Gus Yasin: KH Raden Asnawi Ulama Besar Pewarna Spiritualitas Kudus

- Reporter

Rabu, 17 Desember 2025 - 06:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KUDUS – Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen (Gus Yasin) menghadiri haul KH Raden Asnawi ke-68, di Pondok Pesantren Raudlatuth Thalibin Kabupaten Kudus, Selasa malam, 16 Desember 2025.

Menurut Gus Yasin, almarhum KH Raden Asnawi memiliki perjalanan hidup yang mashyur. Termasuk bagaimana memberikan pengaruh keilmuannya pada peradaban di Kabupaten Kudus sehingga berkembang dengan nilai-nilai budaya spiritualitas.

“Ternyata membangun sebuah peradaban ini enggak mudah,” katanya.

Menurutnya, tidak semua tokoh agama bisa memberikan pengaruh keilmuan yang menyebar luas. Seperti apa yang telah dilakukan KH Raden Asnawi yang mampu memberikan warna pada berbagai sendi-sendi kehidupan.

“Beliau Almarhum Raden Kyai Haji Asnawi ini luar biasa. Bisa menarik bukan hanya di kalangan pesantren, tetapi juga kalangan dan sendi-sendi kehidupan di Kabupaten Kudus. Ya, tokoh agamanya, tokoh masyarakatnya,” katanya.

Baca Juga :  Jawa Tengah Bidik Medical Tourism, Taj Yasin Dorong Kolaborasi Rumah Sakit

Taj Yasin mengatakan, kehidupan beragama di Kabupaten Kudus saat ini sudah menjadi ciri khas. Termasuk penghormatan kepada para guru dan ulama.

Pun, kata dia, Kabupaten Kudus, memiliki magnet tersendiri karena memiliki sanad keilmuan yang luar biasa dari para leluhurnya.

“Kita hadir pada malam hari ini dimulai dari beberapa pekan rangkaian dari kegiatan haul. Itu ya luar biasa, kekhusyukannya, ademnya melihat orang-orang yang hadir itu membawa nur yang luar biasa,” ucap pria yang akrab disapa Gus Yasin itu.

Baca Juga :  Hadiri Haul Tas’an Wartono, Gus Yasin Tekankan Ekonomi Harus Berpihak pada Masyarakat

Melihat getaran spiritual seperti pada masyarakat Kudus, dia senang apabila hal itu juga menjadi budaya pada lingkup Pemerintahan Provinsi Jawa Tengah khususnya.

“Alhamdulillah di Pemerintah Provinsi Jawa Tengah sejak bulan Ramadan kemarin kita ada program ngaos (ngaji) bandongan. Kita lanjutkan terus, teman-teman ini kangen. Ternyata di pemerintahan itu banyak alumni-alumni pondok pesantren,” kata pria asal Kabupaten Rembang tersebut.

Selain itu Aparatur Sipil Negara (ASN) di Pemprov Jateng juga menerapkan pemakaian seragam dengan bawahan sarung batik atau lurik pada hari Jumat. Hal ini untuk mengangkat nilai-nilai kebudayaan, serta nilai ekonomi bagi para pelaku usaha kecil mikro dan menengah (UMKM) batik khususnya.*

Berita Terkait

Jateng Perketat Pemberantasan Judi Online, ASN yang Terlibat Terancam Sanksi
Sekda Jateng Ajak Pemuda Wujudkan Semangat Sumpah Pemuda Lewat Aksi Nyata
Jateng Berhasil Tekan Angka Perkawinan Anak, Sinergi Lintas Lembaga Jadi Kunci
Sinergi TNI AL dan Instansi Terkait, 15.000 Liter Air Bersih Disalurkan di Pati
Taj Yasin Tinjau Hybrid Seawall Demak, Warga Mulai Rasakan Manfaatnya
Jaga Cadangan Air Tanah, Taj Yasin Gaungkan Gerakan Sak Omah Sak Sumur Resapan
Pemprov Jateng Evaluasi Keamanan Porprov Usai Atlet Selam Jepara Meninggal Dunia
Cegah Api Meluas, Ahmad Luthfi Perintahkan Penyisiran di Kawasan Gunung Lawu

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 15:33 WIB

Jateng Perketat Pemberantasan Judi Online, ASN yang Terlibat Terancam Sanksi

Rabu, 28 Oktober 2026 - 12:56 WIB

Sekda Jateng Ajak Pemuda Wujudkan Semangat Sumpah Pemuda Lewat Aksi Nyata

Rabu, 28 Oktober 2026 - 07:53 WIB

Jateng Berhasil Tekan Angka Perkawinan Anak, Sinergi Lintas Lembaga Jadi Kunci

Selasa, 27 Oktober 2026 - 20:02 WIB

Sinergi TNI AL dan Instansi Terkait, 15.000 Liter Air Bersih Disalurkan di Pati

Selasa, 27 Oktober 2026 - 18:41 WIB

Taj Yasin Tinjau Hybrid Seawall Demak, Warga Mulai Rasakan Manfaatnya

Berita Terbaru