Wagub Jateng: Pendidikan Keagamaan Tetap Jadi Perhatian Pemprov

- Reporter

Kamis, 8 Januari 2026 - 09:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SEMARANG – Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maemomen menegaskan komitmen Jawa Tengah untuk selalu mendukung pendidikan dan lembaga keagamaan, baik formal maupun non formal.

Sebagai buktinya, hingga akhir 2025, jumlah lembaga pendidikan yang menerima hibah dari Pemprov Jateng ada 1.358 penerima.

“Para penerima hibah ini di antaranya MI, MTs, MA, dan Ponpes,” katanya, saat menerima audiensi Persatuan Guru Inpassing Nasional (PGIN), Rabu, 7 Januari 2026, di ruang kerjanya.

Baca Juga :  Pemprov Apresiasi MEJIC 2025, Harapkan Jadi Duta Budaya Jawa Tengah di Dunia

Rombongan guru PGIN ini diketuai Hadi Sutikno, guru madrasah dari Boyolali. Hadi menyampaikan masukan dan aspirasi dari PGIN, di antaranya fasilitasi sarana dan prasarana dari pemprov untuk madrasah.

Gus Yasin mengatakan, akan menampung masukan dari PGIN untuk dikoordinasikan dengan lembaga terkait. Namun demikian, Gus Yasin juga mengatakan jika kewenangan Pemerintah Provinsi tetap melihat regulasi serta kondisi APBD.

Baca Juga :  Lewat Literasi, Nawal Yasin Ingin Lahirkan Generasi Muda Kritis dan Kreatif

Gus Yasin mengakui, Pemprov pernah menyalurkan BOSDa untuk Madrasah Aliyah (MA). Namun demikian, dengan pemangkasan Dana Transfer ke Daerah (TKD), hal itu belum dapat diberlakukan.

“Ke depan, kami akan berkolaborasi dengan Kemenag dalam hal pendataan. Karena menurut catatan yang pernah dilakukan Pemprov, ada banyak sekolah yang semestinya tidak layak (menerima) karena kriterianya tidak memenuhi syarat,” pungkas Gus Yasin.***

Berita Terkait

Penghargaan Bergengsi Diraih Zharev Education Center, Ini Keunggulan Programnya
Di Era Digital, Nawal Yasin Tekankan Pentingnya Bonding Ayah dan Anak
Ahmad Luthfi dan Mendikdasmen Apresiasi 10 Ribu Guru TK, Tetap Mendidik dengan Hati
Peringati Hari Santri 2026, Pemprov Jateng Siapkan Enam Program Pemberdayaan Pesantren
Kisah Santri Jateng Kuliah di China dan Mesir Berkat Beasiswa Pesantren Obah
Ahmad Luthfi: 555 Ribu Santri Jateng Punya Peran Strategis Bangun Ekonomi
Jelang Hari Santri, Gerakan Roan Digelar Serentak di 117 Ponpes Jateng
Hadapi Kasus Perundungan, Taj Yasin Ajak Santri dan Kampus Bersinergi Cari Solusi

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 23:03 WIB

Penghargaan Bergengsi Diraih Zharev Education Center, Ini Keunggulan Programnya

Senin, 26 Oktober 2026 - 16:23 WIB

Di Era Digital, Nawal Yasin Tekankan Pentingnya Bonding Ayah dan Anak

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 16:22 WIB

Ahmad Luthfi dan Mendikdasmen Apresiasi 10 Ribu Guru TK, Tetap Mendidik dengan Hati

Jumat, 23 Oktober 2026 - 06:59 WIB

Peringati Hari Santri 2026, Pemprov Jateng Siapkan Enam Program Pemberdayaan Pesantren

Kamis, 22 Oktober 2026 - 19:57 WIB

Kisah Santri Jateng Kuliah di China dan Mesir Berkat Beasiswa Pesantren Obah

Berita Terbaru