Ahmad Luthfi Bidik Wisatawan dan Investor Lewat Penerbangan Internasional

- Reporter

Sabtu, 6 September 2025 - 13:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SEMARANG – Pembukaan kembali rute internasional Bandara Jenderal Ahmad Yani Semarang tidak lepas dari upaya Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi dan Wakil Gubernur Taj Yasin Maimoen. Pada Inaugural Flight (penerbangan perdana) rute Semarang-Kuala Lumpur dari maskapai AirAsia, diharapkan dapat mendongkrak perekonomian di Jawa Tengah, baik melalui sisi bisnis maupun pariwisata.

Diketahui, status internasional pada Bandara Jenderal Ahmad Yani sempat diganti menjadi domestik pascapandemi COVID-19. Sejak itu penerbangan hanya melayani rute penumpang antarbandara di Indonesia.

Saat Ahmad Luthfi dan Taj Yasin menjabat Gubernur dan Wakil Gubernur, status internasional disematkan kembali pada Bandara A Yani. Ini dikukuhkan melalui Keputusan Menteri Perhubungan No. KM 37 Tahun 2025.

“Alhamdulillah, kursi penerbangan ke Malaysia terjual penuh hingga lima hari ke depan. Insyaallah ini akan berlanjut. Kami bertanya pada para penumpang, mereka menunggu betul supaya lebih mudah ketika mau berlibur ke Malaysia maupun dari Malaysia datang ke Jawa Tengah,” ujar Taj Yasin.

Baca Juga :  BRI Semarang Pattimura Jajaki Kerja Sama Strategis dengan GINSI Jawa Tengah: Dorong Sektor Impor dan Perdagangan

Untuk menangkap peluang tersebut, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menggandeng pelaku wisata dan dunia usaha untuk mempromosikan destinasi wisata dan kawasan industri. Dua hal ini, menurut Taj Yasin, faktor yang ingin ditingkatkan dari penerbangan langsung Semarang–Kuala Lumpur atau sebaliknya.

“Kita menawarkan bukan hanya wisata dengan destinasinya saja, tetapi juga menawarkan beberapa kawasan industri. Jadi tidak hanya pelancong saja, tetapi juga pengusahanya datang ke Jawa Tengah untuk investasi di Jateng,” ungkapnya.

Pelaksana tugas (Plt) Direktur Utama AirAsia Indonesia, Achmad Sadikin, mengungkapkan, rute penerbangan Semarang–Kuala Lumpur dilayani menggunakan armada Airbus A320. Pesawat buatan Prancis tersebut berkapasitas 180 penumpang, dengan jadwal pemberangkatan tujuh kali dalam seminggu.

Ia menjelaskan, jadwal penerbangan dari Malaysia ke berbagai daerah di Indonesia cukup diminati. Terkait rencana penambahan frekuensi dan rute baru dari Semarang, menurut Achmad Sadikin, akan dilakukan assessment awal terhadap animo masyarakat pengguna maskapai.

Baca Juga :  Beras hingga Minyak Goreng Bulog Sudan Dijual di Toko Kelontong SRC

“Biasanya setelah pengumuman, kami melakukan kajian assessment selama tiga bulan, baik dari sisi keselamatan maupun komersial. Penjualan tiket biasanya dibuka sekitar dua hingga tiga bulan sebelumnya. Insyaallah kami sudah melihat frekuensi di Jawa Tengah cukup besar, sehingga apabila nanti dibutuhkan kami akan menambah frekuensinya,” paparnya.

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Jawa Tengah, Rahmat Dwisaputra, mengatakan, siap mendukung upaya dari Pemprov Jateng. Hal itu dilakukan dengan promosi pariwisata juga aplikasi pembayaran nontunai QRIS Cross Border, yang kini telah menjangkau Malaysia, Thailand, dan Singapura.

“Bank Indonesia tentunya mendukung peningkatan pariwisata maupun kunjungan investasi. Yang paling besar cross border ada di Malaysia Rp 1,15 triliun. Kemudian di Thailand sekitar Rp 400 miliar, dan di Singapura sekitar Rp 77 miliar. Insyaallah ke depan kami sedang menjajaki dengan Jepang dan Tiongkok,” ungkap Rahmat.***

Berita Terkait

Polytron Bekali UMKM Strategi Bisnis, dari Pengelolaan Pelanggan hingga Teknologi CRM
Tembus Rp72,54 Triliun, Investasi Jateng Terus Tumbuh di Tengah Ketidakpastian Ekonomi Global
Ahmad Luthfi Raih Penghargaan Figur Akselerator Kemajuan, Investasi Jateng Terus Melaju
Ahmad Luthfi Genjot Investasi Jateng, Target Rp 110 Triliun hingga Akhir Tahun
Immoderma Skin Clinic Raih ICON OF VITARAN 3 Stars, Bukti Komitmen Layanan Berkualitas
Petani Tak Lagi Waswas Harga Panen Anjlok, Program Petani Gajian Jadi Harapan
Jateng Kantongi Investasi Rp 72,54 Triliun, Ahmad Luthfi Bidik Ekspansi Perusahaan Vietnam
Harga Sembako Lebih Murah, Warga Minta GPM Jateng Lebih Sering Digelar

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 06:45 WIB

Tembus Rp72,54 Triliun, Investasi Jateng Terus Tumbuh di Tengah Ketidakpastian Ekonomi Global

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 08:07 WIB

Ahmad Luthfi Raih Penghargaan Figur Akselerator Kemajuan, Investasi Jateng Terus Melaju

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 07:59 WIB

Ahmad Luthfi Genjot Investasi Jateng, Target Rp 110 Triliun hingga Akhir Tahun

Kamis, 22 Oktober 2026 - 11:58 WIB

Immoderma Skin Clinic Raih ICON OF VITARAN 3 Stars, Bukti Komitmen Layanan Berkualitas

Kamis, 22 Oktober 2026 - 06:39 WIB

Petani Tak Lagi Waswas Harga Panen Anjlok, Program Petani Gajian Jadi Harapan

Berita Terbaru