PNM Mekaar Jadi Rujukan, Gubernur Maluku Utara Dorong Perempuan Mandiri Usaha

- Reporter

Rabu, 28 Januari 2026 - 23:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta – Upaya memperkuat peran perempuan dalam ekonomi daerah terus diperkuat Pemerintah Provinsi Maluku Utara melalui kolaborasi dengan PT Permodalan Nasional Madani (PNM). Hal ini tercermin dalam kunjungan Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda, ke Menara PNM, Jakarta, Selasa (27/1).

Dalam kunjungan tersebut, Gubernur Sherly membahas penguatan program pemberdayaan perempuan di Maluku Utara, salah satunya melalui Program PNM Mekaar (Membina Ekonomi Keluarga Sejahtera) yang selama ini menyasar perempuan prasejahtera pengusaha ultra mikro.

Gubernur Maluku Utara juga berkesempatan berinteraksi langsung dengan sejumlah nasabah PNM Mekaar yang telah mendapatkan pendampingan usaha. Para nasabah tersebut menjalankan beragam usaha, mulai dari kuliner, batik, hingga produksi makanan ringan.

Dalam dialog bersama nasabah, Gubernur Sherly menyoroti pentingnya kedisiplinan dan kebersamaan sebagai kunci keberhasilan perempuan dalam membangun usaha. Ia juga menggali pengalaman para nasabah sebagai inspirasi bagi perempuan di Maluku Utara yang tengah merintis usaha.

Baca Juga :  Luthfi-Manaf Teken Kerja Sama Rp1,06 Triliun, Buka Peluang Ekonomi Baru

Dewi Susanti, nasabah PNM Mekaar Cabang Depok, membagikan pengalamannya selama enam tahun bergabung dalam program PNM Mekaar.

“Saya sudah menjadi nasabah PNM Mekaar kurang lebih enam tahun. Kuncinya disiplin. Kami sangat terbantu dengan adanya program PNM Mekaar karena bisa membuka usaha untuk membantu ekonomi keluarga. Kebetulan saya juga ketua kelompok dan di kelompok inilah kami saling menguatkan serta berbagi pengalaman usaha,” ujar Dewi.

Pengalaman serupa dirasakan Wiwin Winarti, nasabah PNM Mekaar Cabang Depok. Ia tak menyangka mendapat kesempatan berdialog langsung dengan Gubernur Maluku Utara.

“Benar-benar tidak menyangka bisa bertemu langsung dengan Ibu Gubernur. Melalui pendampingan PNM, kami juga diajari cara mengelola sampah di rumah. Sekarang jadi tahu mana sampah yang bisa dipilah dan dimanfaatkan, bahkan bisa bernilai. Lumayan sekali, bisa membantu ekonomi keluarga,” tutur Wiwin.

Baca Juga :  Investasi Pabrik Sepatu di Brebes Capai Rp1,65 Triliun, Serap Ribuan Tenaga Kerja Lokal

Sekretaris Perusahaan PNM, Dodot Patria Ary, menyampaikan komitmen PNM dalam memperluas akses pemberdayaan perempuan hingga ke wilayah timur Indonesia.

“Kami terus berkomitmen memperkuat pemberdayaan perempuan di desa-desa. Di Maluku Utara, saat ini PNM tengah mengembangkan beberapa unit layanan untuk menjangkau dan melayani ibu-ibu agar dapat tumbuh dan berdaya secara ekonomi,” ujar Dodot.

Kolaborasi antara Pemerintah Provinsi Maluku Utara dan PNM diharapkan dapat memperluas dampak program pemberdayaan perempuan, sekaligus mendorong tumbuhnya usaha ultra mikro yang berkelanjutan sebagai penggerak ekonomi keluarga dan daerah.***

Berita Terkait

Dari Borobudur, Jateng Satukan Destinasi Wisata Lima Kabupaten/Kota
Perkuat Ekonomi Daerah, BPD Diminta Permudah Pembiayaan UMKM
Pelantikan Apindo, Gus Yasin Pesan Chemistry Pengusaha dan Serikat Kerja Kunci Utama Hadapi Tekanan Geopolitik
Pernah Ditolak di Pintu Kantor, Moko Garment Kini Tembus Pasar Global
Jateng Perkuat Branding Wisata Ramah Muslim untuk Gaet Wisatawan Mancanegara
Jateng dan Kedungsepur Satukan Langkah Wujudkan Pariwisata Berkelanjutan
Jateng Optimistis Pariwisata dan Ekonomi Syariah Pacu Pertumbuhan Ekonomi
Penurunan TKD Tak Goyahkan Pembangunan Jateng, Ini Strategi Luthfi

Berita Terkait

Kamis, 4 Juni 2026 - 09:28 WIB

Dari Borobudur, Jateng Satukan Destinasi Wisata Lima Kabupaten/Kota

Rabu, 3 Juni 2026 - 17:53 WIB

Perkuat Ekonomi Daerah, BPD Diminta Permudah Pembiayaan UMKM

Rabu, 3 Juni 2026 - 14:38 WIB

Pelantikan Apindo, Gus Yasin Pesan Chemistry Pengusaha dan Serikat Kerja Kunci Utama Hadapi Tekanan Geopolitik

Rabu, 3 Juni 2026 - 06:45 WIB

Pernah Ditolak di Pintu Kantor, Moko Garment Kini Tembus Pasar Global

Rabu, 3 Juni 2026 - 06:23 WIB

Jateng Perkuat Branding Wisata Ramah Muslim untuk Gaet Wisatawan Mancanegara

Berita Terbaru