Sekda dan Ribuan Pelari Ramaikan Friendship Run Borobudur Maraton 2025

- Reporter

Minggu, 28 September 2025 - 13:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANYUMAS – Wajah Putri Maesaroh (29) nampak penuh peluh usai melewati garis finish pada ajang Bank Jateng Friendship Run (BJFR) Borobudur Maraton 2025 Purwokerto, di Pendopo Si Panji, Kabupaten Banyumas, Ahad, 28 September 2025.

Namun, sungging senyumnya acap merekah dari bibirnya. Sebab, bagi Putri, melewati garis finish itu adalah capaian luar biasa. Tak ayal, momentum itu tak luput diabadikan melalui swafoto dengan ponselnya.

Pagi itu, penampilan Putri berbeda dari para peserta lainnya. Ia memakai kostum olahraga bermotif batik. Dari penampilan itu, dia ingin mengenalkan Jawa Tengah melalui ajang Bank Jateng Friendship Run (BJFR) Borobudur Maraton 2025 Purwokerto. “Kostum ini menunjukkan bahwa Jawa Tengah itu unik, dan selalu menjadi kebanggaan masyarakatnya,” kata Putri.

Baca Juga :  Borobudur Marathon 2025 Diikuti 38 Negara, Perputaran Ekonomi Diprediksi Lebih dari Rp 73 Miliar

Dia bilang, ide awalnya ingin memakai kebaya. Akan tetapi akhirnya memutuskan untuk mengombinasikan atasan kebaya yang didesain dengan bahan jersey olahraga. “Dari jersey bentuk motif kebaya ini untuk menunjukkan keunikan dengan warna yang cerah,” ucapnya.

Perempuan yang sehari-hari bekerja di Cirebon ini sengaja datang ke Banyumas untuk meramaikan acara tersebut. Menurutnya, Borobudur Marathon merupakan ajang yang layak dibanggakan masyarakat Jateng.

Sekretaris Daerah Provinsi Jateng, Sumarno mengatakan, ada 1.000 peserta yang terdata mengikuti Bank Jateng Friendship Run (BJFR) Borobudur Maraton 2025 Purwokerto ini. Agenda lari tersebut sebagai rangkaian untuk menuju gelaran Borobudur Marathon pada tanggal 16 November 2025.

“Programnya untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat, agar gemar berolahraga,” katanya.

Selain itu, pariwisata olahraga (sport tourism) ini juga bertujuan mendatangkan orang dari luar Jateng masuk ke provinsi ini. Dengan begitu, ekonomi menjadi berkambang.

Baca Juga :  Gubernur Ahmad Luthfi Dukung Transformasi Basket Jateng Menuju Industri Olahraga Modern

Bupati Banyumas, Sadewo Tri Lastiono, mengatakan, Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi, meminta pemerintah kabupaten/kota mendukung Borobudur Marathon 2025 melalui ajang pre-event.

“Alhamdulillah Purwokerto dipilih menjadi salah satu pendukung,” katanya.

Dengan digelarnya ajang tersebut, Kabupaten Banyumas mendapat manfaat ekonomi. Di mana hotel dan penginapan lain laku, serta sektor konsumsi seperti Usaha Mikro Kecil dan Menengah juga laku.

Wakil Redaktur Pelaksana Harian Kompas, Antonius Tomy Trinugroho, mengatakan, ajang Borobudur Marathon 2025 selalu menjadi agenda menarik bagi para pelari. Rencananya nanti akan diikuti 10 ribu peserta baik dari dalam maupun luar negeri.

Berita Terkait

Ikut PSMTI Walk & Run 2026, Gus Yasin Kampanyekan Hidup Sehat
Event Tidar Borobudur 10K Sukses Besar, Ribuan Pelari Padati Kota Magelang
Purwokerto Half Marathon 2026 Berlangsung Semarak, Pelari Sebut Fasilitas Memuaskan
Purwokerto Half Marathon 2026 Siap Pecahkan Dua Rekor MURI Sekaligus
Peserta 44 Negara Ramaikan Red Dress Run, Budaya Jateng Curi Perhatian Dunia
Sirnas Padel 2026 Cetak Rekor Peserta, 800 Atlet Ramaikan Sport Tourism Jateng
Jawa Tengah Siap Jadi Tuan Rumah Lebih Banyak Event Olahraga Nasional
Sekda Jateng Buka Baveti 2026, Tekankan Kebersamaan dan Kesehatan Atlet Veteran

Berita Terkait

Minggu, 24 Mei 2026 - 18:32 WIB

Ikut PSMTI Walk & Run 2026, Gus Yasin Kampanyekan Hidup Sehat

Minggu, 24 Mei 2026 - 11:27 WIB

Event Tidar Borobudur 10K Sukses Besar, Ribuan Pelari Padati Kota Magelang

Minggu, 17 Mei 2026 - 19:03 WIB

Purwokerto Half Marathon 2026 Berlangsung Semarak, Pelari Sebut Fasilitas Memuaskan

Minggu, 17 Mei 2026 - 07:29 WIB

Purwokerto Half Marathon 2026 Siap Pecahkan Dua Rekor MURI Sekaligus

Sabtu, 9 Mei 2026 - 05:26 WIB

Peserta 44 Negara Ramaikan Red Dress Run, Budaya Jateng Curi Perhatian Dunia

Berita Terbaru