Tak Sekadar Bantuan, Jateng Atasi Kemiskinan Kepyar Lewat Pendidikan dan Pemberdayaan

- Reporter

Kamis, 20 Agustus 2026 - 18:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SEMARANG – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menjadikan Desa Kepyar, Kabupaten Wonogiri, sebagai proyek percontohan Project Based Learning (PBL) dalam pengentasan kemiskinan.

Program yang dijalankan Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah (BPSDMD) Provinsi Jateng itu mengandalkan kolaborasi lintas sektor untuk mengembangkan potensi desa.

Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi mengatakan, program tersebut melibatkan pemerintah, perguruan tinggi, badan usaha milik daerah (BUMD), perangkat daerah, dan masyarakat.

“Harapannya, desa-desa itu bisa naik kelas, tidak miskin lagi, dan mampu bersaing dengan desa lain,” kata Luthfi di Semarang, Kamis, 20 Agustus 2026.

Menurut dia, pendidikan dasar mempunyai peran penting dalam upaya memutus mata rantai kemiskinan. Karena itu, penanganan kemiskinan tidak cukup hanya dilakukan melalui bantuan ekonomi, tetapi juga harus menyentuh peningkatan kualitas sumber daya manusia.

Baca Juga :  Jateng Optimistis Pariwisata dan Ekonomi Syariah Pacu Pertumbuhan Ekonomi

“Pengentasan kemiskinan itu basisnya adalah layanan dasar yaitu pendidikan. Saya berharap terobosan kreatif ini bisa mereduksi jumlah desa termiskin di tempat kita,” ujarnya.

Sebagai informasi, Desa Kepyar merupakan salah satu lokus Program Desa Dampingan Pemerintah Provinsi Jateng. Desa tersebut memiliki jumlah penduduk sekitar 4.400 orang. Sebagian masyarakat setempat masih menggantungkan penghasilan dari sektor pertanian dan bekerja sebagai buruh tani.

Selain penguatan ekonomi, program tersebut menyasar persoalan pendidikan, kesehatan, pemenuhan gizi, rumah tidak layak huni, dan sanitasi. Literasi serta inklusi keuangan masyarakat juga menjadi bagian dari pendampingan.

Desa Kepyar memiliki sekitar 596 hektare lahan pertanian, delapan kelompok tani, 12 usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), serta 15 pedagang mikro. Berbagai potensi tersebut akan dikembangkan untuk memperluas sumber penghasilan masyarakat.

Potensi wisata di desa itu juga cukup beragam, mulai dari agrowisata semangka dan melon, river tubing, Air Terjun Sanginan, hingga Watu Lumbung. Pengembangannya diharapkan dapat menciptakan aktivitas ekonomi baru sekaligus memperkuat usaha warga.

Baca Juga :  Jelajahi Budaya Jateng di Pameran Abhirama Ranggawarsita, 6–10 Mei

Melalui PBL, sektor pertanian akan diperkuat, UMKM didampingi, dan potensi wisata dibantu agar berkembang. Penanganan kemiskinan dengan demikian tidak hanya berupa pemenuhan kebutuhan jangka pendek, tetapi juga peningkatan kapasitas dan akses usaha masyarakat.

“Tentu perlu kebersamaan antara universitas, masyarakat, BUMD, dan dinas terkait untuk ikut turun, sehingga masyarakat lebih berdaya dan tidak kembali miskin,” kata Luthfi.

Pemprov Jawa Tengah berharap pola pendampingan tersebut memberikan hasil nyata dan berkelanjutan. Apabila berhasil diterapkan di Desa Kepyar, program itu dapat dikembangkan sebagai model pengentasan kemiskinan di desa-desa lain di Jawa Tengah.***

Berita Terkait

Polytron Bekali UMKM Strategi Bisnis, dari Pengelolaan Pelanggan hingga Teknologi CRM
Tembus Rp72,54 Triliun, Investasi Jateng Terus Tumbuh di Tengah Ketidakpastian Ekonomi Global
Ahmad Luthfi Raih Penghargaan Figur Akselerator Kemajuan, Investasi Jateng Terus Melaju
Ahmad Luthfi Genjot Investasi Jateng, Target Rp 110 Triliun hingga Akhir Tahun
Immoderma Skin Clinic Raih ICON OF VITARAN 3 Stars, Bukti Komitmen Layanan Berkualitas
Petani Tak Lagi Waswas Harga Panen Anjlok, Program Petani Gajian Jadi Harapan
Jateng Kantongi Investasi Rp 72,54 Triliun, Ahmad Luthfi Bidik Ekspansi Perusahaan Vietnam
Harga Sembako Lebih Murah, Warga Minta GPM Jateng Lebih Sering Digelar

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 20:23 WIB

Polytron Bekali UMKM Strategi Bisnis, dari Pengelolaan Pelanggan hingga Teknologi CRM

Selasa, 27 Oktober 2026 - 06:45 WIB

Tembus Rp72,54 Triliun, Investasi Jateng Terus Tumbuh di Tengah Ketidakpastian Ekonomi Global

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 08:07 WIB

Ahmad Luthfi Raih Penghargaan Figur Akselerator Kemajuan, Investasi Jateng Terus Melaju

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 07:59 WIB

Ahmad Luthfi Genjot Investasi Jateng, Target Rp 110 Triliun hingga Akhir Tahun

Kamis, 22 Oktober 2026 - 11:58 WIB

Immoderma Skin Clinic Raih ICON OF VITARAN 3 Stars, Bukti Komitmen Layanan Berkualitas

Berita Terbaru