Penanganan Banjir Solo Raya, Bantuan Terus Disalurkan

Jumat, 27 Maret 2026 - 14:43 WIB

Retakan Tanggul Sungai Tuntang Picu Kewaspadaan, Pemprov Minta BBWS Gerak Cepat

Selasa, 20 Januari 2026 - 09:11 WIB

11 Tokoh Inspiratif dari Berbagai Bidang Terima Anugerah Prestasi Indonesia 2026

Rabu, 24 Desember 2025 - 09:41 WIB

Kejagung Tangkap Gus Yazid Terkait Dugaan Pencucian Uang

Berita Terbaru

Pemerintahan

Taj Yasin Tegaskan Tak Ada Pemberhentian Guru Honorer di Jateng

Selasa, 26 Mei 2026 - 17:28 WIB