Taj Yasin di Haul Mbah Moen: Ulama Jadi Penjaga Nilai dan Persatuan Bangsa

- Reporter

Rabu, 20 Mei 2026 - 10:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DEMAK – Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen menegaskan pentingnya menjaga kedekatan dengan tokoh-tokoh yang membawa nilai kebaikan dan keteladanan dalam kehidupan bermasyarakat.

Hal itu disampaikannya saat menghadiri Peringatan Haul ke-7 KH Maimoen Zubair, di Serambi Masjid Agung Demak, Selasa malam, 19 Mei 2026.

Dalam acara yang digelar Mutakhorrijin Mutakhorrijat Al Anwar (HIMMA) Kabupaten Demak itu, sosok yang akrab disapa Gus Yasin tersebut mengajak masyarakat untuk terus merawat tradisi menghormati guru, tokoh masyarakat, dan para ulama yang selama hidupnya memberikan pengabdian bagi bangsa dan umat.

“Ketika kita mencintai orang-orang baik dan dekat dengan mereka, mudah-mudahan kita juga mendapat keberkahan dari keteladanan yang mereka tinggalkan,” kata Wagub, yang juga putra Almaqfurlah Mbah Maimoen Zubaer itu.

Suasana acara berlangsung hangat dan khidmat. Ratusan jamaah dan masyarakat hadir mengikuti rangkaian doa bersama, pembacaan shalawat, serta mendengarkan nasihat kebangsaan dan kemasyarakatan dari para tokoh agama.

Baca Juga :  KTP Dipinjam hingga Bansos Terhenti, Ahmad Luthfi Kembalikan Hak Darmi

Dalam sambutannya, Gus Yasin menekankan pentingnya rasa syukur dan kepedulian sosial dalam kehidupan sehari-hari. Menurutnya, nilai-nilai tersebut dapat diwujudkan melalui tindakan sederhana seperti menjaga hubungan baik antarsesama, membantu masyarakat, dan terus memperbaiki diri.

Ia juga mengingatkan bahwa keberadaan ulama, kiai, dan tokoh masyarakat memiliki peran penting dalam menjaga harmoni sosial.

Menurutnya, para tokoh tersebut bukan hanya mengajarkan ilmu, tetapi juga memberikan teladan dalam kehidupan bermasyarakat.

“Tokoh-tokoh seperti Mbah Maimoen bukan hanya mengajarkan pengetahuan, tetapi juga kebijaksanaan hidup. Itu yang membuat beliau begitu dicintai banyak kalangan,” ujarnya.

Putra Mbah Moen itu mengenang sosok ayahnya sebagai pribadi sederhana yang memiliki pandangan luas dan perhatian besar terhadap masyarakat.

Banyak nasihat beliau, kata Gus Yasin, yang baru dipahami maknanya setelah dijalani dalam kehidupan nyata.

Menurutnya, tantangan saat ini bukan hanya soal pendidikan formal, tetapi juga bagaimana menjaga nilai kebijaksanaan, empati, dan keteladanan di tengah perubahan zaman yang cepat.

Baca Juga :  Heri Pudyatmoko Tegaskan Layanan Kesehatan dan Pendidikan Jadi Fondasi Kesejahteraan Hidup Perempuan

Karena itu, ia berharap tradisi pengajian, ruang diskusi, dan pertemuan masyarakat seperti haul dapat terus menjadi sarana memperkuat persaudaraan dan kebersamaan lintas generasi.

“Yang terpenting adalah bagaimana ilmu dan keteladanan itu bisa memberi manfaat bagi masyarakat luas,” katanya.

Gus Yasin juga optimistis nilai-nilai kebersamaan dan budaya saling menghormati masih kuat di tengah masyarakat Indonesia. Menurutnya, selama masyarakat masih dekat dengan tokoh-tokoh yang membawa pesan kedamaian dan kemanusiaan, maka kehidupan sosial akan tetap terjaga dengan baik.

Sebagai informasi, KH Maimoen Zubair wafat pada 6 Agustus 2019 atau bertepatan dengan 5 Dzulhijjah 1440 Hijriah di Makkah, Arab Saudi. Sosok pengasuh Pondok Pesantren Al Anwar Sarang tersebut hingga kini masih dikenang luas sebagai figur pemersatu dan panutan masyarakat dari berbagai kalangan.***

Berita Terkait

Jateng Perketat Pemberantasan Judi Online, ASN yang Terlibat Terancam Sanksi
Sekda Jateng Ajak Pemuda Wujudkan Semangat Sumpah Pemuda Lewat Aksi Nyata
Jateng Berhasil Tekan Angka Perkawinan Anak, Sinergi Lintas Lembaga Jadi Kunci
Sinergi TNI AL dan Instansi Terkait, 15.000 Liter Air Bersih Disalurkan di Pati
Taj Yasin Tinjau Hybrid Seawall Demak, Warga Mulai Rasakan Manfaatnya
Jaga Cadangan Air Tanah, Taj Yasin Gaungkan Gerakan Sak Omah Sak Sumur Resapan
Pemprov Jateng Evaluasi Keamanan Porprov Usai Atlet Selam Jepara Meninggal Dunia
Cegah Api Meluas, Ahmad Luthfi Perintahkan Penyisiran di Kawasan Gunung Lawu

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 15:33 WIB

Jateng Perketat Pemberantasan Judi Online, ASN yang Terlibat Terancam Sanksi

Rabu, 28 Oktober 2026 - 12:56 WIB

Sekda Jateng Ajak Pemuda Wujudkan Semangat Sumpah Pemuda Lewat Aksi Nyata

Rabu, 28 Oktober 2026 - 07:53 WIB

Jateng Berhasil Tekan Angka Perkawinan Anak, Sinergi Lintas Lembaga Jadi Kunci

Selasa, 27 Oktober 2026 - 20:02 WIB

Sinergi TNI AL dan Instansi Terkait, 15.000 Liter Air Bersih Disalurkan di Pati

Selasa, 27 Oktober 2026 - 18:41 WIB

Taj Yasin Tinjau Hybrid Seawall Demak, Warga Mulai Rasakan Manfaatnya

Berita Terbaru