Wujudkan Pembelajaran Bermakna, SMP Nasima Eksplorasi Galangan Kapal Batang

- Reporter

Kamis, 16 Oktober 2025 - 13:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BATANG – Dalam upaya menerapkan pembelajaran mendalam atau Deep Learning sebagaimana digaungkan oleh Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen), SMP Nasima Semarang terus berinovasi melalui kegiatan luar kelas yang bermakna.

Salah satunya diwujudkan lewat program Pengenalan dan Eksplorasi Lingkungan Jelajah Nusantara (PEL-JN) dan Eksplorasi, Live in, Ekspose, dan Jelajah Nusantara (ELE-JN).

Rabu (15/10), sebanyak 136 siswa kelas VII bersama 7 guru pendamping mengikuti kegiatan PEL-JN di Kabupaten Batang, Jawa Tengah, dengan mengunjungi galangan kapal kayu dan pabrik teh.

Di galangan kapal milik CV Berkah Mandiri yang berlokasi di Karangsari, Karangasem Utara, siswa mempelajari proses pembuatan kapal kayu berbagai ukuran, mulai dari 29 Gross Tonnage (GT) hingga 200 GT.

Mereka menyaksikan tahapan pengerjaan mulai dari persiapan bahan baku kayu meranti dari Kalimantan dan Papua, pembuatan konstruksi kapal, pelapisan bahan anti-biota laut (laminasi), pemasangan mesin, pengecatan, hingga kapal siap diluncurkan ke laut.

Baca Juga :  Akses Pendidikan Merata, Prestasi Terjaga: Refleksi Pendidikan Jateng 2025

Kepala SMP Nasima Yudina Tri Heryanti, M.Pd. menjelaskan, kegiatan PEL-JN dan ELE-JN yang dilaksanakan serentak pada Oktober ini bertujuan mengenalkan peserta didik pada berbagai keunikan budaya, profesi, dan potensi daerah di Jawa Tengah.

“Dengan kegiatan PEL-JN untuk kelas VII dan IX serta ELE-JN untuk kelas VIII, siswa diharapkan memperoleh pengetahuan, pemahaman, dan pengalaman berharga tentang keragaman wilayah, profesi, dan budaya, yang memperkaya wawasan mereka,” ujarnya.

Sementara itu, Wakil Kepala SMP Nasima Karni Dwi Irmaningsih, M.Pd., yang turut mendampingi kunjungan, menambahkan bahwa pemilihan objek kunjungan ke galangan kapal bertujuan memperkuat karakter kebangsaan peserta didik.

“Sebagai bangsa maritim, sudah sepatutnya anak-anak diperkenalkan dengan tradisi bahari, salah satunya keterampilan masyarakat Batang dalam membuat kapal kayu,” katanya.

“Dengan melihat langsung proses produksi dan berdialog dengan pengrajin, mereka dapat memahami nilai kerja keras sekaligus menumbuhkan kebanggaan sebagai bagian dari bangsa maritim,” imbuhnya.

Baca Juga :  Wagub Jateng Apresiasi Tim Tari Saman SMAN 4 Semarang Juara Internasional di Thailand

Selain galangan kapal, rombongan juga mengunjungi perkebunan dan pabrik teh PT Pagilaran di Desa Keteleng, Blado, Batang. Siswa belajar mengenai proses produksi teh hitam berkualitas ekspor, mulai dari pembibitan, penanaman, pemangkasan, hingga pengolahan menjadi produk siap pasar. Kegiatan diawali dengan Welcome Tea, tradisi minum teh hasil olahan Pagilaran.

Di lokasi lain, kelas VIII dan IX SMP Nasima juga melaksanakan kegiatan serupa.

– Kelas IX mengadakan PEL-JN di Kabupaten Magelang, mempelajari karakteristik geografis dan potensi wisata di kawasan Ketep Pass serta kebun stroberi, sekaligus mengenal mitigasi bencana di wilayah Gunung Merapi.

– Kelas VIII melaksanakan ELE-JN di Desa Blambangan, Kecamatan Bawang, Kabupaten Banjarnegara, untuk menggali kekayaan budaya dan profesi masyarakat pedesaan.

Melalui kegiatan ini, SMP Nasima berharap peserta didik tidak hanya memahami konsep secara teoritis, tetapi juga mampu merasakan langsung pengalaman belajar yang berkesadaran, bermakna, dan menggembirakan.*

Berita Terkait

Guru PAUD Jateng Dibekali Coding dan Robotik, Dorong Literasi Digital Sejak Dini
Disdik Jateng Segera Data Anak Putus Sekolah dan Blank Spot Pendidikan di Lereng Sumbing-Merapi
PNM Perkuat Akses Literasi, Buku Baru Disambut Hangat Siswa Pedalaman
Cegah Kekerasan Seksual di Pesantren, Jateng Siapkan Langkah Kolaboratif
Wagub Taj Yasin Dukung Forum Santri Anak Jateng Cegah Kekerasan di Pesantren
Ratusan Mahasiswa Ikuti Lomba Artikel Ilmiah Populer Pemprov Jateng, 15 Tim Melaju ke Final
Mulai 2026/2027, Siswa SD hingga SMA di Jateng Belajar Perkoperasian
SPMB Jateng 2026 Resmi Dibuka, Luthfi Gaungkan No Titip No Jastip

Berita Terkait

Kamis, 4 Juni 2026 - 06:22 WIB

Guru PAUD Jateng Dibekali Coding dan Robotik, Dorong Literasi Digital Sejak Dini

Kamis, 4 Juni 2026 - 06:12 WIB

Disdik Jateng Segera Data Anak Putus Sekolah dan Blank Spot Pendidikan di Lereng Sumbing-Merapi

Rabu, 3 Juni 2026 - 18:11 WIB

PNM Perkuat Akses Literasi, Buku Baru Disambut Hangat Siswa Pedalaman

Minggu, 31 Mei 2026 - 06:09 WIB

Cegah Kekerasan Seksual di Pesantren, Jateng Siapkan Langkah Kolaboratif

Senin, 25 Mei 2026 - 18:56 WIB

Wagub Taj Yasin Dukung Forum Santri Anak Jateng Cegah Kekerasan di Pesantren

Berita Terbaru