Tanpa Lantunan Suara, Peserta Tuli Tampilkan Tartil Al-Qur’an Isyarat di MTQ Nasional

- Reporter

Selasa, 15 September 2026 - 17:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SEMARANG – Ruangan di lantai 5 MG Setos Hotel Semarang, hening ketika peserta MTQ Nasional XXXI 2026, mulai menggerakkan kedua tangannya.

Tak terdengar lantunan ayat dari peserta. Hanya gerakan mengikuti susunan Al-Qur’an. Jari, telapak, dan posisi tangan menjadi bahasa untuk menyampaikan ayat.

Begitulah Al-Qur’an hadir bagi peserta tuli dalam MTQ Nasional XXXI Cabang Tartil Al-Qur’an Isyarat Golongan Penyandang Disabilitas Sensorik Rungu/Tuli, di MG Setos Hotel, Semarang, Selasa (15/9/ 2026).

Kafilah Provinsi Jawa Timur, Aisyah Syerviyah, salah satu yang mengikuti eksibisi Tartil Al-Qur’an Isyarat. Diwakili pendamping kafilah Innik Hikmatin, dia mengaku menjalani lima kali latihan, sebelum tampil dalam musabaqah tersebut.

Latihan dilakukan di Balai Disabilitas, termasuk memeriksa ketepatan bahasa isyarat. Bagi Aisyah, kesempatan tersebut merupakan anugerah yang patut disyukuri.

“Menang ataupun tidak bukan masalah, yang terpenting semangat Al-Qur’an,” ujarnya sebelum tampil.

Kafilah Provinsi Banten, Azaroby Dwi Anggoro juga merasakan kegembiraan serupa. Dia mengaku sempat gugup ketika tampil di hadapan banyak orang.

Baca Juga :  Pelajar Salatiga Garda Depan Lawan Radikalisme sejak Dini

“Ada deg-degan sedikit, grogi juga ada, sampai keringetan,” kata Azaroby, usai turun dari panggung untuk tampil.

Namun, saat itu dia berusaha tetap santai dan mengondisikan diri selama penampilan. Azaroby mengaku, dia mempersiapkan diri selama dua pekan menghadapi perlombaan tersebut.

Azaroby mempelajari satu per satu surat yang masuk dalam materi perlombaan.

“Saya minta doa dari orang tua, minta dukungan semoga bisa mendapatkan juara, yang terbaik, insyaallah,” harapnya.

Ketua Asosiasi Tuli Muslim Indonesia (ATMI), Rama Syahti mengatakan, total ada 28 peserta Cabang Tartil Al-Qur’an Isyarat Golongan Penyandang Disabilitas Sensorik Rungu/Tuli. Mereka dari 14 komunitas tuli muslim dari beberapa daerah, datang ke provinsi yang dipimpin Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi-Wagub Taj Yasin Maimoen.

“Alhamdulillah ini adalah MTQ Nasional pertama yang melibatkan teman tuli, dan tentunya kami lihat peserta sangat bersemangat, pendamping sangat bersemangat,” terangnya di lokasi.

Dijelaskan, ada dua metode yang digunakan dalam cabang ini. Yaitu kitabah dan tilawah. Metode kitabah adalah isyarat Qur’an yang mengikuti tulisan. Jadi di situ tidak terlibat hukum tajwid yang terlalu dalam.

Baca Juga :  Patuhi Regulasi, Sekda Minta Pendirian Tempat Ibadah Sesuai PBG

“Sehingga untuk teman-teman tuli kebanyakan ini akan sangat mudah, tidak sulit untuk dipelajari dan diisyaratkan, ” bebernya.

Sedangkan untuk meode tilawah, yaitu sesuai dengan ucapan atau bagaimana membaca Al-Qur’an yang diisyaratkan. Sehingga, di situ hukum tajwid dilibatkan.

Adapun untuk penilaian, jelasnya, yaitu pertama adalah ketepatan isyarat atau bentuk tangannya tepat untuk hurufnya. Yang kedua, adalah gerakan harakatnya juga betul. Ketiga, adalah adab dan gerakan mulut tidak masuk ke dalam poin, sehingga boleh digerakkan atau boleh tidak, tergantung kenyamanan dan itu tidak menambah ataupun mengurangi poin.

“Contoh Al-Qur’an, ini kan untuk seluruh manusia tapi aksesnya berbeda-beda. Orang dengar dia menggunakan suara membaca Qur’an begitu. Orang netral pakai Al-Qur’an braille ya. Nah, kalau tuli pakai Qur’an isyarat. Jadi isyarat tangan itu yang dinilai, bentuk tangan, posisi, gerakan dan adab,” tambahnya.***

Berita Terkait

Jateng Perketat Pemberantasan Judi Online, ASN yang Terlibat Terancam Sanksi
Sekda Jateng Ajak Pemuda Wujudkan Semangat Sumpah Pemuda Lewat Aksi Nyata
Jateng Berhasil Tekan Angka Perkawinan Anak, Sinergi Lintas Lembaga Jadi Kunci
Sinergi TNI AL dan Instansi Terkait, 15.000 Liter Air Bersih Disalurkan di Pati
Taj Yasin Tinjau Hybrid Seawall Demak, Warga Mulai Rasakan Manfaatnya
Jaga Cadangan Air Tanah, Taj Yasin Gaungkan Gerakan Sak Omah Sak Sumur Resapan
Pemprov Jateng Evaluasi Keamanan Porprov Usai Atlet Selam Jepara Meninggal Dunia
Cegah Api Meluas, Ahmad Luthfi Perintahkan Penyisiran di Kawasan Gunung Lawu

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 15:33 WIB

Jateng Perketat Pemberantasan Judi Online, ASN yang Terlibat Terancam Sanksi

Rabu, 28 Oktober 2026 - 12:56 WIB

Sekda Jateng Ajak Pemuda Wujudkan Semangat Sumpah Pemuda Lewat Aksi Nyata

Rabu, 28 Oktober 2026 - 07:53 WIB

Jateng Berhasil Tekan Angka Perkawinan Anak, Sinergi Lintas Lembaga Jadi Kunci

Selasa, 27 Oktober 2026 - 20:02 WIB

Sinergi TNI AL dan Instansi Terkait, 15.000 Liter Air Bersih Disalurkan di Pati

Selasa, 27 Oktober 2026 - 18:41 WIB

Taj Yasin Tinjau Hybrid Seawall Demak, Warga Mulai Rasakan Manfaatnya

Berita Terbaru