Deteksi Dini Kesehatan Anak, Wapres dan Gubernur Kunjungi SD Salatiga

- Reporter

Jumat, 7 November 2025 - 17:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SALATIGA — Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi mendampingi Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka meninjau pelaksanaan cek kesehatan gratis (CKG) di SDN Ledok 05, Kecamatan Argomulyo, Kota Salatiga, Jumat, 7 November 2025.

Rombongan Wakil Presiden dan Gubernur tiba di lokasi sekira pukul 08.20 WIB. Mereka langsung mengecek praktik cek kesehatan gratis di ruang kelas. Adapun pemeriksaan dilakukan oleh petugas dari Puskesmas Cebongan Kota Salatiga. Total ada 129 anak yang diperiksa kesehatannya di SDN Ledok 05 Kecamatan Argomulyo, Kota Salatiga.

Petugas Puskesmas Cebongan, Erlinda Nerlini mengatakan, pemeriksaan dilakukan sesuai dengan prosedur CKG dari Kementerian Kesehatan. Semua pemeriksaan diberikan sesuai dengan kriteria usianya, dari kelas 1-6. Selain itu juga dilakukan pemberian imunisasi difteri tetanus kepada anak-anak kelas 1,2, dan 5.

Baca Juga :  Program MBG di Kudus Bantu Siswa Hemat dan Orang Tua Ringankan Beban

Ia membeberkan, banyak organ tubuh yang dilakukan pemeriksaan, mulai dari dada, jantung, perut, tinggi badan, berat badan, dan lainnya.

Berdasarkan hasil pemeriksaan, hal yang banyak ditemukan diantaranya kebersihan telinga, karies gigi yang berlubang, kemudian batuk-pilek, serta radang amandel.

Erlinda menjelaskan, anak yang terindikasi kurus atau sangat kurus dan obesitas akan dirujuk ke puskesmas untuk mendapatkan edukasi mengenai gizi.

Sebab, program CKG ini salah satunya bertujuan untuk mengefektifkan deteksi dini masalah kesehatan yang dihadapi oleh anak-anak, sehingga dapat dilakukan langkah tindak lanjut dengan cepat.

Sebagai informasi, berdasarkan Data dari Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah, capaian CKG di Jawa Tengah sebanyak 10.878.489 jiwa. Kegiatan tersebut juga diintegrasikan dengan Program Speling (dokter spesialis keliling). Per 5 November 2025, program Speling sudah menjangkau 722 desa dengan total sasaran 73.813 jiwa.

Baca Juga :  80 Usaha Mahasiswa Udinus Bakal Mejeng di Expo dan Demo Day di The Park Mall Semarang

Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi mengatakan, sejauh ini program Speling sudah dilakukan di sejumlah daerah, mulai di balai desa hingga di sekolah-sekolah.

“Speling dan CKG di Jawa Tengah sudah 10 juta lebih masyarakat terlayani. Ini bentuk kehadiran negara untuk memberikan pelayanan kesehatan paripurna sampai tingkat desa,” kata Luthfi beberapa waktu lalu.

Speling yang dilakukan di Jawa Tengah juga terintegrasi dengan program TB Express untuk skrining (pelacakan) penyakit tuberkulosis yang menjadi prioritas nasional.

“Untuk TB, kita sudah periksa sekitar 5 juta masyarakat. Speling juga kami turunkan dokter spesialis paru,” ujarnya.*

Berita Terkait

Gubernur Luthfi Tekankan Peran Mahasiswa dalam Collaborative Government
Gus Yasin Perkuat Ekonomi Santri Melalui Koperasi dan Budidaya Lele
Lomba Artikel Populer Mahasiswa Jateng Resmi Dibuka, Ini Tema dan Hadiahnya
Sekda Jateng Cari Jalan Keluar, ASN Diajak Topang Deposit Beasiswa Korsel
Bangun Karakter Anak, Nawal Yasin Ajak Orang Tua Dekat dengan Ulama
Lewat Literasi, Nawal Yasin Ingin Lahirkan Generasi Muda Kritis dan Kreatif
Haru dan Inspiratif, Nawal Yasin Titipkan Pesan untuk Guru PAUD di Kendal
Hidupkan Tradisi Ulama, Nawal Yasin Ajak Santri Produktif Menulis

Berita Terkait

Sabtu, 18 April 2026 - 06:23 WIB

Gubernur Luthfi Tekankan Peran Mahasiswa dalam Collaborative Government

Jumat, 17 April 2026 - 18:11 WIB

Gus Yasin Perkuat Ekonomi Santri Melalui Koperasi dan Budidaya Lele

Jumat, 17 April 2026 - 14:16 WIB

Lomba Artikel Populer Mahasiswa Jateng Resmi Dibuka, Ini Tema dan Hadiahnya

Rabu, 15 April 2026 - 15:14 WIB

Sekda Jateng Cari Jalan Keluar, ASN Diajak Topang Deposit Beasiswa Korsel

Sabtu, 11 April 2026 - 08:56 WIB

Bangun Karakter Anak, Nawal Yasin Ajak Orang Tua Dekat dengan Ulama

Berita Terbaru