Wagub Jateng Pastikan Insentif Guru Agama Rp 1,2 juta Tetap Cair, Bahkan Tambah Jika PAD Naik

- Reporter

Kamis, 15 Mei 2025 - 18:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SEMARANG – Kabar baik buat guru agama di Jawa Tengah. Bantuan insentif dari pemerintah provinsi senilai Rp 1,2 juta per tahun tetap akan cair. Bahkan bisa bertambah jumlah penerimanya jika APBD Jawa Tengah naik pada tahun 2025 dan seterusnya.

Hal itu disampaikan Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maemoen (Gus Yasin), menanggapi kabar insentif guru agama yang sudah pernah berjalan sebelumnya.

“Pada tahun ini sudah ada sekali penerimaan, yang akan dilanjutkan dengan termin selanjutnya. Nanti ada dua termin atau tiga termin yang akan diturunkan dari Kementrian Agama, dan kita juga hibahnya kesana,” kata Wagub, usai membuka Training of Fasilitator (ToF) Kesejahteraan Remaja di Pesantren, di Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah (BPSDMD) Provinsi Jawa Tengah, Rabu (14/5).

Wagub mengatakan, pada tahun depan, insentif juga tetap akan diteruskan. Bahkan, ada kemungkinan jumlah penerima bertambah dengan catatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) mengalami kenaikan.

Baca Juga :  Tak Sekadar Panen, DPRD Jateng Dorong Produktivitas Pertanian Berbasis Standar Mutu

“Akan tetap kita teruskan, semoga kalau PAD nya naik akan kita tambah lagi,” ujarnya.

Wagub menjelaskan, guru agama yang menerima insentif tidak saja guru agama Islam. Tetapi juga guru agama yang lain. Seperti guru sekolah Minggu (Kristen/Katolik), guru Pasraman (Hindu), dan Vijjalaya (Buddha).

“Jadi jangan salah paham ya. Semua guru agama dapat. Dari dulu ya seperti itu,” ucapnya.

Sementara itu, berdasarkan Kebijakan Umum Anggaran dan Plafon Prioritas Anggaran Sementara (KUA-PPAS) APBD 2024, insentif guru keagamaan dialokasikan untuk 230.830 orang. Jumlah tersebut sama dengan jumlah penerima pada 2023 lalu. Belum semua guru agama menerima karena harus diverifikasi oleh Kemenag. Bantuan insentif dicairkan setahun sekali.

Program bantuan insentif kepada pengajar agama di Provinsi Jawa Tengah sudah dilaksanakan sejak tahun 2019 dalam bentuk hibah. Dana dari pemprov tetapi hibahnya melalui Kemenag yang menangani guru agama. Bantuan itu
merupakan bentuk perhatian Pemprov Jateng untuk para pengajar agama, yang telah mengamalkan ilmu untuk membentuk karakter siswa.

Baca Juga :  ASN Jateng Pensiun, Sekda Harap Nikmati Waktu untuk Keluarga dan Masyarakat

Di awal program, pada tahun 2019, sebanyak 171.131 orang pengajar agama yang mendapatkan insentif. Pada 2020, total penerima bertambah 40.324 orang menjadi 211.455 orang, baik untuk pengajar agama Islam di Madrasah Diniyah (Masing-masing),Pondok Pesantren dan TPQ, Sekolah Minggu (Kristen/Katolik), Pasraman (Hindu), dan Vijjalaya (Buddha).

Pada termin III tahun 2024, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menyerahkan bantuan insentif pengajar keagamaan total sebesar Rp104.766.400.000.

Sebanyak 262.020 pengajar keagamaan se-Jawa Tengah mendapatkan bantuan insentif tersebut. Rinciannya, insentif sebesar Rp92.382.000.000 diberikan kepada 230.830 pengajar melalui Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Jawa Tengah, bantuan Rp3.783.200.000 diserahkan kepada 9.458 orang di Kabupaten Rembang, bantuan Rp5.126.400.000 diberikan kepada 12.932 orang di Kabupaten Grobogan, dan insentif sebesar Rp3.474.800.000 diberikan untuk 8.800 penerima bantuan di Kabupaten Blora. (*)

Berita Terkait

Ahmad Luthfi Ajak Ulama Jadi Penyejuk Bangsa di Tengah Banjir Hoaks dan Disinformasi
Jaga Ketahanan Pangan, Wakil Ketua DPRD Jateng Usul Peta Kerawanan hingga Tingkat Kecamatan
Skema Ponzi: Oknum Mantan Pegawai Bank Lakukan Penipuan Berkedok Investasi, Ditahan Polres Banyumas
Antisipasi Dampak Teknologi terhadap Lapangan Kerja, Heri Pudyatmoko Dorong Percepatan Transformasi Digital
Tak Lagi Takut Duri, Kader PKK Jateng Diajari Mengolah Lele Ramah Anak
Terimakasih Pak Gubernur, Jalan Cepu-Randublatung Tuntas Tahun Ini
Hadapi Ketidakpastian Karir, Waka DPRD Jateng Dorong Anak Muda Terus Kembangkan Potensi Diri
Wakil Ketua DPRD Jateng Imbau Masyarakat Waspadai Penyakit Tidak Menular

Berita Terkait

Kamis, 11 Juni 2026 - 12:57 WIB

Ahmad Luthfi Ajak Ulama Jadi Penyejuk Bangsa di Tengah Banjir Hoaks dan Disinformasi

Rabu, 10 Juni 2026 - 21:01 WIB

Jaga Ketahanan Pangan, Wakil Ketua DPRD Jateng Usul Peta Kerawanan hingga Tingkat Kecamatan

Rabu, 10 Juni 2026 - 16:51 WIB

Skema Ponzi: Oknum Mantan Pegawai Bank Lakukan Penipuan Berkedok Investasi, Ditahan Polres Banyumas

Rabu, 10 Juni 2026 - 11:15 WIB

Antisipasi Dampak Teknologi terhadap Lapangan Kerja, Heri Pudyatmoko Dorong Percepatan Transformasi Digital

Rabu, 10 Juni 2026 - 09:36 WIB

Tak Lagi Takut Duri, Kader PKK Jateng Diajari Mengolah Lele Ramah Anak

Berita Terbaru