Wagub Jateng Tinjau Pengungsian Sirampog, Huntara Segera Dibangun

- Reporter

Sabtu, 28 Maret 2026 - 10:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BREBES – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah terus mengupayakan proses pembangunan hunian sementara (huntara) bagi warga terdampak bencana tanah gerak di Dukuh Bojongsari, Desa Sridadi, Kecamatan Sirampog, Kabupaten Brebes.

Hal itu disampaikan Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maemoen, saat mengunjungi lokasi pengungsian korban terdampak tanah gerak di Dukuh Bojongsari, Desa Sridadi, Kecamatan Sirampog, Brebes, Jumat, 27 Maret 2026.

Gus Yasin, sapaan akrabnya memberikan apresiasi kepada pihak yang membantu warga terdampak bencana.

Mewakili Gubernur Jateng Ahmad Luthfi, Yasin mengatakan, huntara saat ini sedang dalam proses, karena menyangkut lahan yang akan dipergunakan sebagai lokasi adalah milik Perhutani.

Tanah Perhutani, kata dia, siap dipergunakan. Namun, harus hati-hati dengan tidak melakukan penebangan pohon.

“Kami akan sangat berhati-hati, sehingga lokasinya nanti akan disurvey, dan dilihat supaya tidak membahayakan lingkungan. Mari kita jaga bersama,” katanya.

Sementara itu, warga terdampak bencana berharap agar huntara segera dibangun.

Baca Juga :  Pemprov Jateng dan Bank Indonesia Kolaborasi Petakan Sumber Ekonomi Baru

Mereka sudah dua bulan berada di lokasi pengungsian Ponpes Bahrul Quran, sejak bencana tanah gerak terjadi pada akhir Januari 2026 silam.

Harapan itu disampaikan langsung Ketua Pokmas Asro, dan sejumlah warga saat bertemu Taj Yasin yang berkunjung ke lokasi pengungsian, Jumat, 27 Maret 2026.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada semua pihak terutama Ponpes Bahrul Quran yang bersedia menyediakan fasilitas sementara untuk tempat beristirahat. Harapannya, pembangunan huntara bisa dipercepat,” kata Asro.

Warga lainnya, Masripah, juga berharap segera dibangun huntara. Terlebih, tempat tinggal asalnya sudah tidak bisa lagi ditempati.

Meskipun saat ini berada di lokasi aman, Masripah mengaku tidak enak dengan pihak Ponpes Bahrul Quran.

“Kasihan anak-anak jadi terganggu proses belajar santrinya,” ujarnya.

Dia juga sangat bersedih karena Lebaran tahun ini urung bersua dengan dua anaknya yang berada di perantauan.

Baca Juga :  Wagub Jateng Ajak Rifa’iyah Perkuat Dakwah Sekaligus Kemandirian Ekonomi

“Mereka tahun ini tidak bisa pulang karena tidak memiliki rumah tujuan,” ucapnya.

Harapan untuk segera dibangun huntara juga disampaikan Slamet Riyadi.

Selama menjadi korban terdampak, dia bersama istri dan anaknya tinggal di pengungsian.

“Kalau pagi pergi kerja seperti biasa, nanti sore pulang ke lokasi pengungsian,” katanya.

Kepala Desa Sridadi, Sudiryo, menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Provinsi Jawa Tengah yang memberikan perhatian kepada warga terdampak.

“Harapan kami pertama huntara dipercepat, dan ke depannya menuju ke huntapnya,” kata Sudiryo.

Dia jelaskan, huntara yang dibutuhkan sebanyak 143 unit, untuk mengakomodasi 176 KK. Adapun jumlah warga terdampak sebanyak 533 jiwa.

Sudiryo menceritakan, sejauh ini sudah ada rencana lahan yang dipergunakan sebagai huntara. Yakni, lahan milik Perhutani di petak 34 G tepatnya di Dusun Susunda.

“Warga menghendaki rumah untuk huntara memanfaatkan material bekas rumah yang ada,” imbuhnya.*

Berita Terkait

Jateng Perketat Pemberantasan Judi Online, ASN yang Terlibat Terancam Sanksi
Sekda Jateng Ajak Pemuda Wujudkan Semangat Sumpah Pemuda Lewat Aksi Nyata
Jateng Berhasil Tekan Angka Perkawinan Anak, Sinergi Lintas Lembaga Jadi Kunci
Sinergi TNI AL dan Instansi Terkait, 15.000 Liter Air Bersih Disalurkan di Pati
Taj Yasin Tinjau Hybrid Seawall Demak, Warga Mulai Rasakan Manfaatnya
Jaga Cadangan Air Tanah, Taj Yasin Gaungkan Gerakan Sak Omah Sak Sumur Resapan
Pemprov Jateng Evaluasi Keamanan Porprov Usai Atlet Selam Jepara Meninggal Dunia
Cegah Api Meluas, Ahmad Luthfi Perintahkan Penyisiran di Kawasan Gunung Lawu

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 15:33 WIB

Jateng Perketat Pemberantasan Judi Online, ASN yang Terlibat Terancam Sanksi

Rabu, 28 Oktober 2026 - 12:56 WIB

Sekda Jateng Ajak Pemuda Wujudkan Semangat Sumpah Pemuda Lewat Aksi Nyata

Rabu, 28 Oktober 2026 - 07:53 WIB

Jateng Berhasil Tekan Angka Perkawinan Anak, Sinergi Lintas Lembaga Jadi Kunci

Selasa, 27 Oktober 2026 - 20:02 WIB

Sinergi TNI AL dan Instansi Terkait, 15.000 Liter Air Bersih Disalurkan di Pati

Selasa, 27 Oktober 2026 - 18:41 WIB

Taj Yasin Tinjau Hybrid Seawall Demak, Warga Mulai Rasakan Manfaatnya

Berita Terbaru