Semarak Hari Pahlawan di Kota Atlas, 10 Ribu Pelajar Bentangkan Merah Putih 1.945 Meter

- Reporter

Senin, 10 November 2025 - 19:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SEMARANG – Peringatan Hari Pahlawan 2025 di Kota Atlas berlangsung meriah, dengan kirab bentangan kain merah putih sepanjang 1.945 meter, Senin (10/11/2025).

Kirab sejauh 2,4 kilometer itu diikuti 10 ribu pelajar, yang membentangkan merah putih dari Balai Kota Semarang hingga Lapangan Simpang Lima.

Siswi SMP Negeri 1 Semarang, Nadia Alkhatiri, mengaku antusias mengikuti kegiatan tersebut. Meski harus berjalan di bawah terik matahari, dia merasa mendapat banyak pengalaman berharga.

“Menyenangkan, meski capek juga. Tapi karena aku suka sekali, kegiatan ini menumbuhkan semangat nasionalisme,” ujarnya.

Menurut Nadia, keikutsertaannya dalam kirab, merupakan wujud penghargaan terhadap jasa para pahlawan.

“Sebagai generasi penerus yang kelak memimpin negeri, kita harus belajar dan menghargai perjuangan pahlawan,” imbuhnya.

Baca Juga :  Pemprov Apresiasi MEJIC 2025, Harapkan Jadi Duta Budaya Jawa Tengah di Dunia

Mewakili gubernur Jateng Ahmad Luthfi dan wakilnya Taj Yasin Maimoen (Gus Yasin),Kepala Biro Hukum Setda Provinsi Jawa Tengah Haerudin, mengapresiasi kegiatan yang diinisiasi DPP Pemuda Panca Marga (PPM) itu. Menurutnya, kirab merah putih bukan sekadar arak-arakan bendera, melainkan pengingat atas pengorbanan pahlawan bangsa.

“Ini bukan sekadar kirab, tetapi wujud nyata cinta tanah air dan simbol persatuan bangsa. Merah putih bukan hanya warna, tetapi makna keberanian dan kesucian bangsa Indonesia,” ujar Haerudin, mewakili Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi.

Dia juga mengingatkan, peringatan Hari Pahlawan menjadi momentum mempererat persatuan antar elemen bangsa. Ditambahkan, perjuangan di era modern tidak lagi dengan mengangkat senjata, tetapi dengan berkarya dan berkontribusi sesuai kemampuan masing-masing.

Baca Juga :  Pesantren Obah Perkuat Daya Saing Santri Jateng hingga Kuliah ke Luar Negeri

“Melalui kirab merah putih ini, mari kita perkuat semangat persamaan, solidaritas, dan gotong royong. Buktikan bahwa Jawa Tengah tetap aman, ayem, dan guyub rukun,” bebrr Haerudin.

Sementara itu, Ketua Panitia Kirab Merah Putih 2025, Adi Siswanto Wisnu Nugroho menjelaskan, kegiatan itu merupakan kali kedua digelar sejak 2022.

“Pada 2022, kain merah putih yang dikirab sepanjang 1.001 meter, dengan 7.000 panji bendera merah putih. Tahun ini panjangnya mencapai total 1.945 meter, ditambah pengusungan lambang negara Garuda Pancasila setinggi lima meter,” jelasnya.

Adi menambahkan, kirab kali ini juga mencatatkan rekor dari Lembaga Prestasi Indonesia-Dunia (Leprid). Usai kirab, kegiatan dilanjutkan dengan pemecahan rekor tari tabola bale yang melibatkan 10 ribu peserta.*

Berita Terkait

Ahmad Luthfi-Taj Yasin Buka Beasiswa untuk Guru Madin, Simak Cara Daftarnya
Penghargaan Bergengsi Diraih Zharev Education Center, Ini Keunggulan Programnya
Di Era Digital, Nawal Yasin Tekankan Pentingnya Bonding Ayah dan Anak
Ahmad Luthfi dan Mendikdasmen Apresiasi 10 Ribu Guru TK, Tetap Mendidik dengan Hati
Peringati Hari Santri 2026, Pemprov Jateng Siapkan Enam Program Pemberdayaan Pesantren
Kisah Santri Jateng Kuliah di China dan Mesir Berkat Beasiswa Pesantren Obah
Ahmad Luthfi: 555 Ribu Santri Jateng Punya Peran Strategis Bangun Ekonomi
Jelang Hari Santri, Gerakan Roan Digelar Serentak di 117 Ponpes Jateng

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 17:10 WIB

Ahmad Luthfi-Taj Yasin Buka Beasiswa untuk Guru Madin, Simak Cara Daftarnya

Senin, 26 Oktober 2026 - 16:23 WIB

Di Era Digital, Nawal Yasin Tekankan Pentingnya Bonding Ayah dan Anak

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 16:22 WIB

Ahmad Luthfi dan Mendikdasmen Apresiasi 10 Ribu Guru TK, Tetap Mendidik dengan Hati

Jumat, 23 Oktober 2026 - 06:59 WIB

Peringati Hari Santri 2026, Pemprov Jateng Siapkan Enam Program Pemberdayaan Pesantren

Kamis, 22 Oktober 2026 - 19:57 WIB

Kisah Santri Jateng Kuliah di China dan Mesir Berkat Beasiswa Pesantren Obah

Berita Terbaru