Program Balik Rantau Gratis Jateng 2026 Dibuka, Bus Berangkat 28 Maret

- Reporter

Rabu, 11 Maret 2026 - 12:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SEMARANG – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah terus memanjakan warganya, khususnya mereka yang hendak melakukan arus balik usai mudik Lebaran berupa Balik Rantau Gratis 2026. Simak waktu pendaftarannya.

Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Tengah, Arief Djatmiko, mengatakan, program Balik Rantau Gratis Tahun 2026 akan dilakukan pada 28 Maret 2026 untuk pemberangkatan armada bus, dan 27 Maret 2026 untuk moda kereta api (KA).

“Pendaftaran Balik Rantau Gratis dibuka pada tanggal 12 dan 13 Maret. Tanggal 12 Maret itu pendaftaran untuk kereta api dan tanggal 13 Maret itu pembukaan pendaftaran untuk bis,” kata Miko, sapannya ditemui di kantornya, Rabu 4 Maret 2026.

Masyarakat yang berminat bisa melakukan pendaftaran melalui aplikasi online Pedamateng di laman https://pedamateng.penghubung.jatengprov.go.id/. Website Pedamateng merupakan laman remsi milik Provinsi Jawa Tengah yang dikelola oleh Badan Penghubung untuk mendaftar. Tidak hanya itu, bisa juga mendaftar di aplikasi JNN (Jateng Ngopeni Nglakoni) yang bisa diunduh secara bebas.

Verifikasi pendaftaran akan dilakukan pada 14-16 Maret 2026. Kemudian, penerbintan E-Tiket tanggal 17 Maret 2026. Dengan finalisasi persiapan pelaksanaan Balik Rantau Gratis pada 25-26 Maret 2026.

Baca Juga :  Tanggul Sungai Silandak Ditutup, BPBD Jateng Siapkan Penanganan Banjir Jangka Panjang

Dengan persyaratan yang mudah, jelas Miko lebih lanjut yaitu memiliki KTP domisili Jawa Tengah, bekerja di sektor informal berpenghasilan rendah seperti penarik ojek, asisten rumah tangga, pedagang asongan-kaki lima, buruh, pengemudi dan lainnya dibuktikan dengan dokumentasi yang menjelaskan pekerjaannya.

“Pendaftaran 1 keluarga maksimal 4 orang. Dan tentu saja karena ini kan kita berbicara terkait dengan program-program Jateng harus punya rekening Bank Jateng,” jelasnya.

Untuk armada bus berjumlah 68 unit, tersedia 3.400 seat atau tempat duduk untuk 3.400 warga. Sedangkan untk armada KA berkapasitas 320 seat berupa KA Tawang Jaya Premium.

Dengan titik pemberangkatan utama armada bus melalui Asrama Haji Donohudan Boyolali dengan satelit atau titik pemberangkatan terdekat dari Terminal Tipe B Pilangsari Sragen, Terminal Tipe B Tegalgede Kabupaten Karanganyar, Terminal Tipe A Giriadipura Klaten, dan Terminal Tipe A Ir Soekarno Klaten.

Baca Juga :  Jaga Kesehatan Masyarakat, Waka DPRD Jateng Minta Puskesmas dan Posyandu Optimalkan Layanan

Titik pemberangkatan bus selanjutnya di Terminal Tipe A Mangkang Kota Semarang dengan satelit dari Terminal Tipe A Kabupaten Demak. Kemudian Terminal Tipe A Bulupitu Kabupaten Banyumas dengan satelit dari Kantor Dishub Kabupaten Cilacap; Terminal Kebumen; Terminal Banjarnegara; Terminal Purbalingga.

Selanjutnya juga dilakukan pemberangkatan mandiri melali Pendapa Kabupaten Blora, Kantor Dishub Kabupaten Magelang, dan Pendapa Kabupaten Kendal. Oleh karena itu, 3.400 seat, menurut Miko, hendaknya dimanfaatkan warga.

“Pemerintah Jawa Tengah komitmenlah ya bagaimana membantu masyarakat berpenghasilan rendah untuk meringankan beban mereka. Mudik itu kan perlu biaya cukup tinggi ya sehingga pemerintah memang menyediakan itu untuk masyarakat pekerja informal seperti pedagang-pedagang kecil, pedagang-pedagang UMKM yang ada di Jakarta,” ujarnya.

Miko memastikan bahwa armada bus yang dipakai pada program Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, dan Wakil Gubernur Taj Yasin Maimoen, itu telah dilakukan pengecekan atau rampcheck terlebih dahulu. “Rampcheck dilakukan H-1 sebelum pemberangkatan di terminal yang telah ditentukan,” ungkapnya.*

Berita Terkait

Sekda Jateng Ajak Pemuda Wujudkan Semangat Sumpah Pemuda Lewat Aksi Nyata
Jateng Berhasil Tekan Angka Perkawinan Anak, Sinergi Lintas Lembaga Jadi Kunci
Sinergi TNI AL dan Instansi Terkait, 15.000 Liter Air Bersih Disalurkan di Pati
Taj Yasin Tinjau Hybrid Seawall Demak, Warga Mulai Rasakan Manfaatnya
Jaga Cadangan Air Tanah, Taj Yasin Gaungkan Gerakan Sak Omah Sak Sumur Resapan
Pemprov Jateng Evaluasi Keamanan Porprov Usai Atlet Selam Jepara Meninggal Dunia
Cegah Api Meluas, Ahmad Luthfi Perintahkan Penyisiran di Kawasan Gunung Lawu
Taj Yasin: Perubahan Perda Pajak dan Retribusi Disesuaikan dengan Kebutuhan Daerah

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 12:56 WIB

Sekda Jateng Ajak Pemuda Wujudkan Semangat Sumpah Pemuda Lewat Aksi Nyata

Rabu, 28 Oktober 2026 - 07:53 WIB

Jateng Berhasil Tekan Angka Perkawinan Anak, Sinergi Lintas Lembaga Jadi Kunci

Selasa, 27 Oktober 2026 - 18:41 WIB

Taj Yasin Tinjau Hybrid Seawall Demak, Warga Mulai Rasakan Manfaatnya

Selasa, 27 Oktober 2026 - 16:35 WIB

Jaga Cadangan Air Tanah, Taj Yasin Gaungkan Gerakan Sak Omah Sak Sumur Resapan

Senin, 26 Oktober 2026 - 18:40 WIB

Pemprov Jateng Evaluasi Keamanan Porprov Usai Atlet Selam Jepara Meninggal Dunia

Berita Terbaru