Heri Pudyatmoko Tegaskan Layanan Kesehatan dan Pendidikan Jadi Fondasi Kesejahteraan Hidup Perempuan

- Reporter

Kamis, 18 Desember 2025 - 10:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Zonajateng.id – Kualitas hidup perempuan di Jawa Tengah masih menghadapi tantangan struktural yang tidak bisa diselesaikan hanya dengan program jangka pendek.

Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah, Heri Pudyatmoko menegaskan bahwa akses kesehatan dan pendidikan merupakan dua faktor kunci yang sangat menentukan kualitas hidup perempuan secara berkelanjutan.

Menurut Heri, berbagai indikator pembangunan menunjukkan bahwa perempuan masih berada pada posisi rentan ketika akses terhadap layanan dasar belum merata, terutama di wilayah pedesaan dan daerah dengan tingkat kemiskinan tinggi.

“Kualitas hidup perempuan tidak bisa dilepaskan dari sejauh mana negara hadir memastikan layanan kesehatan yang aman dan pendidikan yang berkelanjutan. Ketika perempuan tertinggal di dua sektor ini, maka dampaknya akan berantai; ke anak, keluarga, hingga masyarakat,” ungkapnya.

Heri juga menyoroti bahwa persoalan kesehatan perempuan bukan hanya terkait layanan medis, tetapi juga menyangkut kesehatan ibu dan anak, gizi, sanitasi, serta literasi kesehatan reproduksi.

Baca Juga :  Dari Desa Layansari Cilacap, Harapan Gizi Sehat untuk Anak Bangsa Digelorakan

Angka kematian ibu, stunting, hingga pernikahan dini, menurutnya, masih menjadi alarm serius yang mencerminkan kualitas hidup perempuan secara nyata.

“Jika angka kematian ibu masih tinggi atau pernikahan dini masih terjadi, itu bukan sekadar isu kesehatan atau budaya, tapi indikator bahwa sistem pendidikan dan perlindungan sosial belum bekerja optimal,” tegasnya.

Di sektor pendidikan, Heri menilai perempuan masih menghadapi hambatan struktural. Mulai dari keterbatasan akses pendidikan lanjutan, putus sekolah karena faktor ekonomi, hingga beban sosial yang membuat perempuan sulit berkembang secara setara.

“Pendidikan perempuan bukan hanya soal ijazah, tapi soal daya tawar hidup. Perempuan yang terdidik akan lebih sehat, lebih mandiri secara ekonomi dan lebih mampu melindungi dirinya serta keluarganya,” jelasnya.

Heri juga menekankan bahwa peningkatan kualitas hidup perempuan harus dilihat sebagai investasi pembangunan jangka panjang, bukan sekadar isu sektoral.

Baca Juga :  PLN UIK Tanjung Jati B Terima Kunjungan Dewan Energi Nasional, Kolaborasi Keandalan Pasokan Energi Jelang Nataru 2024

Menurutnya, daerah dengan kualitas hidup perempuan yang baik cenderung memiliki tingkat kemiskinan lebih rendah, kualitas SDM lebih kuat, dan ketahanan sosial yang lebih baik.

Oleh sebab itu, ia mendorong Pemprov Jawa Tengah untuk memperkuat kebijakan lintas sektor yang berpihak pada perempuan. Mulai dari penguatan layanan kesehatan primer, pendidikan inklusif, hingga perlindungan sosial dan ekonomi bagi perempuan rentan.

“Pembangunan yang adil itu diukur dari bagaimana perempuan hidup dengan aman, sehat, dan bermartabat. Kalau perempuan tertinggal, maka pembangunan itu belum selesai,” pungkas Heri.

Ke depan, DPRD Jawa Tengah, kata Heri, akan terus mendorong kebijakan dan pengawasan agar program pembangunan benar-benar menyentuh akar persoalan kualitas hidup perempuan, bukan hanya berhenti pada capaian statistik.*

Berita Terkait

JQH Jateng Dukung Penuh Sukses Prestasi dan Pelaksanaan MTQ Nasional XXXI Jateng
Ning Nawal Ingin Organisasi Perempuan Jadi Motor Pemberdayaan
Ning Nawal Ungkap Tren Positif Penanganan Stunting di Jawa Tengah
Atur Jarak Aman Bangunan, Jateng Dorong Raperda Garis Sempadan Lebih Komprehensif dan Adaptif
Kecamatan Berdaya Digeber, 576 Camat di Jateng Teken Komitmen
Gubernur Luthfi Ajak DPRD dan Pemda Satu Langkah Percepat Pembangunan
Banjir Meluas di Solo Raya, BPBD Jateng Intensifkan Evakuasi dan Logistik
Ahmad Luthfi Pastikan Kesehatan Hewan Kurban Lewat Program Healing

Berita Terkait

Sabtu, 18 April 2026 - 18:24 WIB

JQH Jateng Dukung Penuh Sukses Prestasi dan Pelaksanaan MTQ Nasional XXXI Jateng

Sabtu, 18 April 2026 - 06:47 WIB

Ning Nawal Ingin Organisasi Perempuan Jadi Motor Pemberdayaan

Sabtu, 18 April 2026 - 06:39 WIB

Ning Nawal Ungkap Tren Positif Penanganan Stunting di Jawa Tengah

Kamis, 16 April 2026 - 16:35 WIB

Atur Jarak Aman Bangunan, Jateng Dorong Raperda Garis Sempadan Lebih Komprehensif dan Adaptif

Kamis, 16 April 2026 - 16:28 WIB

Kecamatan Berdaya Digeber, 576 Camat di Jateng Teken Komitmen

Berita Terbaru