Ahmad Luthfi: UMKM Juga Bisa Ekspor, Jateng Kirim Produk Rp 10,1 Miliar

- Reporter

Sabtu, 29 November 2025 - 21:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SEMARANG – Gubernur Ahmad Luthfi melepas ekspor berbagai produk Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di Jawa Tengah senilai Rp 10,1 miliar di Pelabuhan Tanjung Emas Semarang, Sabtu, 29 November 2025.

Komoditas yang diekspor tersebut di antaranya sarang burung walet, ikan pari, keripik udang, kopi, cincau, kapulaga, dan berbagai produk lokal lainnya. Seluruh komoditas tersebut merupakan hasil usaha petani dan UMKM di Jawa Tengah.

Produk yang diekspor tersebut hasil kerja para Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) dan UMKM yang dibina Badan Karantina Indonesia (Barantin).

Gubernur Ahmad Luthfi mengatakan, Pemprov terus memberikan dukungan penuh terhadap pengembangan UMKM di Jawa Tengah. Menurutnya, UMKM adalah tulang punggung ekonomi daerah.

“Produk unggulan Jawa Tengah banyak sekali. Jangan berpikir ekspor itu hanya untuk perusahaan besar. UMKM kita boleh dan mampu melakukan ekspor,” tegas Ahmad Luthfi.

Baca Juga :  BRI Blora Resmikan Asrama Siswa: Wujud Nyata Dukungan untuk Pendidikan

Dijelaskan, Pemprov Jateng memberikan ruang selebar-lebarnya bagi UMKM untuk naik kelas, termasuk melalui pendampingan karantina.

“Kita punya banyak komoditas, termasuk ikan cupang, bawang merah, sarang burung walet, ikan, dan lainnya. Semuanya punya daya saing,” ungkap Ahmad Luthfi.

Ia berharap nilai ekspor UMKM di Jawa Tengah terus meningkat. Oleh karenanya, pendampingan dari Barantin sangat dibutuhkan untuk membantu para pelaku UMKM. Ia juga menegaskan kondisi keamanan yang kondusif bagi investasi dan ekspor.

Berkat kondisivitas itu, pertumbuhan ekonomi Jateng pada Triwulan III 2025 mencapai 5,37 persen (yoy), lebih tinggi dari nasional yang berada di angka 5,04 persen.

Ketua Badan Karantina Indonesia (Barantin), Sahat, mengatakan, produk-produk yang diekspor tersebut hasil kerja para Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) dan UMKM yang dibina Badan Karantina.

Baca Juga :  Rekor MURI Cek Kesehatan Gratis, Pemprov Jateng Apresiasi Dunia Usaha

Dijelaskan, lembaganya kini tak hanya melakukan proses sertifikasi, tetapi juga mendampingi UMKM agar memenuhi standar ekspor.

“Yang kita dorong adalah ekspor UMKM. Banyak komoditas yang tidak bisa dihasilkan negara tujuan, tetapi sangat dibutuhkan di sana dengan syarat tertentu,” jelasnya.

Sahat juga menyampaikan hingga November 2025, nilai ekspor Jateng sudah mencapai Rp 18,2 triliun dengan 24.935 sertifikasi karantina. Tahun sebelumnya, ekspor mencapai Rp 19,5 triliun. Barantin menargetkan pada 2026 ekspor dapat tembus Rp 20 triliun.

Dalam kesempatan itu,
Wakil Ketua Komisi IV DPR RI, Abdul Haris, menekankan pentingnya memperbaiki persepsi masyarakat bahwa ekspor itu rumit.

“Banyak warga yang ingin ekspor tetapi takut duluan karena merasa prosesnya ribet. Ini salah persepsi. Karantina dan Bea Cukai harus mendekat ke masyarakat,” tegasnya.*

Berita Terkait

Polytron Bekali UMKM Strategi Bisnis, dari Pengelolaan Pelanggan hingga Teknologi CRM
Tembus Rp72,54 Triliun, Investasi Jateng Terus Tumbuh di Tengah Ketidakpastian Ekonomi Global
Ahmad Luthfi Raih Penghargaan Figur Akselerator Kemajuan, Investasi Jateng Terus Melaju
Ahmad Luthfi Genjot Investasi Jateng, Target Rp 110 Triliun hingga Akhir Tahun
Immoderma Skin Clinic Raih ICON OF VITARAN 3 Stars, Bukti Komitmen Layanan Berkualitas
Petani Tak Lagi Waswas Harga Panen Anjlok, Program Petani Gajian Jadi Harapan
Jateng Kantongi Investasi Rp 72,54 Triliun, Ahmad Luthfi Bidik Ekspansi Perusahaan Vietnam
Harga Sembako Lebih Murah, Warga Minta GPM Jateng Lebih Sering Digelar

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 20:23 WIB

Polytron Bekali UMKM Strategi Bisnis, dari Pengelolaan Pelanggan hingga Teknologi CRM

Selasa, 27 Oktober 2026 - 06:45 WIB

Tembus Rp72,54 Triliun, Investasi Jateng Terus Tumbuh di Tengah Ketidakpastian Ekonomi Global

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 08:07 WIB

Ahmad Luthfi Raih Penghargaan Figur Akselerator Kemajuan, Investasi Jateng Terus Melaju

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 07:59 WIB

Ahmad Luthfi Genjot Investasi Jateng, Target Rp 110 Triliun hingga Akhir Tahun

Kamis, 22 Oktober 2026 - 11:58 WIB

Immoderma Skin Clinic Raih ICON OF VITARAN 3 Stars, Bukti Komitmen Layanan Berkualitas

Berita Terbaru