Sosialisasi di Desa Sambeng, DPR-BGN Paparkan Mekanisme Pelaksanaan MBG Secara Menyeluruh

- Reporter

Jumat, 28 November 2025 - 13:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Purworejo – Program Makan Bergizi (MBG) kembali disosialisasikan kepada masyarakat sebagai upaya memperkuat literasi gizi dan memastikan pelaksanaan program berjalan sesuai standar yang telah ditetapkan pemerintah seperti yang baru saja dilakukan di Desa Sambeng, kec. Bayan, Purworejo Rabu, (26/11).

Dalam kegiatan sosialisasi yang berlangsung bersama sejumlah mitra kerja, DPR RI menegaskan bahwa pengawasan terhadap program ini menjadi bagian yang tidak dapat dipisahkan dari komitmen peningkatan kualitas kesehatan masyarakat.

Anggota Komisi IX DPR RI, Nafa Indria Urbach, yang hadir melalui video daring menegaskan bahwa seluruh proses pelaksanaan MBG harus dipantau secara menyeluruh dan terkoordinasi. Ia menilai bahwa sosialisasi bukan hanya menjadi ajang menyampaikan informasi, tetapi juga sarana edukasi bagi masyarakat agar memahami pentingnya konsumsi makanan bergizi setiap hari.

Baca Juga :  Gubernur Ahmad Luthfi Diapresiasi, Jateng Terdepan Jalankan Program Gizi Anak

“Kami memastikan bahwa setiap tahapan pelaksanaan program berjalan sesuai prosedur dan standar yang telah ditetapkan. Sosialisasi seperti ini menjadi kesempatan penting untuk membangun pemahaman masyarakat sehingga dukungan terhadap program semakin kuat,” ucap Nafa Indria Urbach.

Ia menambahkan bahwa pengawasan dilakukan melalui pemantauan langsung di lapangan, mulai dari kualitas menu hingga proses penyiapan makanan. Evaluasi terus dilakukan secara berkelanjutan agar setiap kendala dapat segera diatasi. Menurutnya, umpan balik dari masyarakat menjadi bahan penting dalam penyempurnaan kebijakan, sehingga program dapat memberikan manfaat nyata bagi generasi muda yang sedang dalam masa tumbuh kembang.

Dalam kesempatan yang sama, Tenaga Ahli BGN, Teguh Suparngadi, menekankan bahwa program MBG merupakan bagian dari upaya besar pemerintah untuk memperbaiki kualitas kesehatan masyarakat secara berkelanjutan.

Baca Juga :  Bunda PAUD Jateng Hadir di Tengah Banjir Pati, Bawa Harapan untuk Anak-Anak

“Program ini dirancang dengan prinsip pemenuhan energi, keseimbangan gizi, serta kebersihan dan keamanan pangan. Menu yang disusun tidak hanya sekadar mengenyangkan, tetapi benar-benar disesuaikan dengan kebutuhan anak agar manfaatnya optimal,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Desa Sambeng, Toni Irawan, menilai bahwa MBG membawa dampak positif tidak hanya bagi kesehatan, tetapi juga bagi pemberdayaan ekonomi lokal. Menurutnya, pelibatan UMKM, petani, dan penyedia pangan setempat menjadi bukti bahwa program ini turut mendorong pergerakan ekonomi masyarakat. Ia menyambut baik upaya sosialisasi yang berkelanjutan agar masyarakat semakin memahami esensi program ini.

Melalui sinergi yang baik antara DPR RI, BGN, pemerintah desa, dan masyarakat, Program MBG diharapkan mampu menjadi fondasi kuat dalam pembangunan sumber daya manusia yang sehat dan unggul di masa depan.***

Berita Terkait

JQH Jateng Dukung Penuh Sukses Prestasi dan Pelaksanaan MTQ Nasional XXXI Jateng
Ning Nawal Ingin Organisasi Perempuan Jadi Motor Pemberdayaan
Ning Nawal Ungkap Tren Positif Penanganan Stunting di Jawa Tengah
Atur Jarak Aman Bangunan, Jateng Dorong Raperda Garis Sempadan Lebih Komprehensif dan Adaptif
Kecamatan Berdaya Digeber, 576 Camat di Jateng Teken Komitmen
Gubernur Luthfi Ajak DPRD dan Pemda Satu Langkah Percepat Pembangunan
Banjir Meluas di Solo Raya, BPBD Jateng Intensifkan Evakuasi dan Logistik
Ahmad Luthfi Pastikan Kesehatan Hewan Kurban Lewat Program Healing

Berita Terkait

Sabtu, 18 April 2026 - 18:24 WIB

JQH Jateng Dukung Penuh Sukses Prestasi dan Pelaksanaan MTQ Nasional XXXI Jateng

Sabtu, 18 April 2026 - 06:47 WIB

Ning Nawal Ingin Organisasi Perempuan Jadi Motor Pemberdayaan

Sabtu, 18 April 2026 - 06:39 WIB

Ning Nawal Ungkap Tren Positif Penanganan Stunting di Jawa Tengah

Kamis, 16 April 2026 - 16:35 WIB

Atur Jarak Aman Bangunan, Jateng Dorong Raperda Garis Sempadan Lebih Komprehensif dan Adaptif

Kamis, 16 April 2026 - 16:28 WIB

Kecamatan Berdaya Digeber, 576 Camat di Jateng Teken Komitmen

Berita Terbaru