Pj Gubernur Jateng Serahkan DIPA dan TKD Sebanyak Rp105,72 Triliun untuk 2025

- Reporter

Selasa, 17 Desember 2024 - 08:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SEMARANG – Penjabat Gubernur Jawa Tengah, Nana Sudjana menyerahkan Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA), dan buku alokasi Transfer ke Daerah (TKD) tahun 2025 Provinsi Jawa Tengah.

Penyerahan dilakukan secara simbolis kepada para pimpinan instansi vertikal dan Bupati/ Wali Kota se-Jawa Tengah, di Gradhika Bhakti Praja, Senin (16/12/2024).

DIPA tersebut dialokasikan kepada 1.103 kuasa pengguna anggaran (KPA) 46 Kementerian Lembaga (K/L) yang ada di Jateng. Sedangkan buku alokasi Transfer ke Daerah untuk Provinsi Jawa Tengah, 29 kabupaten dan 6 kota di Jateng.

Total APBN 2025 yang dialokasikan untuk Jawa Tengah sebesar Rp105,72 triliun. Terdiri atas belanja kementerian/lembaga (K/L) sebesar Rp35,31 triliun, dan belanja transfer ke daerah (TKD) sebesar Rp70,41 triliun.

Nana Sudjana menjelaskan, penyerahan DIPA dan TKD tahun 2025 ini penanda pemerintah sudah siap untuk menyongsong kegiatan atau program, yang sudah direncanakan untuk 2025.

Baca Juga :  Aksi Nyata Ahmad Luthfi, Bantu Korban Laka dan Tenangkan di Lokasi Kejadian

Dia berharap, kementerian/ lembaga dan pemerintah daerah yang ada di Jawa Tengah, bisa segera melaksanakan anggaran dari awal tahun. Misalnya, kegiatan prioritas seperti pendidikan, kesehatan, pengentasan kemiskinan, dan pangan.

“Khususnya program yang menjadi prioritas pemerintah pusat dan daerah,” kata Nana, di sela acara.

Ditambahkan, dengan penyerahan secara digital tersebut, seluruh anggaran, baik DIPA maupun TKD, sudah langsung masuk ke seluruh kuasa pengguna anggaran. Dia berharap, pengelolaan DIPA dan TKD berjalan efisien dan efektif, sehingga optimal dalam mengakselerasi pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat di Jawa Tengah.

Kepala Kanwil Ditjen Perbendaharaan Provinsi Jawa Tengah, Bayu Andy Prasetya mengatakan, alokasi APBN untuk Provinsi Jawa Tengah pada 2025 sebesar Rp105,72 triliun. Dari jumlah itu, porsi untuk TKD sebesar 66,60 persen.

Baca Juga :  Sosialisasi di Banyumas, Teti Rohatiningsih Sebut Masukan Masyarakat Penting untuk Penyempurnaan Program MBG

Sesuai arahan dari Presiden, alokasi belanja Kementerian/Lembaga diutamakan untuk anggaran bidang pendidikan, kesehatan, perlinsos, ketahanan pangan, infrastruktur, hilirisasi industri, peningkatan investasi, dan pengarusutamaan gender.

Selain itu, juga untuk program unggulan 2025, meliputi makan begizi gratis, pemeriksaan kesehatan gratis, renovasi sekolah, sekolah unggulan terintergrasi, serta lumbung pangan daerah dan desa.

Secara umum, lanjut Bayu, realisasi kinerja APBN di Provinsi Jawa Tengah pada 2024, telah melebihi target dari pemerintah pusat. Realisasi belanja kementerian/lembaga di Jawa Tengah mencapai 83,87 persen dari pagu. Realisasi belanja TKD di Jawa Tengah mencapai 97,97 persen dari pagu.

“Proyeksi belanja negara sampai akhir tahun sebesar 97,75 persen, proyeksi belanja kementerian/lembaga 96,46 persen, dan proyeksi belanja TKD 99,03 persen,” jelasnya.

Berita Terkait

JQH Jateng Dukung Penuh Sukses Prestasi dan Pelaksanaan MTQ Nasional XXXI Jateng
Ning Nawal Ingin Organisasi Perempuan Jadi Motor Pemberdayaan
Ning Nawal Ungkap Tren Positif Penanganan Stunting di Jawa Tengah
Atur Jarak Aman Bangunan, Jateng Dorong Raperda Garis Sempadan Lebih Komprehensif dan Adaptif
Kecamatan Berdaya Digeber, 576 Camat di Jateng Teken Komitmen
Gubernur Luthfi Ajak DPRD dan Pemda Satu Langkah Percepat Pembangunan
Banjir Meluas di Solo Raya, BPBD Jateng Intensifkan Evakuasi dan Logistik
Ahmad Luthfi Pastikan Kesehatan Hewan Kurban Lewat Program Healing

Berita Terkait

Sabtu, 18 April 2026 - 18:24 WIB

JQH Jateng Dukung Penuh Sukses Prestasi dan Pelaksanaan MTQ Nasional XXXI Jateng

Sabtu, 18 April 2026 - 06:47 WIB

Ning Nawal Ingin Organisasi Perempuan Jadi Motor Pemberdayaan

Sabtu, 18 April 2026 - 06:39 WIB

Ning Nawal Ungkap Tren Positif Penanganan Stunting di Jawa Tengah

Kamis, 16 April 2026 - 16:35 WIB

Atur Jarak Aman Bangunan, Jateng Dorong Raperda Garis Sempadan Lebih Komprehensif dan Adaptif

Kamis, 16 April 2026 - 16:28 WIB

Kecamatan Berdaya Digeber, 576 Camat di Jateng Teken Komitmen

Berita Terbaru